FaktaHari – 04 November 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam laga perdana Grup B I.League Cup 2026/2027 yang mempertemukan psps vs bhayangkara di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Rabu (4/11/2026) malam. Tuan rumah PSPS Pekanbaru harus mengakui keunggulan tamunya, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dengan skor 2-0 di babak pertama. Dua gol cepat dari Ryan Kurnia dan Milan Ristovski menjadi mimpi buruk bagi Askar Bertuah di hadapan pendukung sendiri.
Bhayangkara FC tampil agresif sejak menit awal. Tim asuhan Oscar Bruzon itu langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola. Petaka bagi PSPS datang pada menit ketujuh. Ryan Kurnia berhasil membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang dari I Made Andhika. Ryan dengan tenang mengecoh penjaga gawang PSPS dan membawa Bhayangkara unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, PSPS mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, upaya tuan rumah belum membuahkan hasil. Justru Bhayangkara yang terus mengancam. Pada menit ke-34, Milan Ristovski menggandakan keunggulan tim tamu melalui sepakan keras yang tidak mampu dihalau kiper PSPS. Skor 2-0 untuk Bhayangkara bertahan hingga turun minum.
Laga psps vs bhayangkara ini sendiri sempat diwarnai hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru menjelang pertandingan. Hujan turun sekitar pukul 18.40 WIB, saat pertandingan yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB belum dimulai. Kondisi lapangan yang basah tentu memengaruhi jalannya pertandingan, terutama bagi tuan rumah yang mengandalkan permainan cepat.
Bhayangkara FC menunjukkan keseriusannya dengan menurunkan tiga pemain asing sejak menit awal. Nehar Sadiki mengisi posisi center back, Milan Ristovski sebagai penyerang, dan Jefferson Brenes di lini tengah. Selain itu, nama-nama berpengalaman seperti Awan Setho Raharjo di bawah mistar gawang, serta Wahyu Subo Seto yang mengenakan ban kapten, turut memperkuat tim tamu. Komposisi ini terbukti efektif meredam perlawanan PSPS.
Meski secara kasta Bhayangkara FC bermain di BRI Super League (kasta tertinggi), sedangkan PSPS di Pegadaian Championship (kasta kedua), pelatih Oscar Bruzon menegaskan tidak ada perbedaan kasta dalam laga psps vs bhayangkara ini. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk tampil sepenuh hati. “Kami tahu dari enam pertandingan PSPS berjalan sangat baik, baik secara performa maupun hasil. Laga nanti merupakan pertandingan dua tim yang menampilkan sisi performa yang baik,” ujar Bruzon sebelum laga.
PSPS sendiri datang dengan modal enam kemenangan dari delapan laga terakhir di Pegadaian Championship. Mereka mengoleksi 19 poin dari enam kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Namun, modal tersebut belum mampu diwujudkan di lapangan. Dominasi Bhayangkara terbukti terlalu kuat untuk diatasi oleh tuan rumah pada babak pertama.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung. PSPS memiliki waktu 45 menit untuk membalikkan keadaan. Namun, jika melihat performa di babak pertama, Bhayangkara FC tampak lebih siap dan berpeluang besar mempertahankan keunggulan. Laga psps vs bhayangkara ini menjadi pelajaran berharga bagi Askar Bertuah untuk lebih fokus dan disiplin di laga selanjutnya.
Dengan hasil sementara ini, Bhayangkara FC untuk sementara memuncaki Grup B I.League Cup 2026/2027. Sementara PSPS harus segera berbenah jika ingin menjaga asa lolos ke babak berikutnya. Pertarungan psps vs bhayangkara masih menyisakan satu babak, dan segala kemungkinan bisa terjadi di dunia sepak bola.
