FaktaHari – 03 November 2026 | Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan hasil gemilang dalam Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). Finis sebagai runner-up, Veda berhasil naik ke posisi ketujuh dalam klasemen Moto3 sementara dengan koleksi 131 poin. Tambahan 20 poin dari podium kedua ini mengangkat posisinya dari peringkat kedelapan, sekaligus menggeser Valentin Perrone ke posisi kedelapan dengan 121 poin.
Balapan berlangsung sengit. Start dari posisi kedelapan, pembalap Honda Team Asia itu perlahan merangsek ke depan, melewati persaingan ketat dengan Alvaro Carpe dan Hakim Danish. Maximo Quiles akhirnya keluar sebagai pemenang, diikuti Veda di tempat kedua. Podium ini terasa istimewa karena balapan sebelumnya di Australia dibatalkan akibat cuaca buruk, padahal Veda telah mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position di kelas Moto3.
“Podium ini mengesankan setelah minggu lalu tak bisa balapan di Phillip Island. Saat saya menjadi pole, saya membayar tuntas di sini,” ujar Veda. Ia pun bahagia karena keluarganya hadir langsung menyaksikan pencapaian tersebut.
Meski demikian, Veda enggan larut dalam euforia. Ia langsung mengalihkan fokus ke seri berikutnya demi menjaga konsistensi. “Saya harus tetap fokus dan terus bekerja keras untuk meraih hasil terbaik di sisa musim,” tambahnya.
Posisi Veda di klasemen Moto3 kini semakin kokoh setelah unggul 15 poin atas pembalap tuan rumah, Hakim Danish, yang berada di urutan kesembilan dengan 116 poin. Sementara itu, Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team masih memimpin klasemen dengan 376 poin dan sudah mengunci gelar juara dunia. David Almansa berada di posisi kedua dengan 228 poin, diikuti Brian Uriarte dan Alvaro Carpe yang sama-sama mengoleksi 205 poin.
Berikut klasemen Moto3 2026 usai Seri Malaysia:
| Posisi | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 376 |
| 2 | David Almansa | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 228 |
| 3 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | 205 |
| 4 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | 205 |
| 5 | Adrian Fernandez | Leopard Racing | 157 |
| 6 | Marco Morelli | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 140 |
| 7 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | 131 |
| 8 | Valentin Perrone | Red Bull KTM Tech3 | 121 |
| 9 | Hakim Danish | AEON Credit – MT Helmets – MSI | 116 |
| 10 | Matteo Bertelle | LEVEL UP – MTA | 103 |
Dengan tiga seri tersisa di Qatar, Portugal, dan Valencia, peluang Veda untuk memperbaiki posisi di klasemen Moto3 masih terbuka lebar. Ia juga berpeluang merebut gelar Rookie of the Year, meski harus bersaing dengan Brian Uriarte yang saat ini mengoleksi 205 poin. Selisih 74 poin memang cukup jauh, tetapi Veda akan berusaha semaksimal mungkin di setiap balapan.
Perjalanan Veda musim ini patut diapresiasi. Sebagai debutan, ia telah menunjukkan performa impresif dengan meraih satu pole position dan dua podium. Kini, perhatian publik Indonesia tertuju pada aksinya di sisa musim, berharap Veda dapat terus mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Klasemen Moto3 akan menjadi patokan penting untuk melihat perkembangan pebalap berusia 17 tahun tersebut.
Secara keseluruhan, podium di Sepang membuktikan bahwa Veda Ega Pratama memiliki talenta dan mental juara. Dengan dukungan tim dan keluarga, ia siap menghadapi tantangan berikutnya. Kita nantikan aksi Veda di seri Qatar, Portugal, dan Valencia mendatang.
