FaktaHari – 03 November 2026 | Pertemuan stoke city vs preston north end pada pekan ke-13 Championship 2026/2027 berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Stoke City di Stadion bet365. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi The Potters yang sedang dalam performa impresif di bawah asuhan Mark Robins. Sementara itu, kekalahan ini semakin memperdalam krisis yang dialami Preston North End yang saat ini terpuruk di dasar klasemen.
Dalam laga stoke city vs preston north end yang berlangsung pada Sabtu (31/10/2026), Ben Wilmot membuka keunggulan tuan rumah melalui sundulan keras pada pertengahan babak pertama. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi tim tamu yang sebenarnya tampil cukup kompetitif di awal pertandingan. Memasuki babak kedua, Stoke City meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menggandakan keunggulan melalui Jack McGlynn. Beberapa peluang emas lainnya nyaris menambah pundi-pundi gol The Potters, namun kiper Preston, Daniel Iversen, tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting.
Kemenangan ini membawa Stoke City ke posisi ketujuh klasemen dengan koleksi 23 poin dari 13 pertandingan. Hasil positif atas Preston menjadi modal berharga bagi pasukan Mark Robins yang akan menghadapi Blackburn Rovers di Ewood Park pada Selasa (3/11/2026) malam. The Potters tercatat hanya sekali kalah dalam lima laga terakhir Championship dan menunjukkan soliditas pertahanan yang impresif, termasuk saat menahan imbang Bristol City tanpa gol.
Pelatih Preston North End, Graham Alexander, mengakui bahwa gol pembuka Ben Wilmot sangat mempengaruhi mental para pemainnya. “Gol itu seperti pukulan telak di dagu. Kami sebenarnya memulai pertandingan dengan baik dan kompetitif, tetapi setelah kebobolan, kepercayaan diri pemain menurun drastis,” ujarnya usai laga stoke city vs preston north end. Alexander juga menyoroti masalah krisis kepercayaan diri yang tengah melanda timnya. Menurutnya, meski tanpa kepercayaan diri, tim tetap bisa tampil kompetitif dan melakukan hal-hal dasar dengan benar, namun kualitas untuk membalas gol memang belum dimiliki anak asuhnya.
Kekalahan ini membuat Preston North End semakin terbenam di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi lima poin dari 13 pertandingan. Mereka baru mencetak 10 gol dan telah kebobolan 27 kali, menjadikannya tim dengan produktivitas terendah sekaligus pertahanan terburuk di Championship musim ini. Alexander, yang mengambil alih kursi kepelatihan dari Paul Heckingbottom pada akhir September, masih mencari kemenangan pertamanya bersama The Lilywhites. Ia menegaskan bahwa masa depan tim akan sangat bergantung pada performa di kandang sendiri, Deepdale.
Sementara itu, kemenangan atas Preston menjadi bukti kebangkitan Stoke City yang musim lalu hanya finis di papan bawah. Di bawah Mark Robins, The Potters mencatatkan start terbaik mereka di Championship sejak terdegradasi dari Premier League pada 2018. Dengan tujuh kemenangan, dua imbang, dan empat kekalahan, Stoke kini bersaing ketat di zona play-off. Laga stoke city vs preston north end juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain pinjaman seperti Jack McGlynn yang tampil impresif di lini tengah.
Bagi Preston, laga melawan Sheffield United di Deepdale pada Selasa mendatang menjadi kesempatan untuk bangkit dari keterpurukan. Namun, dengan rekor pertemuan yang kurang baik melawan The Blades, misi itu dipastikan tidak akan mudah. Alexander dituntut untuk segera menemukan formula yang tepat agar timnya dapat keluar dari zona degradasi sebelum jarak semakin melebar.
Secara keseluruhan, pertemuan stoke city vs preston north end menyajikan dua wajah berbeda: Stoke City yang terus melaju menuju papan atas, dan Preston North End yang masih berjuang keras untuk keluar dari jerat keterpurukan. Kemenangan The Potters tidak hanya memperkokoh posisi mereka di papan atas, tetapi juga mengirim sinyal bahwa tim asuhan Mark Robins layak diperhitungkan dalam perebutan tiket promosi ke Premier League musim depan.
