Persipura Dihantam Persela 3-1, Mutiara Hitam Terancam Kehilangan Arah di Championship

Persipura Dihantam Persela 3-1, Mutiara Hitam Terancam Kehilangan Arah di Championship
Persipura Dihantam Persela 3-1, Mutiara Hitam Terancam Kehilangan Arah di Championship

FaktaHari – 03 November 2026 | Persipura Jayapura kembali menelan hasil pahit dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Sabtu (31/10/2026) malam, tim berjuluk Mutiara Hitam itu takluk dengan skor 1-3. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persipura yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen Grup Timur.

Laga sebenarnya berjalan cukup sengit sejak awal. Persela yang tampil di hadapan ribuan pendukungnya langsung mengambil inisiatif menyerang. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20 melalui sontekan kapten Dendy Sulistyawan yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Persipura. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persipura mencoba bangkit. Usaha tim tamu membuahkan hasil setelah wasit memberikan hadiah penalti pada menit ke-55. Alexandro dos Santos Ferreira yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum itu sempat membuat Mutiara Hitam percaya diri mengendalikan permainan.

Namun, Persela tidak tinggal diam. Pada menit ke-71, Juninho Cabral mencetak gol spektakuler yang kembali membawa tuan rumah unggul 2-1. Gol tersebut membuat Persela semakin bersemangat. Menjelang pertandingan berakhir, tepatnya menit ke-85, Dendy Sulistyawan kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui gol keduanya malam itu. Brace sang kapten memastikan Persela menang 3-1 atas Persipura.

Pelatih Persela, Bima Sakti, bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pemain, terutama Dendy Sulistyawan yang tampil impresif. “Alhamdulillah, Persela bisa memenangkan pertandingan malam ini melawan Persipura. Terima kasih kepada kapten Dendy dan seluruh pemain. Berkat kerja keras mereka, kita bisa memenangkan pertandingan, mencetak gol, dan membuat posisi kita lebih baik,” ujar Bima dalam konferensi pers.

Meski menang, Bima mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri. Ia menilai pertandingan berikutnya akan lebih berat. “Saya sampaikan ke pemain, ini adalah kebangkitan buat Persela. Jangan berpuas diri. Yang pasti pertandingan berikutnya lebih berat lagi. Semoga ini jadi tren yang baik buat Persela ke depannya,” tambahnya.

Di kubu lawan, pelatih Persipura, Regi Aditya, mengakui timnya kehilangan konsentrasi pada momen-momen penting. Ia menilai kebobolan di babak pertama membuat rencana permainan tidak berjalan sesuai harapan. “Di babak pertama semua berjalan tidak sesuai rencana kami. Kami kecolongan, tetapi di babak kedua sempat mendapatkan momentum melalui penalti. Setelah itu, pertandingan sempat kami pegang dan kendalikan, tetapi akhirnya kami kebobolan lagi,” tutur Regi.

Pemain pengganti Persipura, Michael Alberth Kambu, juga mengakui timnya masih memiliki banyak kekurangan. Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan di Lamongan akan menjadi bahan pembelajaran untuk tampil lebih baik ke depannya. “Ini jadi pelajaran ke depannya untuk lebih berbenah dan fokus lagi,” ucap Michael Kambu.

Kekalahan ini membuat Persipura tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 10 poin. Sementara itu, Persela Lamongan berhasil merebut puncak klasemen Grup Timur dengan 16 poin, menggeser posisi yang sebelumnya ditempati Barito Putera. Persaingan di Grup Timur pun semakin ketat, dengan Deltras FC, Kendal Tornado FC, dan RANS Nusantara FC membuntuti dengan masing-masing 15 poin.

Bagi Persipura, kekalahan ini menjadi alarm serius. Konsistensi permainan masih menjadi pekerjaan rumah utama. Tim asal Papua itu tercatat baru mengoleksi 10 poin dari delapan pertandingan, hasil yang tentu jauh dari harapan mengingat statusnya sebagai salah satu tim besar di kompetisi ini. Berbenah adalah harga mati jika Persipura ingin kembali bersaing di papan atas dan menjaga asa untuk promosi ke Liga 1.

Di sisi lain, kemenangan Persela menjadi momentum kebangkitan setelah melewati tiga pertandingan sebelumnya tanpa kemenangan. Tambahan tiga poin ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi pasukan Bima Sakti. Persela dijadwalkan bertandang ke markas Kendal Tornado FC pada 8 November 2026 mendatang, sementara Persipura akan menghadapi laga berat berikutnya yang akan menjadi ujian karakter tim.

Dengan hasil ini, Persipura harus segera berbenah dan menemukan kembali performa terbaiknya. Kekalahan dari Persela menjadi pengingat bahwa di Championship, tidak ada tim yang bisa dianggap remeh. Mutiara Hitam wajib bangkit jika tidak ingin semakin terpuruk di klasemen.

Exit mobile version