FaktaHari – 01 November 2026 | Everton kembali menjadi sorotan dalam peta persaingan Premier League 2026-27. Setelah sukses menumbangkan Newcastle United 3-1 di ajang Carabao Cup, pasukan David Moyes kini bersiap menghadapi tantangan berat di St James’ Park pada matchweek 9. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ajang pembuktian bagi Everton untuk menjaga momentum positif dan memperbaiki posisi di klasemen.
Kemenangan atas Newcastle di Piala Liga menjadi modal berharga bagi Everton. Dalam laga tersebut, penyerang asal Prancis berusia 24 tahun tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan satu assist, sekaligus meraih gelar Player of the Match. Thierno Barry juga menunjukkan tajinya sebagai ancaman utama di lini depan. Namun, Everton masih harus menghadapi kenyataan pahit: dua kekalahan beruntun di Premier League sebelum jeda internasional. Kini, mereka dituntut untuk bangkit dan membuktikan bahwa kemenangan di Piala Liga bukanlah kebetulan.
Di kubu lawan, Newcastle United tengah dilanda badai cedera dan performa inkonsisten. Pelatih Matthias Jaissle menghadapi tekanan besar setelah tersingkir dari Carabao Cup. Meski demikian, Newcastle memiliki motivasi ekstra untuk membalas dendam kekalahan 3-1 di hadapan pendukung sendiri. Laga ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim memiliki kepentingan berbeda: Everton ingin menjaga tren positif, sementara Newcastle berambisi kembali ke jalur kemenangan.
Everton sendiri diprediksi masih akan mengandalkan formasi yang sama seperti saat mengalahkan Newcastle. Nama-nama seperti Jarrad Branthwaite masih diragukan tampil akibat cedera kepala, tetapi kekuatan lini tengah Everton yang diperkuat Rosa van Gool dan Yuka Momiki di sektor putri menunjukkan kualitas depth skuad yang mumpuni. Di sektor putri, Everton juga menorehkan catatan menarik: meski belum pernah menang atas Manchester United di 15 pertemuan WSL, mereka mampu menahan imbang 0-0 di Goodison Park pada akhir Oktober lalu. Penampilan impresif kiper Courtney Brosnan menjadi kunci, dengan penyelamatan gemilang dari sundulan Elisabeth Terland.
Kembali ke tim putra, peluang Everton untuk meraih hasil positif di St James’ Park terbuka lebar. Newcastle kehilangan beberapa pemain kunci seperti Valentino Livramento dan Ewen Jaouen yang cedera, serta Lewis Miley, William Osula, dan Matias Fernandez-Pardo yang belum pasti tampil. Kondisi ini tentu menguntungkan Everton yang memiliki skuad lebih stabil. Namun, Everton wajib mewaspadai gelandang Newcastle, Joseph Willock, yang tampil impresif di laga Piala Liga dengan menciptakan enam peluang dan sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan.
Dari kacamata taktik, David Moyes kemungkinan akan menerapkan pendekatan hati-hati namun agresif saat menguasai bola. Everton perlu memanfaatkan kecepatan Thierno Barry dan kreativitas gelandang untuk menembus pertahanan Newcastle yang kerap lengah. Sementara itu, Newcastle akan mengandalkan serangan balik cepat melalui Elanga dan Barnes. Pertarungan di lini tengah antara Willock dan gelandang Everton akan menjadi kunci penguasaan bola.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Everton. Kemenangan akan mengangkat moral dan posisi mereka di papan atas, sementara kekalahan bisa memperpanjang tren negatif. Dengan performa apik beberapa pemain kunci dan rekor pertemuan yang cukup baik melawan Newcastle, Everton memiliki peluang besar untuk setidaknya membawa pulang satu poin. Namun, sepak bola selalu penuh kejutan. Yang pasti, duel di St James’ Park akan menjadi tontonan menarik bagi para penggemar Premier League.
Pada akhirnya, perjalanan Everton musim ini masih panjang. Konsistensi menjadi harga mati jika mereka ingin bersaing di papan atas. Laga melawan Newcastle akan menjadi indikator seberapa jauh Everton melangkah. Dengan skuad yang ada, bukan tidak mungkin Everton kembali mencuri perhatian, seperti yang mereka lakukan di ajang Piala Liga. Kini, bola ada di kaki para pemain. Akankah Everton membuktikan diri sebagai kuda hitam Premier League musim ini? Kita tunggu jawabannya di lapangan.











