Al-Bulaihi Cetak Sejarah, Al-Shabab Tundukkan Al-Fateh 3-1: Dua Gol dan Pesan Menohok untuk Walid Al-Faraj

Al-Bulaihi Cetak Sejarah, Al-Shabab Tundukkan Al-Fateh 3-1: Dua Gol dan Pesan Menohok untuk Walid Al-Faraj
Al-Bulaihi Cetak Sejarah, Al-Shabab Tundukkan Al-Fateh 3-1: Dua Gol dan Pesan Menohok untuk Walid Al-Faraj

FaktaHari – 25 Oktober 2026 | Laga al-fateh vs al shabab dalam lanjutan Roshn Saudi Pro League 2026/2027 menjadi panggung bersejarah bagi bek Ali Al-Bulaihi. Dalam pertandingan yang digelar di kandang Al-Fateh, Al-Shabab berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-1, dengan Al-Bulaihi menyumbang dua gol dan menorehkan rekor sebagai bek tersubur sepanjang sejarah kompetisi. Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Al-Shabab, tetapi juga mengangkat namanya ke puncak daftar pencetak gol terbanyak dari kalangan bek, melampaui Farouk Chafai yang mengoleksi 21 gol.

Pertandingan al-fateh vs al shabab berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Al-Shabab membuka keunggulan pada menit ke-17 melalui Ricardo Matias. Keunggulan itu berlipat pada menit ke-31 ketika Al-Bulaihi mencetak gol pertamanya malam itu. Al-Fateh sempat memperkecil kedudukan melalui Lukas Haraslin pada menit ke-40, namun Al-Bulaihi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54, memastikan kemenangan 3-1 bagi tim tamu. Dengan dua gol tersebut, total koleksi gol Al-Bulaihi di Liga Pro mencapai 22 gol, terdiri dari 17 gol bersama Al-Hilal, empat gol bersama Al-Shabab, dan satu gol saat berseragam Al-Fateh.

Usai pertandingan, Al-Bulaihi memberikan momen menarik dengan mendedikasikan kemenangan tersebut kepada jurnalis Walid Al-Faraj. “Saya akan melakukan wawancara ini demi Walid Al-Faraj,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya kemenangan setelah timnya sempat terpuruk di kandang sendiri. “Kami meraih kemenangan penting setelah tersandung di kandang sendiri. Wajar saja saya mencetak gol, dan saya telah mencatatkan rekor dalam hal pencetakan gol sebagai bek di liga!” tambahnya. Pernyataan itu langsung mendapat respons dari Al-Faraj melalui program “Rotana Sport bersama Walid” di Rotana Khalijia, di mana sang jurnalis mengangkat igal sebagai tanda hormat dan menegaskan bahwa Al-Bulaihi berhak mengatakan apa pun yang ia inginkan.

Kemenangan dalam al-fateh vs al shabab ini menjadi modal berharga bagi Al-Shabab untuk memperbaiki posisi di klasemen. Sementara itu, Al-Fateh yang kembali diperkuat Zaido Yusuf harus menelan kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri. Tim tuan rumah sebenarnya tampil agresif, terutama setelah gol Haraslin, namun solidnya pertahanan Al-Shabab dan ketajaman Al-Bulaihi menjadi pembeda dalam laga ini. Hasil ini juga menjadi pukulan bagi Al-Fateh yang belum meraih kemenangan di kandang sepanjang musim ini.

Di sisi lain, Al-Shabab tengah menghadapi situasi pelik terkait masa depan bintang muda Hammam Al-Hamami. Kontrak pemain sayap berusia 22 tahun itu akan berakhir pada Agustus mendatang, dan Al-Shabab telah menawarkan perpanjangan dengan gaji lebih dari 10 juta riyal Saudi per tahun. Namun, Al-Hamami belum menerima tawaran tersebut. Penampilan impresifnya di Piala Teluk 27, termasuk gol di final melawan Uni Emirat Arab dan gelar pemain terbaik turnamen, telah menarik minat Al-Hilal. Al-Shabab pun berusaha keras mempertahankan pemain kuncinya agar tidak kehilangan secara gratis.

Pertandingan al-fateh vs al shabab juga menjadi sorotan karena menampilkan performa apik Al-Bulaihi yang kini menjadi ikon baru bagi para bek di Liga Saudi. Rekor 22 gol yang ia ukir bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga bukti bahwa peran bek modern tidak lagi terbatas pada tugas bertahan. Dengan kemenangan ini, Al-Shabab berhasil menjaga asa untuk bersaing di papan atas, sementara Al-Fateh harus segera bangkit dari keterpurukan.

Secara keseluruhan, laga al-fateh vs al shabab menyajikan drama dan sejarah. Al-Bulaihi berhasil mencuri perhatian dengan dua gol dan pesan emosionalnya, sementara Al-Shabab meraih tiga poin penting di tengah upaya mempertahankan Hammam Al-Hamami dari incaran Al-Hilal. Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa Al-Shabab serius menatap sisa musim, dan Al-Bulaihi telah membuktikan diri sebagai salah satu bek terbaik yang pernah ada di kompetisi ini.

Exit mobile version