FaktaHari – 25 Oktober 2026 | Masa depan trent alexander-arnold kembali menjadi sorotan tajam setelah gelandang asal Inggris itu mengalami kesulitan besar di Real Madrid. Sejak meninggalkan Liverpool pada musim panas 2025, karier bek kanan berusia 28 tahun tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Kini, spekulasi tentang kemungkinan kembali ke Anfield semakin santer, namun Liverpool dikabarkan telah mengambil keputusan tegas: tidak ada rencana untuk memulangkan trent alexander-arnold.
Keputusan Liverpool ini muncul di tengah kebutuhan mendesak akan sosok bek kanan yang mumpuni. Sejak kepergian trent alexander-arnold, posisi tersebut belum menemukan pemilik tetap. Conor Bradley dan Jeremie Frimpong gagal menunjukkan konsistensi karena kombinasi cedera dan performa yang naik-turun. Ronald Araujo sempat dicoba, tetapi bukan solusi jangka panjang. Meski demikian, manajemen The Reds disebut tidak menjadikan trent alexander-arnold sebagai target utama di bursa transfer mendatang.
Di sisi lain, situasi trent alexander-arnold di Santiago Bernabeu kian pelik. Kedatangan Denzel Dumfries dari Inter Milan pada musim panas 2026 semakin mempersempit ruang geraknya. Pelatih Jose Mourinho bahkan lebih memilih Federico Valverde, seorang gelandang asli, untuk mengisi posisi bek kanan. Menurut jurnalis Real Madrid, Ben Fernandes Santos, staf pelatih Mourinho menilai Valverde lebih baik daripada trent alexander-arnold di posisi tersebut. Alhasil, mantan bintang Liverpool itu kini hanya menjadi pilihan ketiga.
Data menunjukkan betapa minimnya kontribusi trent alexander-arnold musim ini. Ia hanya tampil dalam enam pertandingan dengan total 344 menit, dan enam kali menjadi pemain pengganti yang tidak digunakan. Mourinho sempat mencoba memainkannya di lini tengah, tetapi eksperimen itu cepat ditinggalkan. Cedera otot yang membelitnya musim lalu turut memperparah keadaan, membuat Madrid mendatangkan Dumfries sebagai antisipasi.
Kendati demikian, rumor kepindahan trent alexander-arnold dari Madrid dibantah oleh sumber dekat pemain. Menurut laporan The Athletic, ia tidak sedang mencari jalan keluar dan tetap bertekad memperjuangkan tempat di tim Mourinho. Namun, laporan lain menyebut perwakilannya telah menjajaki kemungkinan kembali ke Premier League pada 2027, dengan Arsenal dan Chelsea dikabarkan tertarik. Liverpool sendiri disebut berupaya merekayasa kepulangan sensasional, tetapi hal itu dibantah keras oleh pihak dalam klub.
Sebagai alternatif, Liverpool dikabarkan mengalihkan pandangan ke bek kanan muda Benfica, Daniel Banjaqui. Pemain berusia 18 tahun itu telah menembus tim senior dengan tiga penampilan, dua di liga Portugal dan satu di Liga Europa. Langkah ini dinilai lebih masuk akal daripada memulangkan trent alexander-arnold yang memiliki bayaran tinggi dan catatan cedera.
Bagi trent alexander-arnold, ini adalah masa-masa terberat dalam kariernya. Enam tahun lalu, legenda Brasil Cafu menyebutnya sebagai bek kanan yang bisa mengubah cara pandang dunia terhadap posisi tersebut. Ia bahkan sempat masuk jajaran 25 besar Ballon d’Or 2022. Kini, di Madrid, tak ada lagi perdebatan tentang kejeniusannya yang hilang—sebuah ironi yang menyakitkan bagi pemain yang pernah dijuluki sebagai salah satu full-back terbaik dunia.
Dengan jendela transfer musim dingin yang tinggal dua bulan lagi, masa depan trent alexander-arnold akan segera menemui titik terang. Apakah ia bertahan dan berjuang di Madrid, ataukah memilih pulang ke Inggris dengan status yang tak lagi dielu-elukan? Yang jelas, Liverpool telah menutup pintu, dan Madrid belum membuka jalan keluar. Sang pemain kini berada di persimpangan jalan yang menentukan arah akhir kariernya.











