FaktaHari – 24 Oktober 2026 | Los Angeles Clippers memulai musim 2026-27 dengan pernyataan tegas. Bermain tanpa Kawhi Leonard untuk pertama kalinya sejak 2019, Clippers vs Kings berakhir dengan skor telak 121-96 di Intuit Dome, Inglewood, California, Rabu malam waktu setempat. Darius Garland menjadi bintang utama dengan 30 poin, membuktikan bahwa era baru Clippers telah dimulai.
Garland, yang didatangkan dari Cleveland pada Februari lalu dalam pertukaran dengan James Harden, langsung menunjukkan kualitasnya. Ia mencetak 16 poin dalam sembilan menit pertama dengan tembakan sempurna 5 dari 5 dari lapangan dan 3 dari 3 dari luar busur. ‘Tembakan-tembakan masuk,’ ujar Garland sambil tersenyum. ‘Tiga angka pertama masuk, dan setelah itu ring terasa semakin besar.’ Pelatih Tyronn Lue memuji penampilan anak asuhnya. ‘Darius datang dan menentukan nada sejak awal, mencetak angka dengan agresif. Di babak kedua, ia melibatkan semua orang dan mengatur serangan dengan baik,’ kata Lue.
Kemenangan ini terasa istimewa mengingat badai yang menerpa Clippers sepanjang musim panas. NBA menjatuhkan sanksi berat kepada tim karena pelanggaran aturan penghindaran batas gaji terkait Leonard. Pemilik Steve Ballmer diskors satu tahun dari segala aktivitas liga dan tim karena ‘dengan sengaja berupaya membantu Tuan Leonard memperoleh peluang pendapatan di luar lapangan.’ Clippers didenda 30 juta dolar AS dan kehilangan lima pilihan draft berturut-turut dari 2029 hingga 2033. Leonard sendiri telah dikirim ke Toronto Raptors bulan lalu, dan pada Rabu malam ia mencetak 23 poin untuk memimpin Raptors mengalahkan Chicago Bulls.
Selain Garland, Brook Lopez tampil impresif dari bangku cadangan dengan 17 poin dan 11 rebound. Rookie Keaton Wagler menyumbang 15 poin, lima rebound, dan lima assist, sementara Rui Hachimura mencatat 10 poin dan delapan rebound dalam debutnya setelah pindah dari Lakers. Bench Clippers mendominasi dengan skor 53-34 atas bench Kings. Clippers tidak pernah tertinggal sepanjang pertandingan, sebuah dominasi penuh dari awal hingga akhir.
Di kubu Kings, Zach LaVine memimpin dengan 28 poin, dan Domantas Sabonis menambahkan 14 poin serta 18 rebound. Namun, Sacramento tidak mampu mengimbangi agresivitas Clippers. Kings juga kehilangan Ben Simmons untuk seluruh musim akibat cedera Achilles, mengurangi opsi playmaking mereka. Kekalahan ini menjadi awal yang pahit bagi Kings yang berharap bisa bersaing di wilayah Barat.
Menariknya, Clippers vs Kings kali ini menampilkan wajah baru Clippers yang jauh lebih muda. Menurut Elias Sports Bureau, Clippers memiliki penurunan usia rata-rata terbesar di NBA antara roster saat ini dan kelompok yang aktif pada laga pembuka musim lalu. Selain melepas Harden, Chris Paul, dan Leonard, Clippers juga kehilangan beberapa pemain kunci karena cedera: Bradley Beal (manajemen cedera lutut kanan), Brandon Ingram (operasi tumit kanan), Max Strus (robekan parsial plantar fascia kanan), Jordan Miller (operasi rotator cuff kiri), dan Yanic Konan Niederhauser (operasi kaki kanan). Meski demikian, kedalaman skuad yang ada mampu menutupi absensi tersebut.
Kemenangan Clippers vs Kings ini menjadi sinyal bahwa tim asuhan Tyronn Lue masih kompetitif meski tanpa bintang utamanya. Garland tampil sebagai alpha player yang nyaman dan percaya diri, memulai musim penuh pertamanya di Los Angeles. Sementara itu, Kings harus segera bangkit sebelum menghadapi Portland pada Jumat, sedangkan Clippers akan bertandang ke markas Lakers pada hari yang sama.
Dengan komposisi pemain yang lebih muda dan energik, Clippers vs Kings di laga pembuka ini menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi kejutan di musim 2026-27. Namun, tantangan sebenarnya baru akan terlihat ketika mereka menghadapi tim-tim kuat di wilayah Barat. Yang jelas, tanpa Kawhi Leonard, Clippers telah membuktikan bahwa mereka masih bisa tampil garang.
