FaktaHari – 24 Oktober 2026 | Quentin Grimes harus menerima kenyataan pahit di awal musim NBA 2026/2027. Meski tampil impresif selama pramusim dengan menjadi starter di empat dari lima laga, pemain berusia 26 tahun itu digeser ke bangku cadangan oleh Ziaire Williams saat Los Angeles Lakers menghadapi Golden State Warriors pada laga pembuka. Keputusan pelatih JJ Redick tersebut sempat mengejutkan banyak pihak, mengingat Quentin Grimes sebelumnya diprediksi kuat mengisi posisi shooting guard utama mendampingi Luka Doncic dan Austin Reaves.
Namun, keputusan itu terbukti tidak mengurangi kontribusi Quentin Grimes. Meski tidak lagi menjadi pilihan pertama, ia tetap menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain peran paling andal di skuad Lakers. Pada laga derby kota Los Angeles melawan Clippers, Quentin Grimes menyumbang 13 poin dan membantu timnya meraih kemenangan 125-117 di Crypto.com Arena. Kemenangan ini menjadi yang kesembilan bagi Lakers dalam 13 pertemuan terakhir melawan tetangga sekota mereka.
Performa Solid di Tengah Persaingan Ketat
Persaingan di posisi sayap Lakers memang semakin panas. Kedatangan Walker Kessler di bursa musim panas lalu membuat komposisi starting five berubah, sementara Ziaire Williams berhasil memanfaatkan peluangnya dengan baik. Williams mencatat 9 poin, 3 rebound, 4 asisten, dan 1 steal dalam 24 menit saat melawan Warriors, membuat posisinya sebagai starter masih belum sepenuhnya aman. Di sisi lain, Quentin Grimes terus menekan dengan performa konsisten dari bangku cadangan.
Dalam laga melawan Clippers, Lakers tampil agresif dengan mencatat 13 steal dan memaksa lawan melakukan 26 turnover yang dikonversi menjadi 33 poin. Austin Reaves menjadi bintang dengan 28 poin dan 9 asisten, disusul Luka Doncic yang menambahkan 23 poin meski harus kehilangan 11 bola. Walker Kessler kembali menunjukkan kelasnya dengan 22 poin, 8 rebound, 3 steal, dan 6 blok, menjadikannya tembok pertahanan baru di bawah ring Lakers.
“Kami tahu apa yang bisa kami harapkan dari Walker. Saya tidak terkejut dengan cara dia bermain, dia tahu cara bermain bola basket ini. Saya terkesan dengan mobilitas dan transisinya, dan jika mereka bisa memaksimalkan potensinya, mereka akan berpikir: ‘Ya, ini senjata mematikan’,” ujar Doncic usai laga.
Kontribusi Quentin Grimes di Balik Layar
Meski sorotan utama tertuju pada Reaves, Doncic, dan Kessler, peran Quentin Grimes tidak bisa diabaikan. Kemampuannya mencetak poin dari luar garis tiga angka serta ketangguhannya dalam bertahan membuat second unit Lakers tetap kompetitif. Pada laga melawan Clippers, Grimes bersama Matisse Thybulle masing-masing menyumbang 13 poin, sementara Ziaire Williams menambahkan 14 poin. Kombinasi ini membuat Lakers memiliki kedalaman skuad yang mengerikan bagi lawan.
Clippers sendiri sebenarnya tampil cukup efisien dengan akurasi tembakan lapangan 49,4 persen dan 43,2 persen dari tripoin. Darius Garland mencetak 26 poin dan Brook Lopez menambahkan 22 poin, namun mereka tidak mampu membendung gelombang serangan Lakers yang menembak dengan akurasi 58,2 persen dari lapangan dan 43,8 persen dari luar busur. Clippers sempat memimpin 31-27 di akhir kuarter pertama dan unggul hingga 11 poin di awal kuarter kedua, sebelum Lakers bangkit dan menyamakan kedudukan 64-64 saat turun minum berkat tembakan tiga angka Doncic 5,6 detik sebelum jeda.
Di pertandingan lain, Indiana Pacers harus menelan kekalahan pertama musim ini setelah takluk 105-121 dari Dallas Mavericks. Ivica Zubac tampil solid dengan 9 poin, 11 rebound, 2 asisten, dan 1 blok dalam 24 menit, sementara Pascal Siakam memimpin Pacers dengan 23 poin. Kyrie Irving menjadi top skor Mavericks dengan 24 poin. Sementara itu, New Orleans Pelicans juga menelan kekalahan kedua setelah kalah tipis 119-120 dari Utah Jazz di Salt Lake City. Karlo Matković bermain efisien dengan 7 poin, 4 rebound, 1 asisten, dan 2 steal dalam 9 menit, sementara Zion Williamson mencetak 23 poin.
Kekalahan New York Knicks dari Boston Celtics 103-107 menandai dua kekalahan beruntun pertama bagi tim juara bertahan sejak April lalu. Jayson Tatum menjadi algojo dengan 36 poin, termasuk 9 poin di kuarter keempat. Meski demikian, fokus utama tetap tertuju pada dinamika di tubuh Lakers, di mana Quentin Grimes harus bersabar menunggu kesempatannya kembali menjadi starter.
Kesimpulan
Keputusan JJ Redick menempatkan Ziaire Williams sebagai starter di atas Quentin Grimes memang menuai tanda tanya, tetapi hasil di lapangan membuktikan bahwa Lakers memiliki kedalaman skuad yang luar biasa. Quentin Grimes tetap menunjukkan profesionalisme dan kualitasnya sebagai pemain kunci dari bangku cadangan. Dengan performa impresif Kessler, Reaves, dan Doncic, serta kontribusi stabil dari Quentin Grimes, Lakers tampak siap bersaing di jalur juara musim ini. Persaingan sehat di dalam tim justru menjadi kekuatan tambahan bagi tim asuhan Redick untuk menghadapi musim yang panjang dan melelahkan.











