Luis Enrique Jadi Target Utama Manchester United, Benni McCarthy: Jangan Tinggalkan PSG!

Luis Enrique Jadi Target Utama Manchester United, Benni McCarthy: Jangan Tinggalkan PSG!
Luis Enrique Jadi Target Utama Manchester United, Benni McCarthy: Jangan Tinggalkan PSG!

FaktaHari – 23 Oktober 2026 | Nama Luis Enrique kembali mencuat dalam perbincangan sepak bola Eropa. Kali ini, pelatih Paris Saint-Germain (PSG) tersebut disebut-sebut sebagai kandidat impian untuk kursi kepelatihan Manchester United, jika klub raksasa Premier League itu memutuskan berpisah dengan Michael Carrick. Legenda Afrika Selatan sekaligus mantan asisten pelatih United, Benni McCarthy, secara terbuka menyebut Luis Enrique sebagai sosok yang paling layak menangani Setan Merah di masa depan.

Manchester United tengah mengalami awal musim 2026/27 yang buruk. Mereka tertahan di peringkat ke-13 klasemen Premier League dengan hanya mengumpulkan tujuh poin dari tujuh pertandingan, hasil dari satu kemenangan, empat imbang, dan dua kekalahan. Rentetan tujuh laga tanpa kemenangan di semua kompetisi, termasuk kekalahan telak 4-1 dari Como di Liga Champions, membuat posisi Carrick semakin tertekan. Spekulasi mengenai pergantian pelatih pun tak terhindarkan.

McCarthy, yang kini menangani timnas Kenya, Harambee Stars, menilai bahwa United sebaiknya memberi Carrick waktu untuk membalikkan keadaan. Namun, jika situasi tak membaik, ia menegaskan bahwa Luis Enrique adalah pilihan yang tepat. “Dia pelatih muda, dan bahkan jika Anda mengganti sekarang, siapa yang akan Anda datangkan sebagai penggantinya? Bagi saya, pelatih yang paling layak dan ingin saya lihat di Man United adalah Luis Enrique, tapi dia tidak akan meninggalkan PSG. Saya tidak akan melakukannya jika saya jadi dia,” ujar McCarthy kepada Sporty TV.

Pernyataan McCarthy mencerminkan betapa tingginya reputasi Luis Enrique saat ini. Di PSG, pelatih berusia 56 tahun itu telah membangun tim yang kompetitif dan disiplin. Kemenangan 4-2 atas Barcelona di fase liga Liga Champions menjadi bukti dominasi Paris di Eropa. Bahkan dalam podcast El que pueda, que empate dari Cadena SER, penampilan PSG melawan Barça kembali menempatkan Luis Enrique di pusat pujian. Antonio Romero, salah satu panelis, mulai melihatnya dengan pandangan yang lebih positif.

Meski demikian, Luis Enrique tengah menghadapi tantangan besar di PSG. Bintang sayap Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, mengalami cedera ligamen anterior lutut kanan saat melawan Barcelona dan diperkirakan absen hingga akhir musim. Enrique pun langsung meminta manajemen mendatangkan winger baru. Menurut laporan media Spanyol, ia menginginkan Nico Williams, pemain Athletic Bilbao, yang memiliki klausul pelepasan sebesar 100 juta euro. Alternatif lain yang dipertimbangkan adalah memindahkan Nuno Mendes ke posisi sayap kiri, seperti dilaporkan L’Equipe. Opsi ini dinilai masuk akal mengingat kecepatan dan kemampuan Mendes dalam menyerang, meski ia masih dalam pemulihan cedera otot paha kiri.

Di sisi lain, masa depan kursi pelatih Barcelona juga menjadi perbincangan. Deco, direktur olahraga Blaugrana, dikabarkan melihat Sergio Busquets sebagai kandidat potensial untuk tahun 2029. Namun, nama Luis Enrique dan Cesc Fàbregas tetap menjadi tolok ukur dalam diskusi tentang pelatih Spanyol terbaik saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa Luis Enrique masih menjadi sosok sentral dalam peta kepelatihan Eropa, baik di PSG maupun dalam spekulasi klub lain.

Benni McCarthy juga memuji kinerja Carrick di akhir musim lalu. “Michael telah melakukan hal yang sangat baik di akhir musim lalu,” ujarnya. Namun, tekanan di Old Trafford sangat besar, dan jika manajemen memutuskan untuk berpisah, Luis Enrique akan menjadi nama yang sulit diabaikan. Meski begitu, seperti dikatakan McCarthy, meninggalkan proyek ambisius di PSG menuju United yang sedang labil akan menjadi keputusan yang sulit bagi Luis Enrique.

Dengan kontrak Kvaratskhelia yang diperpanjang hingga 2032 dan rencana perekrutan pemain baru, Luis Enrique tampaknya masih betah di Paris. Namun, dalam sepak bola, segalanya bisa berubah dengan cepat. Manchester United mungkin harus mencari alternatif lain jika benar-benar ingin mengganti Carrick, karena Luis Enrique sepertinya masih betah membangun dinasti di Parc des Princes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *