FaktaHari – 23 Oktober 2026 | Nama Mirwan Suwarso mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat sepak bola Eropa. Presiden Como 1907 asal Indonesia itu viral di Italia setelah tertangkap kamera tersenyum lebar saat klubnya mempermalukan Manchester United dengan skor telak 4-1 pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026) malam waktu setempat. Ekspresi bahagia Mirwan Suwarso menjadi simbol kebangkitan klub yang pernah bangkrut dan harus memulai kembali dari Serie D.
Kemenangan Como atas Manchester United bukan sekadar kejutan biasa. Klub berjuluk I Lariani itu tampil dominan sejak awal pertandingan. Nico Paz membuka keunggulan pada menit kedua melalui tembakan melengkung yang tidak mampu dijangkau kiper MU. Gol cepat tersebut membuat tuan rumah semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan Setan Merah yang tampak kewalahan.
Selepas jeda, Anastasios Douvikas menggandakan keunggulan pada menit ke-49 memanfaatkan umpan matang dari Nico Paz. Delapan menit berselang, Paz kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan celah di lini belakang Manchester United. Jacobo Ramon melengkapi pesta gol Como pada menit ke-76 lewat sundulan kepala yang memanfaatkan situasi bola mati. Manchester United hanya mampu membalas melalui Joshua Zirkzee pada masa tambahan waktu.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Como yang baru pertama kali tampil di Liga Champions. Sebelumnya, pasukan Cesc Fabregas mengawali kampanye Eropa mereka dengan kemenangan 4-1 atas RB Leipzig, lalu kalah 2-3 di markas Feyenoord. Kini, tiga poin dari Manchester United semakin mengukuhkan posisi Como di fase liga dan memperbesar peluang mereka untuk melaju ke babak berikutnya.
Di balik pencapaian gemilang ini, peran Mirwan Suwarso sebagai eksekutif yang menjembatani visi pemilik dengan pengelolaan bisnis dan operasional klub tidak bisa dipandang sebelah mata. Pria yang menempuh pendidikan di Purdue University, Amerika Serikat, ini memiliki pengalaman di industri periklanan, perfilman, media digital, dan konten olahraga. Sejak bergabung, ia dipercaya mengawal transformasi Como dari klub yang hampir bangkrut pada 2019 menjadi kekuatan baru di sepak bola Italia.
Perjalanan Como sendiri penuh liku. Klub yang berdiri pada 1907 ini sempat dinyatakan bangkrut pada Desember 2004 dan harus memulai kembali dari Serie D. Krisis finansial kembali menghantam pada musim 2016/2017 hingga klub dilelang. Titik balik terjadi pada 2019 ketika Sent Entertainment Ltd., perusahaan yang terafiliasi dengan Djarum Group milik keluarga Hartono, mengambil alih kepemilikan. Sejak saat itu, pembangunan bertahap dilakukan, mulai dari menjuarai Serie D, promosi dari Serie C pada 2020/2021, kembali ke Serie A pada 2023/2024 setelah 21 tahun, hingga finis di peringkat keempat Serie A 2025/2026 yang membuka jalan ke Liga Champions.
Kepemimpinan Mirwan Suwarso di kursi presiden klub mendapat apresiasi luas dari tifosi Como. Ia dianggap sebagai sosok yang mampu menerjemahkan visi besar pemilik menjadi langkah nyata di lapangan dan ruang rapat. Bahkan, senyum lebarnya di tribun kehormatan saat laga melawan MU menjadi salah satu momen yang paling banyak dibagikan di media sosial. Warganet Italia menjulukinya sebagai arsitek kebangkitan Como, sementara di Indonesia namanya semakin populer sebagai tokoh sepak bola tanah air yang mendunia.
Kemenangan atas Manchester United juga memicu gelombang meme di internet. Banyak penggemar sepak bola mengunggah gambar Mirwan Suwarso yang tersenyum puas dengan berbagai keterangan lucu. Ada yang menyebutnya ‘Sir Mirwan’ sebagai bentuk penghormatan, ada pula yang mengaitkan kemenangan ini dengan kebangkitan klub-klub yang dimiliki konglomerat Indonesia. Terlepas dari itu semua, satu hal yang pasti: Como 1907 kini bukan lagi tim yang bisa dipandang remeh di kancah Eropa.
Dengan modal kemenangan meyakinkan atas raksasa Inggris, Como akan menghadapi tantangan berat di matchday berikutnya. Namun, semangat dan kepercayaan diri yang ditunjukkan para pemain serta dukungan penuh dari manajemen, termasuk Mirwan Suwarso, membuat publik Como optimistis. Klub ini tidak hanya ingin bersenang-senang di Liga Champions, tetapi juga ingin menorehkan sejarah baru sebagai tim debutan yang mampu berbicara banyak.
Bagi sepak bola Indonesia, kisah Mirwan Suwarso di Como menjadi inspirasi bahwa orang Indonesia mampu berkiprah di level tertinggi, tidak hanya sebagai pemain atau pelatih, tetapi juga sebagai eksekutif yang membangun fondasi kesuksesan klub. Keberhasilan Como di bawah kepemimpinannya membuktikan bahwa visi, kerja keras, dan investasi yang tepat dapat mengubah klub yang nyaris mati menjadi kekuatan yang disegani. Kini, mata dunia tertuju pada Como dan Mirwan Suwarso, menantikan langkah selanjutnya di panggung Liga Champions.