FaktaHari – 22 Oktober 2026 | Legenda bulu tangkis Malaysia, Datuk Seri Lee Chong Wei, kembali menjadi sorotan setelah memberikan komentar hangat terkait prestasi terbaru atlet-atlet Malaysia, sekaligus menyoroti rekor luar biasa yang baru saja dicetak tunggal putri Korea Selatan, Ahn Se-young. Dalam pernyataannya di media sosial, Lee Chong Wei yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Performa Badminton Association of Malaysia (BAM) mengapresiasi keberhasilan ganda putri muda Low Zi Yu-Genevie Lim dan pasangan Pearly Tan-M. Thinaah yang menorehkan sejarah dalam sepekan terakhir. Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai bukti bahwa masa depan bulu tangkis Malaysia berada di jalur yang tepat.
Prestasi pertama datang dari Low Zi Yu dan Genevie Lim yang menjadi juara dunia junior ganda putri pertama Malaysia setelah mengalahkan pasangan Jepang, Nijika Kamata-Shizuku Kashio, dengan skor 15-7, 9-15, 15-12 di Kairo, Sabtu (17/10). Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian 34 tahun Malaysia di ajang tersebut. Sehari berselang, Pearly Tan dan M. Thinaah memastikan gelar ganda putri Denmark Open setelah menaklukkan wakil Jepang, Hinata Suzuki-Nao Yamakita, dua game langsung 21-18, 21-11. Ini adalah gelar pertama Malaysia di sektor ganda putri Denmark Open sejak Wong Pei Tty-Chin Ee Hui pada 2008 silam.
Lee Chong Wei tidak hanya memuji para juara, tetapi juga memberikan semangat kepada pemain Malaysia lain yang belum mendapatkan hasil sesuai harapan. Menurutnya, kerja keras dan semangat juang yang ditunjukkan para pemain muda merupakan fondasi penting untuk terus bersaing di level tertinggi. Komentar Lee Chong Wei ini muncul di tengah sorotan dunia terhadap dominasi Ahn Se-young, yang disebut-sebut telah melampaui rekor legenda tunggal putra China, Lin Dan.
Ahn Se-young saat ini mencatatkan rekor kemenangan 98,4 persen dengan 61 kemenangan dan hanya 1 kekalahan sepanjang musim 2026. Media China, Sina Sports, bahkan menilai bahwa dominasi Ahn telah melampaui Lin Dan, yang mencatatkan persentase kemenangan terbaik dalam satu musim sebesar 92,75 persen pada 2011. Lin Dan sendiri merupakan legenda dengan 66 gelar internasional, dua medali emas Olimpiade, dan lima gelar juara dunia. Namun, capaian Lin Dan juga diakui lebih istimewa karena ia harus bersaing dengan Lee Chong Wei, yang menjadi rival abadinya. Lee Chong Wei tercatat memiliki 69 gelar internasional dan menduduki peringkat satu dunia selama total 349 minggu. Karena itu, keduanya sering disamakan dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam dunia bulu tangkis.
Meski demikian, rekor Ahn Se-young musim ini memang luar biasa. Pada Denmark Open 2026, ia menaklukkan Akane Yamaguchi melalui pertarungan tiga game yang dramatis: 21-23, 21-14, 21-18. Kemenangan ini merupakan gelar kesembilan Ahn musim ini, dan ke-11 jika termasuk ajang beregu. Ia juga mencatatkan 44 kemenangan beruntun sejak terakhir kali kalah dari Wang Zhiyi di final All England Open pada Maret lalu. Tahun lalu, Ahn mencetak rekor dunia persentase kemenangan tunggal sebesar 94,81 persen, dan kini hampir pasti akan memecahkan rekornya sendiri.
Dalam konteks persaingan global, sosok Lee Chong Wei tetap menjadi rujukan penting. Pengalamannya sebagai mantan pemain kelas dunia membuat pandangannya tentang perkembangan bulu tangkis, terutama di Malaysia, sangat dihargai. Lee Chong Wei menegaskan bahwa keberhasilan ganda putri Malaysia tidak boleh membuat cepat puas diri. Ia mendorong para pemain untuk terus berlatih keras karena perjalanan masih panjang. Dukungan moral dari Lee Chong Wei diharapkan mampu memacu semangat generasi muda Malaysia untuk terus berprestasi di kancah internasional.
Dengan kombinasi antara apresiasi terhadap prestasi dalam negeri dan pengakuan atas dominasi Ahn Se-young, Lee Chong Wei kembali menunjukkan kelasnya sebagai legenda yang peduli terhadap perkembangan bulu tangkis. Sementara itu, dunia bulu tangkis terus menantikan apakah Ahn Se-young mampu mempertahankan performa gemilangnya hingga akhir musim dan menorehkan sejarah baru sebagai pemain dengan persentase kemenangan terbaik sepanjang masa.
