Millwall vs Lincoln City: Drama Dua Gol, Kartu Merah, dan Misi Bangkit dari Mimpi Buruk

Millwall vs Lincoln City: Drama Dua Gol, Kartu Merah, dan Misi Bangkit dari Mimpi Buruk
Millwall vs Lincoln City: Drama Dua Gol, Kartu Merah, dan Misi Bangkit dari Mimpi Buruk

FaktaHari – 20 Oktober 2026 | Pertandingan millwall vs lincoln city di The Den, Sabtu (17/10/2026), menyajikan drama penuh warna dalam lanjutan Divisi Championship. Lincoln City yang datang dengan luka akibat kekalahan 0-3 dari Sheffield United dan 0-6 dari West Ham nyaris membawa pulang tiga poin, sebelum Millwall bangkit di babak kedua untuk memaksakan hasil imbang 2-2. Laga millwall vs lincoln city ini menjadi sorotan karena menjadi titik balik bagi The Imps setelah pekan yang berat, sekaligus menambah catatan tanpa kemenangan bagi tuan rumah.

Pelatih Lincoln City, Chris Cohen, melakukan enam perubahan dalam starting eleven untuk menghadapi millwall vs lincoln city. Keputusan itu membuahkan hasil cepat. Andrei Coubiș membuka keunggulan pada menit pertama, memanfaatkan bola second-phase dari situasi set-piece. Keunggulan berlipat pada menit ke-33 lewat Robert Street, yang menyelesaikan serangan balik cepat dengan tenang. The Den pun terdiam, sementara suporter Lincoln mulai percaya bahwa mimpi buruk pekan lalu akan berakhir.

Namun Millwall, yang dilatih Alex Neil, tidak tinggal diam. Di babak kedua, Kyrell Lisbie memperkecil kedudukan sebelum Jake Cooper menyamakan skor. Kebangkitan tuan rumah membuat Lincoln harus bermain dengan sepuluh orang setelah Deji Elerewe menerima kartu merah di menit-menit akhir. Meski tertekan, The Imps bertahan dengan gigih dan mengamankan satu poin berharga. Hasil ini mengakhiri rentetan kekalahan Lincoln, meskipun peluang menambah gol sempat terbuang ketika Freddie Draper dan Dom Jefferies membentur tiang gawang dalam satu kesempatan emas.

Dalam konferensi pers usai laga millwall vs lincoln city, Chris Cohen menyebut hasil ini sebagai modal penting. “Kami ingin memberikan penampilan yang bisa dibanggakan suporter dan meraih poin. Datang ke Millwall dan pulang dengan satu poin, meski kami kecewa bukan tiga, tetap hasil yang sangat baik bagi Lincoln City,” ujarnya. Ia juga menyinggung soal penguasaan bola yang rendah dan tekad tim untuk terus meningkatkan performa. “Kami tahu siapa tim ini, dan kami ingin tetap menjadi ancaman di depan gawang,” tambahnya.

Di kubu Millwall, laga millwall vs lincoln city menyisakan pertanyaan soal menit bermain Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu kembali hanya duduk di bangku cadangan, melanjutkan periode tanpa penampilan sejak kembali dari tugas internasional. Padahal, Baggott baru saja menjadi pahlawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk mencetak gol di final dan menjalankan tugas dalam adu penalti melawan Thailand. Pelatih Alex Neil memilih tidak menurunkannya bahkan ketika Millwall tertinggal dua gol di kandang sendiri. Situasi ini kontras dengan rekan senegaranya, Calvin Verdonk, yang rutin mendapatkan menit bermain bersama Lille di Ligue 1, dan Nathan Tjoe-A-On yang kembali menjadi starter untuk Willem II di Eredivisie.

Bagi Lincoln City, hasil imbang di laga millwall vs lincoln city juga membuka diskusi soal nasib para rekrutan musim panas. Nama Mikkel Ladefoged, penyerang asal Denmark berusia 23 tahun, terus menjadi sorotan fans. Sejak bergabung dari Vasteras SK, Ladefoged baru tampil lima kali, sebagian besar sebagai pengganti setelah menit ke-60, dengan satu gol saat melawan Southampton. Dalam pertandingan melawan Sheffield United, tidak ada satu pun rekrutan musim panas yang masuk starting eleven, memicu kritik. Tom Shaw, yang mewakili tim pelatih, menjelaskan bahwa pemilihan pemain didasarkan pada rencana permainan, form, dan lawan yang dihadapi. “Setiap pertandingan punya rencana yang berbeda,” ujarnya.

Secara keseluruhan, laga millwall vs lincoln city mencerminkan perjuangan kedua tim di Championship. Millwall menunjukkan karakter bangkit di kandang, sementara Lincoln membuktikan ketangguhan mental setelah pekan yang penuh tekanan. Bagi The Imps, satu poin di The Den bisa menjadi pijakan untuk kembali ke jalur kemenangan. Namun, tantangan tetap ada: mengintegrasikan para pemain baru dan memenuhi ekspektasi suporter yang haus akan performa konsisten. Sementara itu, Millwall perlu mencari solusi agar tidak terus kehilangan poin di kandang sendiri, termasuk mempertimbangkan peran pemain seperti Baggott yang tengah menanti kesempatan.

Dengan hasil ini, Lincoln City berharap dapat membangun momentum positif, sedangkan Millwall terus mencari kestabilan. Drama millwall vs lincoln city akan dikenang sebagai pertandingan yang penuh emosi, di mana dua gol cepat, kartu merah, dan semangat pantang menyerah mewarnai 90 menit di The Den.

Exit mobile version