Drama 14 Menit Injury Time: Gol Semen Padang Hancurkan Kemenangan PSMS di Detik Terakhir

Drama 14 Menit Injury Time: Gol Semen Padang Hancurkan Kemenangan PSMS di Detik Terakhir
Drama 14 Menit Injury Time: Gol Semen Padang Hancurkan Kemenangan PSMS di Detik Terakhir

FaktaHari – 20 Oktober 2026 | Laga sengit bertajuk semen padang vs psms dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026), berakhir dengan drama luar biasa. PSMS Medan yang sudah berada di ambang kemenangan harus puas bermain imbang 1-1 setelah Semen Padang FC mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+14. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Ayam Kinantan yang sudah bersiap merayakan tiga poin.

Pertandingan semen padang vs psms berjalan ketat sejak awal. Kedua tim saling jual beli serangan, namun rapatnya pertahanan membuat skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Semen Padang sempat mencetak gol lebih dulu, tetapi dianulir karena offside. PSMS juga terus mengancam melalui serangan balik cepat.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-90+3. Javier Siverio, striker asal Spanyol, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan M. Zaki Alim yang membentur mistar gawang. Bola pantulan itu disambut dengan sundulan keras yang tidak mampu diantisipasi kiper Semen Padang, Ikram Algiffari. Gol tersebut sempat membuat kubu PSMS bersorak, namun wasit mencatat waktu injury time yang panjang.

Petaka datang di menit ke-90+14. Ari Maring, penyerang Semen Padang, berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan dari luar kotak penalti. Kiper PSMS, M. Natshir, gagal menghalau bola yang mengarah ke gawangnya. Gol ini membuat laga semen padang vs psms berakhir imbang 1-1 dan membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku sangat kecewa dengan hasil ini. Menurutnya, konsentrasi pemain hingga peluit akhir masih menjadi pekerjaan rumah utama. “Kita sempat unggul, di menit akhir kita kebobolan. Sangat disayangkan, tapi inilah sepak bola,” ujar Eko seusai pertandingan. Ia juga menyoroti insiden cedera kiper Semen Padang yang membuat pertandingan terhenti cukup lama sebelum gol penyama kedudukan tercipta. “Gol terjadi saat insiden kiper cedera. Tadi pemain saat insiden pertandingan sempat berhenti lama. Makanya, di awal pertandingan itu saya selalu beritahu ke pemain bahwa harus fokus dari menit awal sampai akhir,” tambahnya.

Di kubu Semen Padang, pelatih Stefano “Teco” Cugurra mengakui timnya tampil kurang baik pada babak pertama. Namun, ia menilai performa anak asuhnya meningkat signifikan pada babak kedua. “Di babak pertama kita main kurang bagus, lawan main lebih bagus dari kita. Kita sempat cetak gol tapi dianulir. Di babak kedua, kita main jauh lebih bagus,” kata Teco dalam konferensi pers. Meski demikian, Teco tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang tidak menyerah hingga menit terakhir.

Penyerang Semen Padang, Mierza Firjatullah, juga mengungkapkan kekecewaannya karena gagal meraih tiga poin. “Untuk saya sih, ya, masuk di lapangan kita dapat satu poin, tapi target kita dari awal dapat tiga poin. Ya, mungkin saya juga agak kecewa karena sudah berjuang maksimum,” ungkap Mierza. Tambahan satu poin membuat Semen Padang mengoleksi tujuh poin dan menempati peringkat kelima klasemen sementara Grup A. Sementara itu, PSMS Medan juga mengoleksi poin yang sama namun berada di posisi yang berbeda.

Bek PSMS, Azis Hutagalung, mengakui hasil imbang ini mengecewakan. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain selama pertandingan. Kekecewaan juga dirasakan oleh para pendukung setia Ayam Kinantan yang sudah berharap kemenangan tandang krusial.

Duel semen padang vs psms ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim tentang pentingnya menjaga fokus hingga detik terakhir. Bagi PSMS, evaluasi akan dilakukan sebagai persiapan menghadapi PSIS Semarang pada pertandingan berikutnya. Sedangkan Semen Padang akan berusaha bangkit untuk meraih kemenangan di laga selanjutnya. Drama injury time yang terjadi menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, pertandingan baru benar-benar berakhir setelah wasit meniup peluit panjang.

Exit mobile version