FaktaHari – 19 Oktober 2026 | Auckland FC memulai perjalanan mempertahankan gelar A-League dengan langkah mantap setelah mengalahkan Melbourne City 3-1 di Go Media Stadium, Sabtu (17/10/2026). Kemenangan ini menjadi sorotan utama, terutama berkat penampilan impresif rekrutan anyar Lachlan Bayliss yang mencetak dua gol pada debutnya bersama Auckland FC.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Melbourne City mendominasi penguasaan bola, tetapi Auckland FC tampil klinis dan efisien dalam memanfaatkan peluang. Pelatih baru Pedro Moreira, yang menggantikan Steve Corica, langsung memberikan dampak dengan strategi yang solid.
Gol pembuka Auckland FC lahir pada menit ke-35 melalui aksi spektakuler Bayliss. Memanfaatkan kesalahan passing Besian Kutleshi, Bayliss melepaskan tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti yang melengkung indah melewati kiper Macklin Freke. Bola masuk ke sudut kanan atas gawang, membuat sekitar 20.000 penonton bersorak.
Melbourne City sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-42 melalui Quinn MacNicol yang menyelesaikan umpan Kavian Rahmani dengan tembakan rendah ke sudut kanan bawah. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Auckland FC kembali mengambil kendali. Pada menit ke-53, Bayliss mencetak gol keduanya dengan tembakan kaki kiri dari tengah kotak penalti setelah menerima bola. Gol ini mengembalikan keunggulan Auckland FC menjadi 2-1.
Melbourne City berusaha mengejar, tetapi kiper Michael Woud tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Andrew Nabbout. Kemenangan Auckland FC akhirnya dipastikan pada menit ke-85 melalui gol Lachlan Brook yang memanfaatkan kelengahan lini belakang City.
Usai pertandingan, Bayliss mengungkapkan rasa syukurnya. “Tidak ada kata yang bisa menggambarkan perasaan ini. Sangat spesial bisa mencetak gol di debut, dan lebih baik lagi dengan dua gol. Tidak ada perasaan yang lebih baik,” ujarnya.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bagi Auckland FC dalam mengarungi musim baru. Meski kehilangan beberapa pemain kunci, kedalaman skuad dan kualitas pemain baru seperti Bayliss membuat mereka tetap kompetitif. Sementara itu, bagi Adelaide United dan kapten Craig Goodwin, kekalahan di semifinal musim lalu dari Auckland FC masih membekas. Goodwin, yang kini berusia 34 tahun, bertekad meraih trofi sebelum pensiun, namun Auckland FC telah menunjukkan bahwa mereka masih menjadi tim yang sulit dikalahkan.
Dengan hasil ini, Auckland FC mempertahankan rekor tak terkalahkan di putaran pertama sepanjang tiga tahun sejarah mereka. Titel juara bertahan pun seakan menjadi motivasi tambahan untuk tampil konsisten sepanjang musim.
Kemenangan atas Melbourne City tidak hanya memberi tiga poin, tetapi juga menegaskan status Auckland FC sebagai salah satu favorit juara. Performa Bayliss dan solidnya lini pertahanan menjadi fondasi kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya. Jika mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin Auckland FC kembali mengangkat trofi di akhir musim.











