Drama 10 Hari Tanpa Kemenangan: Tokyo Verdy Terpuruk di Derby, Machida dan Kobe Bersinar di J1

Drama 10 Hari Tanpa Kemenangan: Tokyo Verdy Terpuruk di Derby, Machida dan Kobe Bersinar di J1
Drama 10 Hari Tanpa Kemenangan: Tokyo Verdy Terpuruk di Derby, Machida dan Kobe Bersinar di J1

FaktaHari – 19 Oktober 2026 | Persaingan papan atas kompetisi j1 musim 2026/27 semakin memanas setelah rangkaian pertandingan pekan ke-10 rampung pada 18 Oktober 2026. Di tengah ketatnya perebutan posisi, Tokyo Verdy justru masih terpuruk tanpa kemenangan sejak pergantian pelatih sepuluh hari lalu. Kekalahan menyakitkan di derby Tokyo melawan FC Tokyo menjadi sorotan, sementara di sisi lain, Machida dan Vissel Kobe menunjukkan performa impresif yang mengubah peta persaingan j1.

Derby Tokyo: Kartu Merah Someno Hancurkan Harapan Verdy

Bermain di Stadion Ajinomoto, Tokyo Verdy memasuki laga derby dengan tekanan besar. Belum ada kemenangan sejak pelatih baru mengambil alih, Verdy juga mencatat rekor buruk: sejak promosi ke j1, mereka belum pernah menang atas FC Tokyo dalam waktu 90 menit. Pelatih berharap laga ini menjadi titik balik, apalagi Morita yang sempat absen karena cedera sudah kembali masuk daftar susunan pemain, begitu pula rekrutan anyar Jo Yu-min yang duduk di bangku cadangan.

Namun, petaka datang di awal pertandingan. Someno yang berusaha menyambut bola udara di depan kotak penalti lawan terlibat kontak fisik dengan pemain FC Tokyo yang hendak menyundul bola. Wasit tak ragu mengeluarkan kartu merah langsung. Bermain dengan 10 orang selama sekitar 75 menit menjadi pukulan berat bagi Verdy. Meski kiper Mateus sempat melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang lawan, Verdy tak mampu menahan gempuran. Fukuda yang sempat terjatuh di awal laga juga harus ditarik keluar karena cedera.

Kekalahan ini memperpanjang penderitaan Verdy dan menempatkan mereka dalam situasi sulit di klasemen j1. Sementara itu, FC Tokyo yang meraih kemenangan penting justru naik ke peringkat ketiga klasemen dengan koleksi poin yang sama dengan pemuncak klasemen.

Machida dan Kobe: Performa Ciamik di Pekan ke-10

Di laga lainnya, Machida Zelvia tampil perkasa dengan mengalahkan Avispa Fukuoka tiga gol tanpa balas di Stadion Machida GION. Kemenangan ini membawa Machida mengoleksi 23 poin, menyamai perolehan Hiroshima di puncak klasemen. Namun, karena selisih gol, Machida harus puas di posisi kedua, disusul FC Tokyo di posisi ketiga. Persaingan di papan atas j1 pun semakin sengit dengan tiga tim yang mengoleksi poin identik.

Sementara itu, Vissel Kobe menunjukkan kelasnya saat menjamu Okayama. Tertinggal di babak pertama, Kobe bangkit di paruh kedua dengan mencetak tiga gol. Bintang veteran berusia 36 tahun, Takayuki Osako, menjadi pahlawan dengan dua golnya. Gol pertama tercipta pada menit ke-49 setelah ia melepaskan diri dari penjagaan lawan, disusul gol kedua melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Muto. Penampilan matang Osako mendapat pujian dari pelatih Skibbe yang menyebutnya sebagai kualitas luar biasa bagi sepak bola Jepang dan sangat membantu tim.

Persaingan J1 Semakin Ketat

Dengan hasil-hasil ini, klasemen j1 menunjukkan persaingan yang sangat terbuka. Hiroshima masih memimpin, tetapi Machida dan FC Tokyo menempel ketat. Kobe yang meraih kemenangan penting juga terus mengintip peluang ke papan atas. Sebaliknya, Verdy harus segera berbenah jika tidak ingin terpuruk lebih dalam. Pergantian pelatih yang baru berjalan sepuluh hari memang belum membuahkan hasil, tetapi tekanan semakin besar mengingat jadwal j1 yang padat akan segera datang.

Dari derby Tokyo yang penuh drama hingga aksi brilian Osako, pekan ke-10 j1 menyajikan cerita lengkap tentang persaingan, kejayaan, dan keterpurukan. Verdy kini di ambang krisis, sementara Machida dan Kobe membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan musim ini. Akankah Verdy mampu bangkit, atau justru semakin terbenam? Yang pasti, kompetisi j1 masih panjang dan setiap poin akan sangat berarti.

Exit mobile version