Deportivo vs Levante: Duel Sengit Berakhir Imbang, Satu Poin yang Terasa Kurang

Deportivo vs Levante: Duel Sengit Berakhir Imbang, Satu Poin yang Terasa Kurang
Deportivo vs Levante: Duel Sengit Berakhir Imbang, Satu Poin yang Terasa Kurang

FaktaHari – 19 Oktober 2026 | Pertemuan deportivo vs levante dalam lanjutan LaLiga EA Sports pekan kesembilan di Stadion Riazor, A Coruna, Jumat (16/10/2026) waktu setempat, harus berakhir tanpa pemenang. Deportivo La Coruna dan Levante berbagi satu poin setelah bermain imbang 1-1. Hasil ini meninggalkan rasa kecewa bagi tuan rumah yang gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir, sementara Levante bersyukur bisa pulang membawa satu poin dari markas lawan.

Jalannya pertandingan deportivo vs levante berlangsung sengit sejak awal. Deportivo yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif menyerang. Peluang emas pertama datang melalui umpan silang akurat dari sisi sayap yang disambut sundulan terarah Bil Nsongo, namun kiper Levante, Mathew Ryan, sigap menepis bola keluar lapangan. Levante membalas lewat serangan balik cepat. Penyerang Enzo Bardeli melepaskan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti, tetapi bola masih melebar tipis di sisi kanan gawang Deportivo. Deportivo kembali mengancam melalui tendangan jarak jauh Luismi Cruz yang masih melambung di atas mistar.

Memasuki babak kedua, Levante langsung menekan. Melalui situasi sepak pojok, terjadi kemelut di depan gawang Deportivo, namun lini belakang tuan rumah berhasil menyapu bola sebelum melewati garis gawang. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-63. Bil Nsongo berhasil lolos dari kawalan bek lawan dan melepaskan tendangan keras yang gagal dibendung Mathew Ryan. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Deportivo. Gol tersebut membangkitkan semangat tuan rumah, namun mereka gagal menambah keunggulan.

Levante tidak menyerah. Tim tamu terus menekan secara agresif. Hasilnya, pada menit ke-82, gelandang Dani Requena memanfaatkan ruang kosong di lini pertahanan Deportivo dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat penyelesaian akhir yang tenang. Gol tersebut membuat Deportivo kehilangan dua poin berharga. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil imbang ini membuat Levante masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan tujuh poin dari delapan laga, hanya unggul satu poin dari zona degradasi. Sementara itu, Deportivo La Coruna berada di peringkat kedelapan dengan 11 poin dari sembilan pertandingan, berjarak tujuh poin dari posisi empat besar.

Gelandang Deportivo, Riki Rodriguez, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil ini. “Kami sangat kecewa karena di kandang, dalam pertandingan seperti ini, kami harus meraih tiga poin. Pertandingan berjalan sangat ketat dan ketika kami unggul, kami tidak bisa menutupnya. Satu poin tetap poin karena kami tahu musim ini akan panjang, tetapi menyakitkan ketika lawan menyamakan kedudukan setelah kami memimpin,” ujarnya. Riki juga menyoroti peningkatan performa tim di babak kedua. “Kami melakukan beberapa penyesuaian dengan dan tanpa bola, sehingga kami bisa mendorong mereka mundur. Tetapi berat rasanya harus berakhir imbang setelah mendapatkan hal tersulit, yaitu mencetak gol lebih dulu,” tambahnya.

Selain hasil imbang, pertandingan deportivo vs levante juga diwarnai insiden cedera yang menimpa gelandang sayap Deportivo, Yeremay Hernandez. Pemain asal Kepulauan Canaria itu harus ditarik keluar pada babak kedua setelah menerima tekel keras dari pemain lawan yang menyebabkan luka robek di kepala. Sempat melanjutkan permainan selama beberapa menit, Yeremay merasa pusing dan meminta diganti sebagai tindakan pencegahan. Pelatih Deportivo, Antonio Hidalgo, memberikan keterangan setelah pertandingan. “Berdasarkan informasi yang saya terima, dia menerima benturan dan sedikit pusing, tetapi sepertinya tidak akan lebih parah dari itu,” ujarnya. Meski demikian, kabar terbaru menyebutkan Yeremay telah kembali berlatih dan kemungkinan besar tersedia untuk pertandingan berikutnya melawan Atletico Madrid pada pekan ke-10.

Kembali ke jalannya pertandingan deportivo vs levante, Levante layak mendapat pujian atas kegigihan mereka. Meski bermain di kandang lawan dan sempat tertinggal, pasukan Levante mampu bangkit dan menyamakan kedudukan. Gol Dani Requena menjadi bukti efektivitas serangan balik mereka. Sementara itu, Deportivo harus mengevaluasi kemampuan mereka mempertahankan keunggulan. Peluang untuk meraih kemenangan penuh di kandang sendiri sirna akibat kurangnya konsentrasi di menit-menit akhir.

Dengan hasil ini, persaingan di papan tengah dan bawah klasemen LaLiga semakin ketat. Levante masih berjuang menjauh dari zona degradasi, sedangkan Deportivo berusaha menembus posisi empat besar. Pertemuan deportivo vs levante kali ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim. Deportivo harus lebih klinis dalam memanfaatkan peluang dan memperkuat pertahanan di akhir pertandingan. Levante perlu mempertahankan semangat juang dan meningkatkan konsistensi untuk meraih hasil lebih baik di laga-laga berikutnya.

Secara keseluruhan, duel deportivo vs levante menyajikan pertandingan menarik dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling berbalas serangan, menciptakan peluang, dan menunjukkan determinasi. Meski hanya berbagi satu poin, pertandingan ini tetap menjadi tontonan menghibur bagi para penggemar sepak bola. Deportivo dan Levante akan melanjutkan perjuangan mereka di pekan-pekan mendatang dengan harapan dapat meraih hasil maksimal.

Exit mobile version