BWF Dunia Terbelah: An Se-young Tak Terbantahkan, Indonesia Rajai Junior

BWF Dunia Terbelah: An Se-young Tak Terbantahkan, Indonesia Rajai Junior
BWF Dunia Terbelah: An Se-young Tak Terbantahkan, Indonesia Rajai Junior

FaktaHari – 19 Oktober 2026 | Dunia bulu tangkis kembali dihebohkan oleh performa luar biasa dari dua kubu berbeda. Di pentas elite, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) memberikan penghormatan tertinggi kepada tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, yang terus menorehkan rekor gemilang. Sementara itu, di ajang junior, Indonesia menunjukkan dominasinya dengan menyapu bersih gelar juara di nomor individu BWF World Junior Championships 2026 di Kairo, Mesir.

An Se-young, ratu bulu tangkis dunia saat ini, baru saja menuntaskan salah satu musim paling dominan dalam sejarah. Dengan raihan 61 kemenangan dan hanya 1 kekalahan, tingkat kemenangan mencapai 98,4 persen. Ia juga mencatat 45 kemenangan beruntun dan telah mengoleksi 9 gelar juara sepanjang tahun ini. Prestasi ini membuat BWF melalui akun resminya menyebut An sebagai ‘salah satu yang terhebat sepanjang masa’ dan ‘ikon bulu tangkis’.

Puncak kejayaannya terlihat di Denmark Open 2026. Meski mengalami cedera pergelangan kaki kanan dan tertinggal 5-11 di gim ketiga, An berhasil bangkit dan mengalahkan Akane Yamaguchi (Jepang) dengan skor 21-23, 21-14, 21-18. Kemenangan ini tidak hanya memberinya gelar bergengsi, tetapi juga menjadikannya pemain Korea pertama yang berhasil mempertahankan gelar Denmark Open. Statistik menunjukkan An juga memiliki rekor 10 kemenangan beruntun atas Yamaguchi dan beberapa pemain top lainnya.

Di sisi lain, Indonesia menorehkan sejarah baru di BWF World Junior Championships 2026 yang digelar di Cairo International Stadium. Radithya Bayu Wardhana keluar sebagai juara tunggal putra setelah mengalahkan rekan senegaranya, Fardhan Rainanda Joe, melalui pertarungan tiga gim 15-9, 11-15, 15-8. Ini merupakan gelar pertama Radithya di ajang tersebut, dan ia mengaku masih seperti mimpi. Fardhan harus puas dengan medali perak untuk kedua kalinya secara beruntun.

Kesuksesan Indonesia tidak berhenti di situ. Pasangan ganda campuran Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti juga naik podium tertinggi setelah menundukkan wakil China, Feng Yi Lang/Li Meng Han, dengan skor 17-15, 8-15, 16-14. Luthfi/Dian mengaku pertandingan berlangsung sangat ketat dan menguras stamina, namun dukungan pelatih membuat mereka mampu melewati tekanan di poin kritis. Gelar ini dipersembahkan untuk pelatih yang telah mempersiapkan mereka dalam waktu singkat.

Dengan hasil ini, Indonesia keluar sebagai juara umum nomor individu BWF World Junior Championships 2026 dengan koleksi dua emas, satu perak, dan satu perunggu. Raihan tersebut mengungguli China yang hanya meraih satu emas, satu perak, dan tiga perunggu di nomor individu. Namun, jika digabung dengan nomor beregu, China tetap menjadi pengoleksi gelar terbanyak dengan total dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Taiwan dan Malaysia masing-masing meraih satu emas di nomor individu.

Keberhasilan An Se-young dan para junior Indonesia menunjukkan bahwa persaingan bulu tangkis dunia semakin ketat. BWF sebagai induk organisasi terus menyaksikan lahirnya bintang-bintang baru dan rekor-rekor yang dipecahkan. Sementara An Se-young memantapkan posisinya sebagai legenda hidup, Indonesia membuktikan bahwa regenerasi atlet berjalan baik dan siap bersaing di panggung dunia. Publik bulu tangkis pun menantikan aksi-aksi berikutnya dari para juara ini di turnamen-turnamen BWF selanjutnya.

Exit mobile version