Lyon vs Crystal Palace: Drama 5 Gol dan Insiden Keluarga Adam Wharton di Metro

Lyon vs Crystal Palace: Drama 5 Gol dan Insiden Keluarga Adam Wharton di Metro
Lyon vs Crystal Palace: Drama 5 Gol dan Insiden Keluarga Adam Wharton di Metro

FaktaHari – 18 Oktober 2026 | Pertandingan Lyon vs Crystal Palace dalam lanjutan UEFA Europa League 2026/2027 menyajikan drama lima gol yang berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk tuan rumah Olympique Lyonnais. Laga yang digelar di Groupama Stadium, Lyon, pada Kamis (15/10/2026) malam waktu setempat itu tidak hanya menyuguhkan pertarungan sengit di atas lapangan, tetapi juga insiden di luar stadion yang melibatkan keluarga bintang Crystal Palace, Adam Wharton.

Sejak awal pertandingan, Lyon vs Crystal Palace berjalan dengan tempo tinggi. Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-8 melalui Corentin Tolisso yang memanfaatkan kelengahan pertahanan Palace. Ernest Nuamah kemudian menggandakan keunggulan pada menit 45+2, membuat Lyon tampak nyaman memimpin 2-0 di babak pertama. Crystal Palace, yang diasuh Pierre Sage—mantan pelatih Lyon yang dipecat Januari 2025—tampil tanpa tembakan tepat sasaran di paruh pertama.

Memasuki babak kedua, Sage melakukan perubahan taktik yang membuahkan hasil. Yeremy Pino memperkecil ketertinggalan pada menit ke-50 dengan tendangan keras ke tiang dekat. Namun, Pavel Sulc kembali menjauhkan Lyon pada menit ke-76 melalui penyelesaian cerdik memanfaatkan umpan Keito Nakamura. Daichi Kamada sempat memberi harapan bagi Palace dengan golnya di menit ke-81, tetapi usaha comeback The Eagles harus berakhir tanpa poin.

Kekalahan ini menjadi pahit bagi Pierre Sage yang harus mengakui keunggulan mantan klubnya. “Kami memberikan segalanya di babak kedua, tetapi Lyon lebih efektif,” ujar Sage dalam konferensi pers usai laga. Hasil ini membuat Lyon mengoleksi 6 poin dan menempati peringkat kelima klasemen sementara, sedangkan Crystal Palace tertahan di posisi ke-14 dengan 3 poin.

Insiden di luar lapangan turut mewarnai pertandingan Lyon vs Crystal Palace. Keluarga Adam Wharton—yang menjadi kapten Palace malam itu—terlibat perselisihan dengan suporter Lyon di peron metro sebelum pertandingan. Dalam video yang beredar di media sosial X, sekelompok suporter Lyon menyanyikan La Marseillaise, lagu kebangsaan Prancis, ke arah fans Palace. Keributan sempat memanas ketika seorang pendukung Palace menantang duel, namun petugas keamanan dan penegak hukum bergerak cepat memisahkan kedua kubu.

Yang menarik, orang tua Adam Wharton, Helen dan John, yang dikenal sebagai langganan tribun tandang Palace, justru berperan sebagai penengah. Helen, seorang guru pendidikan jasmani, menggunakan pendekatan penyelesaian konflik ala sekolah untuk menenangkan situasi. Ia menahan Simon, saudara Adam, yang terlihat memaki dan menunjuk-nunjuk fans lawan. “Semua orang segera dipisahkan oleh keamanan dan penegak hukum,” tulis akun yang mengunggah video tersebut. Crystal Palace telah dihubungi untuk memberikan komentar terkait insiden ini.

Di sisi lain, matchday kedua Europa League 2026/2027 juga mencatatkan sejumlah hasil mencolok. Benfica menghancurkan Celtic 4-1 di Estadio da Luz, dengan Jhon Duran mencetak dua gol termasuk penalti Panenka. Bournemouth meraih kemenangan kandang pertama mereka di Eropa dengan mengalahkan Sturm Graz 3-0. AC Milan dan Bayer Leverkusen sama-sama menang 4-0 atas RB Salzburg dan Lech Poznań. Olympiacos mencuri kemenangan 1-0 di markas Marseille, sementara Juventus menang 2-1 di kandang Celta Vigo.

Bagi Crystal Palace, kekalahan dari Lyon menjadi pukulan telak mengingat rivalitas kedua klub dipicu oleh sosok John Textor, mantan pemilik bersama Palace yang juga mayoritas di Lyon. Textor disebut-sebut sebagai penyebab Palace kehilangan tempat di Europa League musim lalu. Kini, pasukan Pierre Sage harus segera bangkit. Mereka akan menghadapi rival berat Brighton di Premier League akhir pekan ini sebelum bertandang ke markas Besiktas di laga Eropa berikutnya.

Sementara itu, Lyon vs Crystal Palace juga menyisakan catatan menarik bagi Corentin Tolisso. Gelandang veteran itu menyamai rekor Karim Benzema sebagai pencetak gol terbanyak Lyon di kompetisi Eropa. Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal dengan cedera yang menimpa Loïs Openda (fraktur fibula) dan Mohamed Ouédraogo (cedera ACL) yang akan absen panjang.

Secara keseluruhan, laga Lyon vs Crystal Palace membuktikan bahwa sepak bola Eropa selalu menyajikan drama, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kemenangan Lyon memperkuat posisi mereka di papan atas fase liga, sementara Palace harus bekerja keras untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur. Insiden yang melibatkan keluarga Wharton menjadi pengingat bahwa gairah sepak bola bisa memicu ketegangan, tetapi juga solidaritas. The Eagles harus segera melupakan malam kelam di Lyon dan fokus pada laga-laga krusial berikutnya.

Exit mobile version