FaktaHari – 17 Oktober 2026 | Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, menjadi sorotan utama setelah menorehkan prestasi gemilang di ajang Denmark Open 2026. Alwi Farhan berhasil mengalahkan seniornya, Jonatan Christie, pada babak 16 besar dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-9 di SJF Bank Arena, Odense, Denmark, Kamis (15/10/2026). Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Alwi Farhan atas Jonatan Christie dalam tiga pertemuan mereka sebelumnya.
Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 12 Mei 2005, Alwi Farhan Alhasny mulai bermain bulu tangkis sejak usia sembilan tahun. Ia mengasah kemampuannya di klub Panorama Solo dan Exist Badminton Club sebelum akhirnya bergabung dengan pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI pada 2021. Ayahnya, Muhammad Anis, disebut Alwi sebagai sosok paling berjasa dalam perjalanan kariernya. Di balik prestasinya di lapangan, Alwi juga dikabarkan pernah menempuh pendidikan di STIE Indonesia Jakarta dengan jurusan Manajemen Bisnis, meskipun status kelulusannya belum dapat dipastikan.
Kemenangan atas Jonatan Christie membawa Alwi Farhan ke babak perempat final untuk menghadapi wakil tuan rumah, Anders Antonsen, pada Jumat (16/10/2026). Sayangnya, langkah Alwi harus terhenti setelah kalah dua gim langsung 17-21 dan 16-21 dalam waktu 56 menit. Antonsen tampil agresif sejak awal, meski Alwi sempat memberikan perlawanan sengit. Di gim pertama, Alwi bahkan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 13-14 sebelum Antonsen menjauh dan menutup gim dengan 21-17. Pada gim kedua, Alwi tertinggal 2-7, namun mampu menyamakan skor 9-9. Sayangnya, setelah itu Antonsen kembali mengendalikan permainan dan memastikan kemenangan 21-16.
Meski gagal melaju ke semifinal, pencapaian Alwi Farhan di Denmark Open 2026 tetap patut diapresiasi. Ia menunjukkan potensi besar sebagai tunggal putra masa depan Indonesia. Kemenangan atas Jonatan Christie menjadi bukti bahwa Alwi mampu bersaing di level atas. Dengan usia yang masih muda, Alwi Farhan memiliki banyak waktu untuk terus berkembang dan meningkatkan konsistensinya.
Ke depan, Alwi Farhan diharapkan dapat terus mengasah kemampuan dan mental bertandingnya. Pengalaman berharga di Denmark Open 2026 akan menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya. Publik bulu tangkis Indonesia tentu menantikan aksi-aksi impresif Alwi Farhan di masa mendatang.
