FaktaHari – 16 Oktober 2026 | Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026 sukses menyita perhatian dunia. Ajang moto gp mandalika 2026 ini tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di lintasan, tetapi juga mencatatkan rekor jumlah penonton lebih dari 157.000 orang selama tiga hari penyelenggaraan. Namun, di balik gemerlapnya acara, pembalap Ducati Lenovo, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, kembali mengalami akhir pekan yang pahit.
Bagnaia gagal menyelesaikan balapan utama di Sirkuit Mandalika setelah terjatuh pada lap keenam. Insiden tersebut terjadi ketika ia berupaya mendekati Luca Marini, namun motornya tidak memberikan cengkeraman yang memadai. “Saya kehilangan kendali dan akhirnya terjatuh. Motor tidak memberikan grip maupun respons yang saya butuhkan,” ujar Bagnaia. Sebelumnya, ia sempat menunjukkan perkembangan dengan menembus Q2 secara langsung untuk pertama kalinya sejak GP Belanda pada Juni lalu, tetapi hanya finis kedelapan dalam sprint race. Juara MotoGP dua kali itu mengaku sudah berusaha mengatur kecepatan untuk meningkatkan tekanan ban depan, namun justru terlalu memaksakan motornya hingga kehilangan kendali. Masalah Ducati pun kembali terungkap di moto gp mandalika 2026 ini.
Di sisi lain, keberhasilan penyelenggaraan moto gp mandalika 2026 tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk PLN Nusa Daya yang memastikan keandalan sistem kelistrikan. Jajaran Direksi PLN Nusa Daya melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan infrastruktur dan operasional kelistrikan di kawasan Sirkuit Mandalika dan Gardu Induk Kuta. Peninjauan meliputi posko siaga kelistrikan, infrastruktur pendukung, sistem cadangan pasokan listrik, serta kesiapan personel. Bersama PLN Group, PLN Nusa Daya memperkuat sinergi dan koordinasi untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan kelistrikan selama ajang berlangsung. Langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan dukungan operasional optimal bagi terselenggaranya event internasional dengan standar layanan yang andal.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, MotoGP Sports Entertainment Group, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Ia juga berterima kasih kepada para pembalap, tim, TNI dan Polri, mitra, sponsor, komunitas, serta media massa. Menurutnya, kerja sama berbagai pihak tidak hanya menghadirkan kompetisi kelas dunia, tetapi juga membuka peluang manfaat ekonomi bagi sektor pariwisata, pelaku usaha, dan masyarakat setempat. Perhatian turut diberikan kepada para pekerja di balik layar, mulai dari marshal, tenaga medis, petugas keamanan, petugas kebersihan, relawan, hingga pelaku UMKM. “Setiap kontribusi menjadi bagian penting dari keberhasilan bersama ini,” ujar Simon.
Kemeriahan moto gp mandalika 2026 juga diwarnai pertunjukan spektakuler dari Mulia Fireworks SFX yang dipercaya oleh InJourney berkolaborasi dengan Syah Creative. Mereka menghadirkan daylight fireworks, pyromusical show, dan efek khusus. Salah satu pertunjukan utama ditampilkan sesaat setelah penyanyi Agnez Mo membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum balapan utama dimulai. Kembang api siang hari berwarna merah diluncurkan ke langit Mandalika, menghadirkan efek visual yang mengiringi momentum nasionalisme di hadapan puluhan ribu penonton. Pertunjukan serupa kembali menghiasi sesi podium juara pada Minggu sore. Di area festival, efek khusus dan pertunjukan kembang api yang diselaraskan dengan musik melengkapi rangkaian hiburan yang dibawakan Agnez Mo dan band Tipe-X.
Owner Mulia Fireworks SFX, Delta Raharja, mengatakan bahwa keberhasilan pertunjukan tersebut ditopang oleh persiapan teknis dan koordinasi dengan berbagai pihak. “Moto GP Mandalika 2026 ini terasa sangat spesial bagi kami. Persiapan matang dan koordinasi yang sangat rapi bersama tim InJourney serta Syah Creative berhasil mengkolaborasikan teknis dan seni hingga mewujudkan karya monumental yang spektakuler,” ujarnya. Dari sisi sumber daya manusia, pertunjukan tersebut turut melibatkan Adelio Delta, yang disebut sebagai pyrotechnician termuda di Indonesia. Pada usia 16 tahun, Adelio telah terlibat dalam sejumlah acara berskala nasional dan internasional, antara lain PON XXI Aceh-Sumut, Peparnas, peringatan HUT Kemerdekaan RI, HUT TNI, Hari Bhayangkara, serta perayaan Hari Kemerdekaan Malaysia ke-69 di Kuala Lumpur.
Secara keseluruhan, moto gp mandalika 2026 berjalan sukses meskipun diwarnai insiden kecelakaan yang menimpa Bagnaia. Dukungan kelistrikan dari PLN Nusa Daya, kerja sama berbagai pihak, serta hiburan spektakuler menjadikan ajang ini sebagai salah satu event internasional terbaik di Indonesia. Posisi Indonesia di kelas premier balap motor dunia pun semakin kuat. Kesuksesan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pariwisata nasional.
