FaktaHari – 15 Oktober 2026 | Bursa transfer basket Eropa kembali dihebohkan dengan kabar mengejutkan terkait masa depan Tyler Dorsey. Guard asal Amerika Serikat yang saat ini membela Olympiacos dikabarkan menjadi target utama PAOK. Klub raksasa Yunani Utara itu dikabarkan telah menyiapkan proposal finansial yang sulit ditolak, memicu spekulasi bahwa Dorsey bisa segera berganti seragam.
Menurut informasi yang beredar, PAOK telah mengajukan penawaran kontrak yang sangat kompetitif kepada Dorsey. Angka yang disebut-sebut mencapai lebih dari 8 juta euro untuk durasi kontrak multi-tahun. Jumlah ini jauh melampaui perpanjangan kontrak yang ditawarkan Olympiacos, yakni sekitar 8 juta euro untuk kontrak hingga 2030 dengan kenaikan gaji bertahap. Situasi ini membuat hubungan antara Dorsey dan Olympiacos semakin tegang. Bahkan, Dorsey baru-baru ini dikeluarkan dari skuad untuk pertandingan EuroLeague melawan Barcelona karena komentarnya di media sosial.
PAOK sendiri bukanlah klub yang asing dengan gebrakan di bursa transfer. Musim lalu, mereka sukses mendatangkan Cedi Osman dengan tawaran yang meningkat drastis dalam semalam. Kini, mereka kembali menunjukkan ambisi besar dengan membidik pemain sekaliber Dorsey. Langkah ini diyakini sebagai bagian dari strategi jangka panjang PAOK untuk membangun tim yang kompetitif di kancah Eropa dan domestik.
Di sisi lain, Olympiacos tampaknya enggan melepas Dorsey dengan mudah. Meskipun kontrak pemain berusia 26 tahun itu akan berakhir musim depan, klub Piraeus tersebut belum menunjukkan tanda-tanda akan menurunkan tuntutan transfernya. Dorsey sendiri mengaku frustrasi dengan minimnya menit bermain yang ia dapatkan musim ini, dan secara terbuka mempertanyakan mengapa Olympiacos tidak melepasnya jika tidak ingin membayarnya.
Selain drama transfer, PAOK juga mencatatkan momen bersejarah lainnya. Pemain tengah Dimitris Pelkas baru saja mencapai 250 penampilan bersama PAOK di semua kompetisi, sebuah pencapaian yang menunjukkan loyalitas dan konsistensinya. Sementara itu, bek kiri Rahman Baba mencatatkan penampilan ke-100 di Liga Super Yunani saat melawan Kalamata. Kedua pemain ini menjadi pilar penting dalam skuad asuhan pelatih Răzvan Lucescu.
Namun, di lapangan, PAOK belum sepenuhnya konsisten. Tim asal Thessaloniki ini baru saja menelan kekalahan 95-86 dari Lietkabelis di EuroCup, meskipun sempat unggul di awal kuarter ketiga. Masalah pertahanan menjadi sorotan utama, terutama kemampuan lawan untuk mencetak angka dari luar garis (13/21 tripoin). Meski demikian, performa gemilang Marcus Foster (21 poin) menjadi sedikit hiburan bagi para pendukung PAOK.
Kesimpulannya, persaingan di bursa transfer basket Eropa semakin memanas dengan keterlibatan PAOK yang agresif. Tawaran fantastis untuk Tyler Dorsey menunjukkan ambisi klub untuk bersaing di level tertinggi. Sementara itu, pencapaian individu pemain seperti Pelkas dan Baba menjadi bukti kedalaman skuad PAOK. Namun, konsistensi di atas lapangan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan jika PAOK ingin meraih sukses musim ini.











