Jadwal Padat Persib Bandung: Thom Haye Soroti Tantangan Kebugaran di Tengah Empat Kompetisi

Jadwal Padat Persib Bandung: Thom Haye Soroti Tantangan Kebugaran di Tengah Empat Kompetisi
Jadwal Padat Persib Bandung: Thom Haye Soroti Tantangan Kebugaran di Tengah Empat Kompetisi

FaktaHari – 14 Oktober 2026 | Bandung – Persib Bandung, salah satu tim papan atas BRI Liga 1, tengah menghadapi tantangan berat di awal musim ini. Padatnya jadwal pertandingan yang harus dilakoni Maung Bandung di empat kompetisi sekaligus mulai menjadi sorotan. Gelandang andalan Persib, Thom Haye, secara terbuka mengeluhkan dampak dari jadwal yang super padat ini, terutama terhadap kebugaran para pemain. Dalam beberapa pekan terakhir, jadwal BRI Liga 1 yang padat berpadu dengan kompetisi lainnya membuat tim harus bertanding hampir setiap tiga hari sekali.

Musim ini, Persib Bandung tidak hanya berlaga di BRI Liga 1, tetapi juga di ajang League Cup, Liga Champions Asia Dua, dan ASEAN Club Championship. Kombinasi jadwal dari keempat ajang ini membuat para pemain harus menjalani tujuh pertandingan sepanjang bulan Oktober. Situasi ini jelas sangat menguras fisik dan mental. “Satu-satunya hal yang kami lakukan sekarang adalah berusaha untuk bugar di setiap pertandingan, dan itu hampir tidak mungkin,” ujar Thom Haye dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi klub, Selasa (13/10/2026).

Dampak nyata dari jadwal padat ini sudah terlihat. Persib baru saja gagal meraih kemenangan di kandang sendiri setelah ditahan imbang 2-2 oleh Dewa United Banten FC. Hasil tersebut menempatkan Persib di peringkat kedelapan klasemen sementara BRI Liga 1 dengan torehan tujuh poin dari empat laga. Menurut Thom, tim pelatih kini lebih fokus pada kondisi fisik pemain ketimbang sekadar memilih susunan pemain terbaik. “Sekarang rasanya, untuk di pertandingan berikutnya kami tidak melihat bagaimana memainkan tim terbaik, tapi kami melihat siapa yang sehat,” tuturnya.

Sepanjang Oktober, rangkaian pertandingan Persib dimulai dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di ASEAN Club Championship. Setelah melawan Dewa United, jadwal BRI Liga 1 kembali menanti dengan laga melawan Persik Kediri pada Minggu (18/10). Di sela-sela itu, mereka juga harus bertandang ke markas Viettel FC pada Rabu (14/10) di Liga Champions Asia Dua. Artinya, dalam rentang waktu tiga pekan, Persib harus melakoni laga setiap tiga hari. Kondisi ini menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad dan kebugaran pemain.

Meski dalam tekanan fisik yang luar biasa, Thom Haye menegaskan bahwa dukungan dari Bobotoh, suporter setia Persib, tetap menjadi sumber motivasi utama. “Kami juga sangat senang karena Bobotoh selalu ada untuk kami, mereka mendukung kami, dan kami sangat ingin berjuang untuk Bobotoh juga. Saya pikir kami bisa tunjukkan (vs Dewa United),” kata dia. Semangat pantang menyerah ini diharapkan bisa membawa Persib melewati masa sulit ini.

Ke depannya, manajemen dan tim pelatih Persib harus pintar-pintar mengatur rotasi pemain. Jadwal BRI Liga 1 yang padat dan bersamaan dengan kompetisi Asia membutuhkan strategi khusus. Tidak hanya soal taktik di lapangan, tetapi juga manajemen kebugaran dan pemulihan pemain. Thom sendiri mengakui bahwa timnya bermain habis-habisan hingga akhir, meski beberapa pemain terlihat kelelahan. “Kami tidak bermain dengan baik babak pertama, kami kebobolan terlebih dahulu. Tetapi bahkan dengan jadwal yang padat, bukan berarti babak kedua kami bermain untuk imbang, kami tampil habis-habisan,” tambahnya.

Dengan segala tantangan yang ada, Persib Bandung harus segera beradaptasi. Jadwal BRI Liga 1 yang ketat tidak bisa dihindari, dan tim harus mampu menjaga konsistensi performa. Dukungan penuh dari Bobotoh dan semangat juang para pemain menjadi modal berharga. Kebugaran fisik menjadi prioritas utama, dan setiap pemain dituntut untuk selalu siap tempur. Persib berharap bisa melewati periode ini dengan hasil positif dan terus bersaing di papan atas klasemen BRI Liga 1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *