FaktaHari – 14 Oktober 2026 | Persaingan MPL ID Season 18 (MPL ID S18) semakin panas setelah pekan kedelapan berakhir pada Minggu, 11 Oktober 2026. Salah satu kabar yang paling mengejutkan adalah tersingkirnya RRQ Hoshi, tim legendaris yang akrab disapa Raja dari Segala Raja, dari perebutan tiket play-off. Kekalahan 2-1 dari ONIC Esports dalam Royal Derby pekan kedelapan menjadi pukulan telak yang memastikan RRQ harus mengubur mimpi untuk lolos ke babak gugur musim ini.
Sepanjang musim reguler MPL ID S18, RRQ Hoshi hanya mampu meraih tiga kemenangan dari 14 pertandingan. Agregat poin mereka minus 13, menjadikan mereka penghuni dasar klasemen. Hasil ini merupakan kegagalan ketiga secara beruntun bagi RRQ untuk menembus play-off MPL ID. Padahal, di masa kejayaannya, RRQ selalu menjadi tim yang disegani dan kerap melaju hingga partai puncak. Kini, kejayaan itu seolah menjadi kenangan yang sulit diulang.
Pertandingan antara RRQ dan ONIC berlangsung sengit. Di game pertama, ONIC tampil dominan berkat kombinasi damage dari Kairi (Nolan) dan Kelra (Cici) yang tak terbendung, serta cover apik dari Kiboy (Atlas). ONIC menang telak 18-6. RRQ bangkit di game kedua dengan draft hero unggul dan permainan rapi. Arthur dengan Paquito menjadi kunci untuk menahan Kelra (Kimmy), dan RRQ memenangkan pertandingan sengit selama 16 menit. Namun, di game ketiga, ONIC kembali menunjukkan superioritasnya. Sinergi tim dan draft hero yang superior membuat ONIC tak terhentikan, menutup pertandingan dengan selisih ribuan gold dan 12 poin kill.
Kegagalan RRQ Hoshi di MPL ID S18 bukanlah hal yang baru. Dalam tiga musim terakhir, tim ini terus mengalami penurunan performa. Banyak penggemar sepakat bahwa masalah utama RRQ adalah belum menemukan roster ideal. Sepanjang tiga musim, RRQ telah berganti jungler dari Sutsujin, SuperKenn, Ferxiic, hingga Faviannn. Semua adalah jungler yang pernah mencetak sejarah, namun adaptasi yang kurang optimal membuat sinergi tim tidak pernah terbentuk. Selain itu, beban mental akibat kegagalan beruntun kerap membuat pemain melakukan blunder di momen kritis.
Di sisi lain, persaingan papan atas MPL ID S18 justru semakin ketat. NAVI tampil konsisten dengan mengalahkan Team Liquid ID dan Dewa United masing-masing 2-0, berhasil merebut puncak klasemen. EVOS juga lolos ke play-off meskipun sempat kalah dari Geek Fam. Alter Ego dan Bigetron by Vitality juga mengamankan poin penting. Sementara itu, ONIC yang sempat underperform berhasil bangkit dan mengamankan posisi mereka.
Lantas, apa yang harus dilakukan RRQ Hoshi? Banyak pihak menyarankan perombakan total seperti yang dilakukan Team Liquid ID. Pemain dan strategi baru yang segar mungkin menjadi solusi untuk mengembalikan kejayaan RRQ. Namun, yang jelas, perjalanan RRQ di MPL ID S18 telah berakhir. Kini, mereka harus melakukan evaluasi mendalam dan bersiap untuk musim depan. Akankah RRQ bangkit kembali? Hanya waktu yang bisa menjawab.











