FaktaHari – 13 Oktober 2026 | SLEMAN – PSS Sleman akhirnya merasakan manisnya kemenangan perdana di BRI Super League 2026/2027 setelah secara meyakinkan menundukkan PSM Makassar dengan skor 3-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10). Kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi Super Elang Jawa, terutama setelah melalui tiga laga awal tanpa kemenangan. Bintang lapangan tengah asal Jepang, Hiromu Tanaka, menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol (brace) yang membawa timnya unggul telak.
Hiromu Tanaka membuka keran golnya pada menit ke-34, memanfaatkan umpan matang dari lini tengah untuk menaklukkan kiper PSM. Gol keduanya tercipta pada menit ke-85 melalui skema serangan balik cepat yang diakhiri dengan penyelesaian tenang. Satu gol tambahan dari Matheus Fornazari pada masa injury time babak kedua memastikan kemenangan PSS Sleman menjadi pesta gol di hadapan pendukung sendiri.
Penampilan impresif Hiromu Tanaka langsung menjadi sorotan. Gelandang berusia 26 tahun itu mengaku sangat bersyukur bisa memberikan kontribusi maksimal bagi tim. Namun, ia tidak berniat berpuas diri. Dalam pernyataan yang dikutip dari laman resmi klub, Hiromu dengan tegas menyatakan target selanjutnya adalah mencetak hatrik. “Untuk pertandingan berikutnya, target saya adalah mencetak hatrik,” ujarnya usai laga. Ambisi ini menunjukkan kepercayaan diri Hiromu yang kembali pulih setelah menjalani masa adaptasi di awal musim.
Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, meskipun gembira dengan hasil positif, tetap mengingatkan tim untuk tidak terlena. Dalam keterangan resmi, Selasa (13/10), Pieter menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan. “Sebagai pelatih, kami selalu mencari hal-hal yang masih bisa diperbaiki. Namun, hal terpenting hari ini adalah bagaimana tim bisa bermain sebagai satu kesatuan,” kata Pieter. Ia juga memuji perkembangan kepercayaan diri pemain yang tumbuh seiring pertandingan. “Setiap pemain memahami tugasnya secara teknis, lalu kepercayaan diri mereka tumbuh. Itu menjadi aspek yang sangat penting,” tambahnya.
Kemenangan atas PSM Makassar menjadi titik balik yang dinanti. Pieter menegaskan bahwa kerja keras selama tiga minggu terakhir, termasuk jeda istirahat dan latihan intensitas tinggi, akhirnya membuahkan hasil. “Menurut saya, kerja keras selalu memberikan hasil,” ujarnya. Saat ini, fokus PSS Sleman beralih ke laga tandang berat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (18/10). Pieter berharap momentum positif ini bisa dipertahankan.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga tengah bersiap menghadapi PSS Sleman. Gelandang Persebaya, Toni Firmansyah, menyatakan timnya dalam kondisi prima setelah menang tipis 1-0 atas Isenmulang Kalteng FC. “Alhamdulillah, setelah mendapatkan jatah libur selama dua hari, kondisi seluruh pemain cukup baik. Kami kembali berlatih dengan penuh semangat dan kerja keras,” ujar Toni seusai latihan, Selasa (13/10). Persebaya fokus membenahi akurasi umpan, penyelesaian akhir, dan posisi tubuh pemain untuk menghadapi perlawanan Super Elang Jawa.
Dengan semangat baru dan target individu Hiromu Tanaka yang tinggi, PSS Sleman bertekad untuk terus merangsek ke papan atas klasemen. Pertandingan melawan Persebaya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi permainan tim. Para pendukung setia berharap Hiromu bisa mewujudkan ambisinya mencetak hatrik dan membawa pulang poin penuh dari Surabaya.
Secara keseluruhan, kemenangan telak atas PSM Makassar menjadi fondasi kuat bagi PSS Sleman untuk membangun musim yang lebih baik. Dengan kombinasi disiplin taktik, semangat juang tinggi, dan ketajaman pemain asing seperti Hiromu Tanaka, Super Elang Jawa optimistis bisa bersaing di papan atas. Target hatrik Hiromu Tanaka bukan hanya sekadar ambisi pribadi, melainkan juga simbol kebangkitan tim secara kolektif.
