FaktaHari – 13 Oktober 2026 | Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (11/10/2026) telah usai. Klasemen Moto3 2026 mengalami perubahan signifikan setelah balapan yang berlangsung dramatis tersebut. Maximo Quiles, pembalap muda CFMOTO Gaviota Aspar Team, tampil sebagai pemenang dan secara matematis mengunci gelar juara dunia Moto3 2026. Sementara itu, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil finis keenam dan naik ke peringkat ketujuh klasemen Moto3 2026, sekaligus memecahkan rekor debutan Asia yang sebelumnya dipegang Ai Ogura.
Balapan Moto3 di Mandalika berlangsung sengit sejak awal. Veda Ega Pratama, yang memulai lomba dari posisi ketujuh, langsung melesat dan sempat menduduki posisi kedua di awal perlombaan. Namun, ia harus rela finis di urutan keenam setelah disalip oleh beberapa pembalap. Meski demikian, tambahan 10 poin dari Mandalika membuat koleksi poinnya menjadi 115, naik satu tingkat dari posisi kedelapan ke peringkat ketujuh klasemen Moto3 2026. Pembalap Honda Team Asia berusia 17 tahun itu kini menjadi satu-satunya pembalap pengguna motor Honda yang berada di sepuluh besar klasemen sementara.
Kemenangan Maximo Quiles di Mandalika dengan catatan waktu 32 menit 36,821 detik memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 lebih cepat. Dengan total 351 poin, ia unggul 132 poin atas David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) yang berada di posisi kedua dengan 219 poin, dan Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) di posisi ketiga dengan 203 poin. Dengan lima seri tersisa yang menyediakan maksimal 125 poin, posisi Quiles sudah tidak mungkin dikejar. Dominasi Quiles musim ini luar biasa: dari 17 seri yang telah dilalui, ia meraih sepuluh kemenangan, empat kali runner-up, dan satu kali podium ketiga, serta hanya sekali gagal finis karena DNS di Inggris dan sekali finis P11 di Italia.
Bagi Veda Ega Pratama, pencapaian di Mandalika menjadi tonggak sejarah baru. Dengan 115 poin, ia melampaui rekor Ai Ogura yang mengoleksi 109 poin pada musim penuh pertamanya di Moto3 2019 bersama Honda Team Asia. Veda juga telah dua kali naik podium musim ini, di Grand Prix Brasil dan Prancis, sedangkan Ogura hanya sekali podium di musim debutnya. Meski demikian, rekor poin terbanyak dalam satu musim Moto3 bersama Honda Team Asia masih dipegang Taiyo Furusato dengan 172 poin pada 2025. Veda masih memiliki lima seri tersisa (Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia) untuk menambah koleksi poin dan memperbaiki posisinya di klasemen Moto3 2026.
Berikut klasemen sementara Moto3 2026 usai GP Mandalika:
| Posisi | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 351 |
| 2 | David Almansa | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 219 |
| 3 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | 203 |
| … | … | … | … |
| 7 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | 115 |
Persaingan di kelas Moto3 masih akan berlanjut ke lima seri berikutnya. Meski gelar juara dunia sudah diraih Quiles, perebutan posisi runner-up dan posisi lima besar masih terbuka lebar. Veda Ega Pratama berpeluang menambah poin dan memperbaiki peringkatnya di klasemen Moto3 2026. Selain itu, ia juga berpotensi memecahkan rekor poin debutan yang baru saja ia ciptakan. Publik Indonesia tentu berharap Veda dapat terus tampil konsisten dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.











