FaktaHari – 12 Oktober 2026 | Jakarta – Suasana sempurna yang baru saja dirasakan Nathan Tjoe-A-On bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 seolah sirna dalam sekejap. Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu harus menelan pil pahit saat kembali ke liga Belanda bersama Willem II. Dalam laga pekan kedelapan Eredivisie 2026/27, Minggu (11/10/2026), Willem II harus mengakui keunggulan tuan rumah Utrecht dengan skor 3-1 di Stadion Galgenwaard.
Nathan, yang baru saja mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara ASEAN Cup enam hari sebelumnya, langsung dipercaya mengisi posisi bek kiri oleh pelatih Willem II. Ia bermain selama 81 menit sebelum akhirnya digantikan oleh Alessandro Ciranni. Meski tampil cukup solid, hasil akhir tetap tak berpihak pada timnya. Kekalahan ini membuat Willem II makin terpuruk di dasar klasemen sementara liga Belanda dengan hanya mengoleksi dua poin dari delapan pertandingan.
Jalannya pertandingan memperlihatkan dominasi Utrecht sejak awal. Tuan rumah unggul lebih dulu melalui Yoann Cathline pada menit ke-53 memanfaatkan serangan balik cepat. Willem II sempat menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian lewat aksi Jaden Slory yang mencetak gol penyeimbang pada menit ke-60. Namun, keunggulan Utrecht kembali tercipta setelah Cathline mencetak gol keduanya di menit ke-75 melalui tembakan keras. Angel Alarcon kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-90+2, mengubah skor menjadi 3-1.
Bagi Nathan, laga ini menjadi salah satu ujian berat setelah euforia juara. Statistik menunjukkan ia cukup aktif dengan 50 sentuhan, 25 umpan (20 akurat), serta delapan aksi defensif yang terdiri dari lima kali pemulihan bola, tiga intersep, dan tiga sapuan. Ia juga memenangi empat dari enam duel bawah dengan tingkat keberhasilan 67 persen. Namun, semua kerja keras itu belum cukup untuk mengangkat performa tim yang kini menjadi juru kunci klasemen.
Sementara itu, rekan senegaranya di liga Belanda, Dean James, justru menikmati pekan yang sempurna. Bek Go Ahead Eagles itu tak hanya mencetak gol perdana untuk Timnas Indonesia di final ASEAN Cup, tetapi juga sukses memberikan assist di Eredivisie hanya berselang beberapa hari kemudian. Hal ini menunjukkan betapa kompetitifnya liga Belanda yang kerap menjadi panggung para pemain diaspora Indonesia untuk unjuk kebolehan.
Di sisi lain, performa pemain Timnas Indonesia lainnya yang bermain di luar negeri juga menjadi sorotan. Taisei Marukawa, pemain asal Jepang yang kini menjalani proses naturalisasi, disebut-sebut akan menjadi bagian dari skuad Garuda di masa depan. Rencana naturalisasi pemain dari liga Belanda dan liga lokal terus bergulir di bawah arahan pelatih John Herdman untuk memperkuat timnas jelang Piala Asia 2027.
Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa sepak bola adalah siklus naik-turun. Nathan Tjoe-A-On dan Willem II harus segera bangkit jika ingin keluar dari zona merah. Dengan masih banyaknya pekan tersisa di liga Belanda, peluang untuk memperbaiki posisi masih terbuka lebar. Yang terpenting, semangat juang yang ditunjukkan Nathan di level internasional harus bisa dibawa ke level klub agar performanya terus meningkat.
