FaktaHari – 12 Oktober 2026 | Persipura Jayapura, klub kebanggaan tanah Papua, kembali mendapat suntikan dana segar sebesar Rp6 miliar dari Bank Papua untuk musim kompetisi 2014. Dukungan ini menjadi angin segar bagi Persipura yang tengah bersiap menghadapi Liga Super Indonesia (LSI) dan ajang bergengsi Asian Football Club (AFC). Kerja sama yang sudah terjalin lama antara Bank Papua dan Persipura menunjukkan komitmen kuat pihak perbankan dalam mendukung perkembangan sepak bola di Indonesia Timur.
Direktur Utama BPD Papua, Johan Kafiar, menjelaskan bahwa peningkatan dana dari Rp4 miliar pada musim lalu menjadi Rp6 miliar merupakan bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih Persipura. Selain itu, Bank Papua juga meluncurkan kartu ATM khusus bertema Persipura yang dapat digunakan di seluruh Indonesia dan luar negeri melalui kerja sama dengan Visa. Kartu ini diharapkan memudahkan transaksi para pemain saat berlaga di luar negeri, seperti di Malaysia, Singapura, atau China.
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa logo Bank Papua akan terus tercantum di kostum tim, dan pembayaran gaji pemain akan dilakukan melalui bank yang sama. Dengan dukungan ini, Persipura diharapkan dapat meraih prestasi lebih gemilang, baik di level nasional maupun Asia.
Namun, perjalanan Persipura tidak selalu mulus. Pada ajang AFC Cup 2015, pelatih Osvaldo Lessa mengakui bahwa tiga pemain andalannya—Lim Jun Sik, Bio Pauline Pierre, dan Ferinando Pahabol—belum dalam kondisi bugar menjelang laga melawan Warriors FC di Singapura. Meski demikian, Osvaldo optimistis para pemain lainnya, termasuk bintang Boaz TE Salossa, siap memberikan perlawanan maksimal. Ia menekankan pentingnya fokus dan konsentrasi untuk meraih poin di kandang lawan.
Di sisi lain, kompetisi domestik juga menghadirkan tantangan tersendiri. Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menyebut bahwa Persipura berada satu grup dengan timnya di ajang League Cup. Ia menilai grup ini cukup mudah, namun tetap waspada terhadap kekuatan Persipura. Menurutnya, kehadiran turnamen tambahan seperti League Cup sangat positif untuk menjaga ritme kompetisi di Indonesia yang memiliki wilayah geografis luas.
Sayangnya, konsistensi menjadi masalah utama bagi Persipura di Pegadaian Championship 2026/2027. Setelah meraih kemenangan atas De Red FC, mereka kembali menelan kekalahan saat menjamu RANS Nusantara FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Pelatih Regi Aditya mengungkapkan bahwa gol pertama RANS pada menit ke-25 menjadi pemicu yang membuat pemain kehilangan fokus. Akibatnya, tiga gol bersarang ke gawang Persipura, meskipun Reno Salampessy berhasil memperkecil kedudukan di menit akhir.
Regi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Papua atas hasil buruk ini. Ia menegaskan bahwa tim akan segera mengevaluasi performa agar bisa bangkit di laga berikutnya. Saat ini Persipura berada di peringkat kelima klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin dari lima pertandingan.
Kesimpulannya, Persipura Jayapura memiliki potensi besar berkat dukungan finansial yang kuat, namun harus segera memperbaiki konsistensi permainan. Dengan manajemen yang solid dan semangat juang yang tinggi, Mutiara Hitam masih berpeluang bersaing di papan atas, baik di kompetisi domestik maupun Asia.











