Guncangan di VCT Champions 2026: Dua Raksasa Pacific Tersingkir, LOUD Melaju ke Semifinal

Guncangan di VCT Champions 2026: Dua Raksasa Pacific Tersingkir, LOUD Melaju ke Semifinal
Guncangan di VCT Champions 2026: Dua Raksasa Pacific Tersingkir, LOUD Melaju ke Semifinal

FaktaHari – 10 Oktober 2026 | Shanghai, China – Gelaran VALORANT Champions 2026 terus menyajikan drama dan kejutan. Babak playoff lower bracket yang berlangsung di Shanghai menyaksikan dua tim kuat asal kawasan Pacific, Nongshim RedForce dan Paper Rex, harus angkat koper lebih awal. Di sisi lain, tim asal Brasil, LOUD, sukses mengamankan tiket ke semifinal setelah mengalahkan Paper Rex. Laga sengit ini menegaskan bahwa persaingan menuju gelar juara VCT Champions 2026 semakin panas dan tak terduga.

100 Thieves dan T1 Bertahan Hidup

Pertandingan pertama mempertemukan 100 Thieves yang mewakili Amerika Utara melawan Nongshim RedForce. Meski sempat diimbangi, 100 Thieves akhirnya menang dengan skor 2-1. Kunci kemenangan ada di peta ketiga, Ascent, di mana 100 Thieves tampil dominan sejak awal dan menutupnya dengan skor telak 13-1. Hasil ini memastikan Nongshim RedForce tersingkir dari turnamen, mengakhiri musim yang sebenarnya gemilang bagi mereka. Nongshim RedForce sebelumnya sukses menjuarai VALORANT Masters Santiago 2026 dan menjadi runner-up VCT Pacific Stage 2.

Sementara itu, duel antar sesama wakil Pacific terjadi antara Paper Rex dan T1. T1 memulai pertandingan dengan percaya diri, memenangkan peta pertama Lotus 13-7. Paper Rex membalas di peta pilihan mereka, Ascent, dengan kemenangan 13-6. Pertarungan kemudian berlanjut ke peta penentu, Summit. Paper Rex semakun unggul jauh 10-3, namun T1 secara luar biasa mampu membalikkan keadaan dan menang 13-11. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Paper Rex, yang selama ini dianggap sebagai salah satu tim terkuat. Musim 2026 bagi mereka berakhir mengecewakan, hanya mampu finis di posisi 7-8 di VCT Champions 2026.

LOUD Semakin Percaya Diri

Di sisi lain, LOUD sukses melaju ke semifinal setelah mengalahkan Paper Rex di babak playoff sebelumnya. Kemenangan 2-0 ini menjadi bukti kekuatan tim asal Brasil tersebut. Salah satu pemain kunci LOUD, Lucca “lukxo” Travaioli, berbicara tentang perjalanan timnya. Bagi lukxo, ini adalah turnamen internasional pertamanya dan ia langsung berhasil menembus semifinal. “Saya tidak akan pernah berhenti menjadi agresif. Itu gaya bermain saya,” ujar lukxo dalam wawancara usai pertandingan.

Lukxo juga menekankan pentingnya kepercayaan diri tim. “Kami percaya bisa membalikkan keadaan, bahkan ketika tertinggal di babak pertama,” tambahnya. Kunci sukses LOUD lainnya adalah adaptasi cepat. Setelah kalah dari Vitality, mereka belajar bahwa tim EMEA memiliki tempo permainan yang lebih lambat. Hal ini menjadi pelajaran berharga yang mereka terapkan saat melawan Paper Rex. Disiplin di luar game, seperti menjaga pola tidur dan rutin berolahraga, juga diakui lukxo sebagai faktor penting dalam konsistensi performanya, terutama saat menggunakan Chamber dengan Operator.

Nasib Paper Rex dan Nongshim RedForce

Tersingkirnya dua tim Pacific ini menyisakan satu wakil Pacific di VCT Champions 2026, yaitu T1 yang masih berjuang dari lower bracket. Bagi Paper Rex, hasil ini menjadi akhir yang pahit setelah serangkaian prestasi gemilang di tahun-tahun sebelumnya. Masa depan roster Paper Rex juga masih belum jelas, karena kontrak beberapa pemain bintang mereka seperti something, d4v41, Jinggg, dan f0rsakeN akan habis pada 2026.

Kesimpulan

VCT Champions 2026 di Shanghai terus menghadirkan pertandingan-pertandingan menegangkan dan kejutan. Tersingkirnya Nongshim RedForce dan Paper Rex membuktikan bahwa tidak ada tim yang aman di turnamen sebesar ini. LOUD kini melaju dengan percaya diri ke semifinal, sementara T1 masih berjuang untuk menjaga asa. Siapa yang akan keluar sebagai juara VCT Champions 2026? Jawabannya akan segera diketahui dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Exit mobile version