FaktaHari – 10 Oktober 2026 | Persib Bandung sukses mencuri perhatian publik sepak bola Asia Tenggara setelah meraih kemenangan dramatis atas Port FC dalam laga perdana ASEAN Club Championship 2026/2027. Pertandingan persib vs port fc yang berlangsung di Stadion Thammasat, Pathum Thani, Thailand, pada Kamis (8/10/2026) malam WIB, berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan Maung Bandung. Kemenangan ini terasa semakin manis karena diraih di kandang lawan dan menjadi pukulan telak bagi sepak bola Thailand yang baru saja kehilangan gelar di tingkat timnas.
Port FC sempat unggul lebih dulu melalui penalti Jude Soonsup-Bell pada menit ke-66. Gol tersebut membuat publik tuan rumah optimistis timnya akan meraih kemenangan perdana di kompetisi ini. Namun, Persib Bandung menunjukkan mental juara dengan bangkit di penghujung laga. Dalam tempo kurang dari 10 menit, Persib berhasil membalikkan keadaan. Mariano Peralta mencetak gol penyama pada menit ke-87, disusul gol Berguinho pada menit ke-90+4, dan Luka Menalo memastikan kemenangan pada menit ke-90+6. Comeback luar biasa ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.
Pelatih Persib, Igor Tolic, dalam konferensi pers usai pertandingan, memuji kecerdasan para pemainnya dalam membaca situasi. Menurutnya, kunci keberhasilan persib vs port fc adalah kemampuan tim beradaptasi dengan cepat dan mengubah sistem permainan saat tertinggal. “Kami memiliki sekelompok pemain yang sangat cerdas. Mereka mampu memanfaatkan ruang dan menempatkan diri di posisi yang tepat. Motivasi pemain meningkat drastis saat menghadapi rintangan,” ujar Tolic. Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa Persib bukan sekadar tim yang mengandalkan fisik, tetapi juga bermain dengan taktik yang matang.
Kemenangan persib vs port fc ini memiliki makna lebih dalam bagi publik Indonesia. Pasalnya, Port FC dikenal sebagai klub penyumbang pemain terbanyak untuk Timnas Thailand. Tidak kurang dari delapan pemain Port FC yang membela Gajah Perang, termasuk nama-nama seperti Manuel Bihr, Seksan Ratree, dan Jude Soonsup-Bell. Kekalahan ini seolah menjadi tamparan beruntun bagi Thailand setelah Timnas Indonesia menaklukkan mereka di final FIFA ASEAN Cup 2026 beberapa hari sebelumnya. Kapten Persib, Marc Klok, menyebut kemenangan ini sebagai persembahan manis untuk Indonesia. “Ini kemenangan masif bagi Indonesia, bagi Persib sebagai klub, bagi skuad, dan tentunya untuk kepercayaan diri kami,” tegas Klok.
Luka Menalo, yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, mengungkapkan rahasia di balik kebangkitan tim. Menurutnya, semangat juang dan kekompakan tanpa ego menjadi pondasi utama. “Kami semua berjuang seperti keluarga dan bekerja sebagai tim sejati. Semua pemain yang masuk dari bangku cadangan memberikan yang terbaik dan mengubah jalannya laga,” ujar pemain asal Bosnia itu. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia mulai mampu bersaing secara konsisten dengan klub-klub Thailand, yang sebelumnya kerap mendominasi. Sehari sebelumnya, Borneo FC juga sukses menahan imbang jawara Thai League, Buriram United, dengan skor 0-0.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persib untuk melaju ke babak selanjutnya. Persib kini duduk di puncak klasemen sementara Grup B bersama Johor Darul Ta’zim. Pertandingan persib vs port fc ini juga menjadi bukti bahwa era kejayaan Thailand di sepak bola Asia Tenggara mulai tergeser. Dengan semangat dan strategi yang tepat, klub-klub Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit dan bahkan meraih kemenangan di kandang lawan. Publik sepak bola Indonesia pun berharap tren positif ini terus berlanjut di pertandingan-pertandingan berikutnya.











