FaktaHari – 09 Oktober 2026 | PSPS Pekanbaru harus bersiap menghadapi tantangan berat di ajang League Cup 2026/2027. Hasil drawing yang digelar Rabu (7/10) menempatkan Asykar Bertuah di Grup B Zona Barat 1, bersama Semen Padang FC dan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Kepastian ini menjadi pukulan telak bagi skuad kebanggaan Riau, karena dua lawan tersebut dikenal memiliki kekuatan kompetitif yang tinggi. Dengan format kompetisi yang hanya menyisakan satu tiket lolos ke babak knockout, setiap pertandingan menjadi penentu nasib PSPS Pekanbaru.
PSPS Pekanbaru sebelumnya berada di Pot 3 bersama Persiraja Banda Aceh dan PSMS Medan. Namun, hasil undian justru mempertemukan mereka dengan Semen Padang FC yang berasal dari Pot 2, serta Bhayangkara Presisi Lampung FC yang juga berasal dari Pot 3. Pertemuan dengan Semen Padang bukanlah hal baru, karena kedua tim sudah saling berhadapan di Pegadaian Championship 2026/2027. Dalam pertemuan sebelumnya, PSPS Pekanbaru berhasil mengalahkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0, namun hal itu tidak menjamin kemenangan di League Cup.
Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi ancaman serius lainnya. Tim asal Lampung ini memiliki rekor impresif di kompetisi sebelumnya dan siap memberikan perlawanan sengit. Sekretaris Klub PSPS Pekanbaru, Muhammad Teza Taufik, menegaskan bahwa hasil drawing ini menjadi bagian penting dalam persiapan tim. “Kami harus fokus dan mempersiapkan strategi terbaik untuk menghadapi dua lawan tangguh ini. Setiap pertandingan adalah final bagi kami,” ujarnya.
Tekanan semakin bertambah mengingat posisi PSPS Pekanbaru di klasemen sementara Pegadaian Championship 2026/2027 Grup A. Setelah sempat naik ke peringkat kedua, Asykar Bertuah harus turun ke posisi ketiga setelah PSIS Semarang mendapatkan kemenangan walkover (WO) atas Persiku Kudus. Dengan koleksi 9 poin dari empat pertandingan, PSPS Pekanbaru hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen PSMS Medan. Persaingan ketat di Grup A membuat tim harus membagi konsentrasi antara kompetisi reguler dan League Cup.
Modal positif datang dari tiga kemenangan beruntun yang diraih PSPS Pekanbaru setelah kekalahan di laga perdana. Tim besutan Akhyar Ilyas berhasil mengalahkan Persiraja Banda Aceh, Sumsel United, dan Semen Padang FC. Namun, catatan tiga clean sheet beruntun yang dimiliki PSMS Medan menjadi peringatan bagi lini depan PSPS Pekanbaru. PSMS sendiri akan menjadi lawan selanjutnya di pekan kelima Pegadaian Championship, dan PSPS Pekanbaru harus waspada terhadap serangan balik cepat lawan.
Dengan jadwal yang padat, manajemen PSPS Pekanbaru dituntut untuk menjaga kebugaran pemain dan merotasi skuad secara bijak. Kedalaman tim menjadi kunci untuk bisa bersaing di dua kompetisi sekaligus. Dukungan penuh dari suporter setia Asykar Bertuah di Stadion Kaharuddin Nasution diharapkan menjadi energi tambahan bagi tim.
Kesimpulannya, perjalanan PSPS Pekanbaru di League Cup 2026/2027 tidak akan mudah. Dua lawan tangguh di Grup B dan tekanan dari kompetisi reguler membuat setiap langkah harus diperhitungkan. Namun, dengan semangat juang dan persiapan matang, PSPS Pekanbaru masih memiliki peluang untuk mewujudkan mimpi melaju ke babak knockout. Kini, semua mata tertuju pada performa Asykar Bertuah dalam menghadapi dua laga hidup mati tersebut.
