Era Baru Lakers: Luka Doncic Jadi Pusat Segala Keputusan Tim, Buktikan Diri di Preseason

Era Baru Lakers: Luka Doncic Jadi Pusat Segala Keputusan Tim, Buktikan Diri di Preseason
Era Baru Lakers: Luka Doncic Jadi Pusat Segala Keputusan Tim, Buktikan Diri di Preseason

FaktaHari – 09 Oktober 2026 | LOS ANGELES — Era baru Los Angeles Lakers telah dimulai. Setelah kepergian LeBron James, tim ungu-emas resmi menjadikan Luka Doncic sebagai bintang utama. Tidak hanya di atas lapangan, pengaruh Doncic bahkan meluas hingga ke ruang rapat front office. Dalam wawancara eksklusif dengan Sports Illustrated, Doncic mengungkapkan bahwa ia dilibatkan dalam hampir setiap keputusan besar tim selama offseason.

“Probably everything,” ujar Doncic ketika ditanya seberapa besar perannya dalam pengambilan keputusan. Pernyataan ini menegaskan bahwa Lakers kini sepenuhnya dibangun di sekeliling sang playmaker asal Slovenia.

Setelah kepergian James, Lakers langsung bergerak cepat. Mereka membersihkan $52 juta dalam ruang cap, lalu mendatangkan pemain-pemain seperti Quentin Grimes, Sandro Mamukelashvili, Collin Sexton, dan Walker Kessler. Langkah ini menunjukkan bahwa Lakers tidak hanya ingin kompetitif, tetapi juga ingin membangun tim yang sempurna untuk Doncic.

“Kami punya tim yang hebat. Menurut saya, kami sangat dalam, yang penting terutama saat memasuki playoff. Beberapa pemain pernah saya lawan, tapi saya tidak kenal mereka secara pribadi. Saya benar-benar terkesan dengan semua orang,” tambah Doncic.

Preseason: Doncic dan Reaves Tunjukkan Chemistry

Pada laga preseason ketiga melawan Sacramento Kings di Crypto.com Arena, Kamis malam (8/10), Doncic dan Austin Reaves untuk pertama kalinya bermain bersama. Keduanya langsung menunjukkan chemistry yang kuat. Pada permainan pertama, Reaves mengirim umpan kepada Doncic yang memotong ke arah ring dan mencetak angka sambil dilanggar.

Doncic tampil selama 25 menit, mencetak 23 poin (6/16 FG), 3 rebound, dan 3 assist. Ia juga sempat melesakkan trik tiga angka dari jarak 31 kaki—sejauh logo—dengan satu kaki. Aksi spektakuler ini membuat penonton bergemuruh. Namun, momen kontroversial terjadi saat Doncic mendapat technical foul pada kuarter ketiga.

Reaves, yang baru pertama kali bermain di preseason, mencatat 8 poin, 6 rebound, dan 8 assist dalam 25 menit. Meski masih sedikit karatan, Reaves menunjukkan bahwa ia adalah mitra ideal bagi Doncic di lini belakang.

“Dia pemain yang sangat cerdas. Kami saling melengkapi,” ujar Reaves usai pertandingan.

Sandro Mamukelashvili: Bintang Tak Terduga di Bangku Cadangan

Salah satu kejutan terbesar di preseason adalah penampilan Sandro Mamukelashvili. Pemain setinggi 6’9″ ini mencetak 19 poin, 3 rebound, 4 assist, 1 steal, dan 1 blok dalam 21 menit. Ia bahkan melakukan stepback three-pointer yang memukau.

Mamukelashvili, yang baru saja menandatangani kontrak empat tahun senilai $52 juta, dianggap sebagai kandidat kuat untuk menjadi center cadangan setelah Walker Kessler pulih dari cedera jari. Pelatih JJ Redick sempat memberikan menit bermain kepada Kevon Looney, tetapi performa Mamukelashvili jelas lebih unggul.

“Ia bisa mendorong bola dalam transisi, menciptakan peluang dari atas, dan bahkan melakukan drive-and-kick. Ia memberi kami dimensi baru,” puji Redick.

Lakers menang 114-110 atas Kings. Jake LaRavia menambahkan 17 poin, sementara Precious Achiuwa menjadi pencetak angka terbanyak untuk Kings dengan 18 poin.

Kesimpulan

Musim 2026-27 menjadi titik balik bagi Lakers. Dengan Doncic sebagai poros utama dan dukungan pemain seperti Reaves, Mamukelashvili, serta Kessler yang akan segera kembali, Lakers memiliki fondasi yang kokoh untuk bersaing di papan atas Wilayah Barat. Jika chemistry terus terjalin dan semua pemain sehat, bukan tidak mungkin Lakers akan kembali ke panggung final NBA.

Exit mobile version