Milos Kerkez Jadi Musuh Ukraina, Ribut di Lapangan Berujung Ancaman Pembunuhan

Milos Kerkez Jadi Musuh Ukraina, Ribut di Lapangan Berujung Ancaman Pembunuhan
Milos Kerkez Jadi Musuh Ukraina, Ribut di Lapangan Berujung Ancaman Pembunuhan

FaktaHari – 08 Oktober 2026 | Pertandingan sengit antara Ukraina vs Hongaria di ajang UEFA Nations League pada 25 September lalu tidak hanya menyisakan drama di lapangan, tetapi juga memicu kontroversi politik yang melibatkan bek Liverpool, Milos Kerkez. Insiden yang diawali perselisihan antara kapten Hongaria, Dominik Szoboszlai, dengan pemain Ukraina, Victor Tsygankov, berujung pada aksi Kerkez yang menarik kerah Tsygankov. Kejadian ini kemudian berkembang menjadi masalah besar setelah ayah Kerkez, Sebastijan, mengunggah foto insiden tersebut di Instagram Story dengan iringan lagu pro-Rusia.

Akibat unggahan tersebut, nama Milos Kerkez dan sang ayah masuk dalam basis data Myrotvorets, sebuah situs yang memuat daftar individu yang dianggap sebagai ‘musuh Ukraina’. Meskipun situs tersebut tidak berafiliasi dengan pemerintah Ukraina, daftar hitam ini memicu kecaman dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Hongaria, Anita Orban. Ia mengecam stigmatisasi dan potensi ancaman terhadap Kerkez serta anggota parlemen Hongaria, Balazs Hidveghi, yang juga tercantum dalam daftar tersebut.

Ketegangan antara Ukraina vs Hongaria tidak hanya berhenti di ranah politik. Dalam pertandingan kedua yang digelar di Trnava, Slovakia, pada 6 Oktober 2026, kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin dan berjuang untuk memperbaiki posisi di Grup B2. Ukraina datang dengan misi mempertahankan keunggulan setelah menang 1-0 pada pertemuan pertama, sementara Hongaria berambisi membalas kekalahan tersebut. Absennya beberapa pemain kunci Ukraina, seperti Danylo Sikan dan Mykola Matviyenko karena akumulasi kartu kuning, menjadi tantangan tersendiri bagi tim asuhan Andrea Maldera.

Di luar lapangan, hubungan diplomatik antara Ukraina vs Hongaria juga diwarnai isu aksesi Uni Eropa. Hongaria yang sebelumnya kerap memveto negosiasi aksesi Ukraina ke Uni Eropa, kini dilaporkan akan mencabut veto tersebut setelah parlemen Ukraina mengesahkan undang-undang yang memperluas hak pendidikan bagi minoritas Hongaria di Transkarpatia. Langkah ini dianggap sebagai upaya meredakan ketegangan bilateral yang sudah berlangsung lama.

Sementara itu, Milos Kerkez kembali menjadi sorotan setelah ia memutuskan untuk tidak mendukung tim nasional Hongaria dalam pertandingan melawan Ukraina, melainkan hadir di sebuah pertandingan amatir di Serbia, kampung halamannya. Keputusan ini memicu kemarahan suporter Hongaria yang bahkan sampai mengancam akan membunuh pemain berusia 22 tahun tersebut. Ancaman tersebut dilaporkan oleh sejumlah media Hongaria, menambah panjang daftar masalah yang dihadapi Kerkez pasca-insiden dengan Ukraina.

Pertandingan Ukraina vs Hongaria di Nations League kali ini menjadi lebih dari sekadar duel sepak bola. Ia menjelma menjadi cerminan kompleksitas hubungan kedua negara yang dipenuhi oleh sejarah, politik, dan identitas. Meski di atas kertas kedua tim sama-sama kuat, hasil akhir akan ditentukan oleh siapa yang mampu mengelola tekanan di luar lapangan dengan lebih baik.

Kesimpulannya, rivalitas Ukraina vs Hongaria telah melampaui batas-batas olahraga. Dari insiden lapangan hingga ancaman pembunuhan, dari daftar hitam hingga negosiasi Uni Eropa, semua elemen ini menunjukkan bahwa sepak bola kerap menjadi panggung bagi dinamika politik yang lebih besar. Ke depannya, diperlukan upaya bersama dari semua pihak untuk memisahkan kembali gairah olahraga dari kepentingan politik yang berpotensi merusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *