FaktaHari – 07 Oktober 2026 | JAKARTA – Euforia kemenangan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terasa hingga saat ini. Kemenangan dramatis atas Thailand melalui adu penalti (4-2) setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga memicu pernyataan emosional dari salah satu pilar pertahanan Garuda, Justin Hubner. Pemain berusia 23 tahun itu meluapkan kemarahannya kepada oknum yang diduga telah melontarkan kebencian dan ancaman kepada keluarganya.
Dalam unggahan di media sosial pribadinya, Justin Hubner dengan tegas menyatakan bahwa kemenangan ini sangat personal. “Turnamen ini sangat personal, bagi mereka yang melontarkan kebencian kepada istri, putri, dan keluarga saya, serta mengirimkan ancaman pembunuhan kepada mereka. Inilah yang terjadi jika kalian membuat El Preman marah,” tulisnya. Pernyataan ini sontak menjadi viral dan mendapat dukungan luas dari netizen yang mengapresiasi perjuangannya di lapangan.
Di sisi lain, sang istri, aktris Jennifer Coppen, menyambut kemenangan suaminya dengan suka cita. Ia mengaku siap memenuhi permintaan Justin Hubner untuk memasak berbagai hidangan favoritnya. “Suami saya mau ayam goreng, martabak, mau bakso, nasi padang, saya masakin semuanya,” ujar Jennifer di kawasan GBK Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/10) malam. Ia bahkan berjanji akan memberikan pelayanan penuh untuk suaminya yang telah berjuang keras bersama Timnas Indonesia.
Momen kebersamaan keluarga turut mewarnai pesta juara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Putri semata wayang Jennifer dan mendiang Dali Wassink, Kamari Sky Wassink, tampil menggemaskan dengan jersey Timnas Indonesia bernomor punggung mendiang ayahnya. Kehadiran balita tersebut langsung menyedot perhatian, terutama saat Justin Hubner menggendongnya berkeliling lapangan untuk ikut merayakan kemenangan. Kamari juga terlihat berjoget ria bersama Justin dan Rizky Ridho, menambah semarak suasana.
Kemenangan ini memutus dahaga gelar Timnas Indonesia selama 35 tahun sejak terakhir kali menjuarai turnamen Asia Tenggara di Asian Games 1991. Thailand, yang dijuluki ‘raja’ sepak bola Asia Tenggara dengan 7 trofi Piala AFF, harus mengakui keunggulan Garuda. Justin Hubner pun tak segan melontarkan tantangan, “Kepada semua negara ini, hargai nama ini, ya (Indonesia). Hey kalian semua, kamilah raja sesungguhnya. Kalian terlalu banyak bicara. Kamilah raja sesungguhnya. Indonesia!” serunya usai laga.
Kiper Emil Audero, yang menjadi pahlawan dengan menepis penalti terakhir Thailand, turut menyampaikan terima kasih kepada para suporter. “Untuk semua fans Garuda. Thank you. Terima kasih. Ini malam yang gila dan sekali lagi, kami mengapresiasi dukungan anda. Ayoo!” ucap pria asal Lombok itu.
Kemenangan ini bukan sekadar trofi, melainkan bukti mentalitas juara yang dimiliki skuad Garuda. Justin Hubner, dengan segala kontribusinya di lini belakang, satu gol, dan satu assist sepanjang turnamen, menjadi simbol perlawanan terhadap segala bentuk intimidasi. Kini, Indonesia bangga memiliki ‘El Preman’ yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga berani bicara untuk melindungi keluarganya.
