FaktaHari – 07 Oktober 2026 | Jakarta – Sejarah baru terukir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin, 5 Oktober 2026 malam. Tim Nasional Indonesia berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor indonesia vs thailand 4-2, setelah bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu. Kemenangan ini menjadi trofi internasional pertama Indonesia di luar ajang SEA Games dan disambut euforia luar biasa dari seluruh rakyat Indonesia.
Laga final yang berlangsung dramatis ini sempat membuat jutaan pasang mata tegang. Skor indonesia vs thailand berubah beberapa kali sepanjang pertandingan. Indonesia unggul lebih dulu melalui gol Dean James pada menit ke-84, namun Thailand membalas tiga menit kemudian lewat Iklas Sanron. Babak pertama berakhir tanpa gol, dan ketegangan terus berlanjut hingga babak tambahan waktu.
Di babak perpanjangan waktu, Thailand yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-80 setelah Nicholas Mickelson mendapat kartu kuning kedua, justru mampu unggul melalui gol Peeradol Chamraratsame pada menit ke-111. Namun, semangat juang Garuda tidak padam. Elkan Baggott menjadi pahlawan dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-114, memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti. Skor indonesia vs thailand akhirnya ditentukan dari titik putih.
Dalam babak adu penalti, Indonesia tampil sempurna. Empat eksekutor Indonesia—Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama—sukses menjalankan tugasnya. Sementara itu, dua pemain Thailand, Sarach Yooyen dan Nattaphon Sayriya, gagal mencetak gol. Tendangan Sarach membentur tiang, sedangkan sepakan Sayriya berhasil ditepis kiper Emil Audero. Dengan demikian, skor indonesia vs thailand menjadi 4-2 untuk kemenangan Indonesia.
Presiden RI Prabowo Subianto yang hadir langsung di SUGBK menyebut kemenangan ini sebagai momen bersejarah. “Ini adalah kebanggaan dan contoh semangat pantang menyerah. Ini mungkin pertama kalinya dalam sejarah kita memenangkan pertandingan FIFA internasional,” ujar Prabowo usai pertandingan. Ia juga menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjuangan para pemain yang tidak menyerah hingga detik terakhir.
Momen unik juga datang dari penyanyi asal Thailand yang berkarier di Indonesia, Jirayut. Sebelum pertandingan, ia sempat bercanda bingung harus mendukung tim mana. Saat final, ia hadir di stadion dengan mengenakan jersey setengah Indonesia-Thailand. Setelah Indonesia menang, ia mengunggah candaan di media sosial, “Alhamdulillah aku gak jadi diusirrr,” yang langsung ramai dikomentari netizen dengan guyonan khas, seperti “Aman lu yut, gak jadi dipaketin ke DC Cakung.”
Menariknya, media Thailand justru memberikan apresiasi tinggi kepada timnas mereka meski kalah. Koran-koran seperti Daily News, Matichon, dan Thairath menyoroti mentalitas luar biasa anak asuh Anthony Hudson yang tetap spartan meski bermain dengan 10 orang sejak menit ke-80. Pelatih Thailand, Anthony Hudson, membela pemainnya Sarach Yooyen yang gagal penalti, dengan mengatakan bahwa kondisi fisik para pemain sudah terkuras habis setelah bertarung 120 menit.
Kemenangan ini juga mengakhiri puasa kemenangan Indonesia atas Thailand selama hampir satu dekade. Terakhir kali Indonesia mengalahkan Thailand adalah pada 14 Desember 2016 di leg pertama final AFF Suzuki Cup. Kini, dengan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di tangan, Indonesia membuktikan diri sebagai kekuatan baru sepak bola Asia Tenggara.
Setelah pertandingan, Presiden Prabowo bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi kepada kapten tim Indonesia, Kevin Diks, dalam seremoni penutupan yang megah. Trofi tersebut menjadi simbol kebangkitan sepak bola Indonesia di kancah internasional.
