Penalti Rasmus Hojlund Tenggelamkan Wales di Nations League, Bellamy Sesali Jadwal Baru

Penalti Rasmus Hojlund Tenggelamkan Wales di Nations League, Bellamy Sesali Jadwal Baru
Penalti Rasmus Hojlund Tenggelamkan Wales di Nations League, Bellamy Sesali Jadwal Baru

FaktaHari – 06 Oktober 2026 | Laga wales vs denmark di Cardiff City Stadium pada Minggu malam (4/10/2026) berakhir dengan kekecewaan bagi tuan rumah. Tim asuhan Craig Bellamy harus mengakui keunggulan Denmark 1-0 setelah penalti Rasmus Hojlund pada babak kedua memastikan tiga poin bagi tim tamu. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Wales yang tengah berjuang di Grup A4 UEFA Nations League, sekaligus memunculkan kritik terhadap jadwal pertandingan internasional yang baru.

Pertandingan wales vs denmark berjalan sengit sejak menit awal. Denmark tampil lebih dominan dengan penguasaan bola dan peluang berbahaya, meski harus kehilangan kapten Pierre-Emile Hojbjerg karena cedera di awal laga. Wales, yang dilanda badai cedera, berusaha bertahan dengan gigih. Namun, momen kritis terjadi pada menit ke-65 ketika kiper Danny Ward melakukan kesalahan fatal. Umpan cerobohnya di dalam kotak penalti jatuh ke kaki Gustav Isaksen, dan Ward pun menjatuhkan gelandang Denmark itu dalam upaya memperbaiki kesalahan. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Hojlund, penyerang Manchester United, maju sebagai eksekutor dan dengan tenang mengecoh Ward untuk membawa Denmark unggul.

Gol tersebut menjadi penentu dalam laga wales vs denmark. Wales nyaris tidak mampu menciptakan peluang berarti. Satu-satunya kesempatan emas datang dari Brennan Johnson yang melepaskan half-volley dari sudut sempit, namun bola melambung di atas mistar gawang. Di sisi lain, Denmark terus mengancam melalui Andreas Skov Olsen yang nyaris memberi umpan matang kepada Hojlund. Kiper Ward, meski melakukan kesalahan, sempat melakukan dua penyelamatan gemilang yang mencegah kekalahan lebih besar.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Wales dalam empat pertandingan yang dimainkan dalam rentang 10 hari, bagian dari jendela internasional baru yang diperpanjang. Pelatih Craig Bellamy secara terbuka mengkritik jadwal tersebut. “Secara fisik, saya sangat setuju dengan mereka yang tidak menyukai jendela baru ini. Ini tidak masuk akal. Empat pertandingan di level seperti ini… bagi negara-negara besar, kami tahu siapa mereka karena saya ada di ruangan saat mereka semua memilihnya. Saya salah satu yang tidak memilih, karena kami tahu ini sangat merugikan kami,” ujar Bellamy kepada BBC Sport.

Wales memasuki laga ini tanpa sejumlah pemain kunci. Kiper utama Karl Darlow, duet bek tengah Joe Rodon dan Dylan Lawlor, serta gelandang serang Harry Wilson absen total. David Brooks juga harus menepi setelah tampil dalam kekalahan pembuka melawan Portugal. Situasi ini membuat Bellamy harus merotasi skuad yang kelelahan. “Empat pertandingan dalam 10 hari adalah tantangan berat,” tambah Bellamy. “Kami kehilangan momentum setelah kemenangan atas Norwegia, dan melawan tim sekelas Denmark, kesalahan kecil menjadi pembeda.”

Bek Connor Roberts, yang mendapat sorotan karena kesulitan menghadapi sayap Denmark, mengakui performa tim di bawah standar. “Kami tahu mereka tim bagus, tapi kami seharusnya bisa lebih baik. Kesalahan individu menghancurkan kami,” katanya. Sementara itu, Denmark naik ke peringkat kedua klasemen Grup A4 dengan enam poin, sementara Wales turun ke dasar klasemen setelah Norwegia kalah dari Portugal.

Kekalahan dalam wales vs denmark ini menjadi tamparan keras bagi ambisi Wales untuk bersaing di Nations League. Dengan dua pertandingan tersisa, Bellamy berharap skuadnya bisa pulih dan belajar dari kesalahan. “Kami harus bangkit. Ini bukan akhir dari segalanya, tapi kami perlu perbaikan besar,” pungkasnya. Laga ini juga menjadi pengingat bahwa jadwal padat dapat menjadi bumerang bagi tim dengan kedalaman skuad terbatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *