RRQ Akhirnya Menang El Clasico, Tapi Lampu Merah Masih Menyala di Klasemen MPL ID S18

RRQ Akhirnya Menang El Clasico, Tapi Lampu Merah Masih Menyala di Klasemen MPL ID S18
RRQ Akhirnya Menang El Clasico, Tapi Lampu Merah Masih Menyala di Klasemen MPL ID S18

FaktaHari – 06 Oktober 2026 | Pekan ketujuh babak Regular Season MPL Indonesia Season 18 (MPL ID S18) baru saja berakhir dengan menyajikan drama dan kejutan yang mengguncang papan klasemen. Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan RRQ Hoshi, sang Raja dari Segala Raja, yang akhirnya memutus rekor kekalahan beruntun mereka sejak pekan keempat. Kemenangan manis itu diraih dalam laga panas El Clasico melawan rival abadi, EVOS, dengan skor 2-1. Namun, pertanyaan besarnya adalah: apakah kemenangan ini cukup untuk menyelamatkan langkah RRQ menuju babak Playoffs? Jawabannya, belum.

Pada pekan ketujuh MPL ID S18, RRQ Hoshi menjalani dua laga berat. Mereka terlebih dahulu harus menelan kekalahan tipis 1-2 dari Bigetron by Vitality pada hari Sabtu. Kekalahan tersebut sempat membuat RRQ terpuruk ke posisi juru kunci klasemen. Namun, semangat juang Alberttt dan kawan-kawan tidak padam. Di hari Minggu, mereka bangkit dan berhasil mengamankan kemenangan krusial 2-1 atas EVOS dalam laga derby klasik yang selalu dinantikan para penggemar esports Tanah Air. Kemenangan ini menjadi oase di tengah gurun kekeringan poin yang mereka alami.

Sayangnya, tambahan tiga poin dari kemenangan atas EVOS belum cukup membawa RRQ keluar dari zona merah. Hingga pekan ketujuh, RRQ Hoshi masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara MPL ID S18. Mereka hanya naik satu tingkat dari posisi kesembilan. Dengan catatan tiga kemenangan dan sembilan kekalahan dari 12 pertandingan, posisi RRQ masih sangat rawan. Mengingat babak Regular Season hanya menyisakan dua pekan lagi, atau empat pertandingan, peluang RRQ untuk menembus enam besar—batas aman menuju playoff—semakin menipis. Setiap laga ke depan sudah seperti hidup dan mati bagi Sang Raja.

Di luar drama RRQ, persaingan papan atas MPL ID S18 juga memanas. Kejutan besar datang dari tim papan bawah, Dewa United Esports, yang secara mengejutkan berhasil membantai pemuncak klasemen sementara, Team Liquid ID, dengan skor 2-1. Kekalahan ini membuat persaingan puncak sempat bergeser ketika Natus Vincere (NAVI) merebut posisi nomor satu setelah mengalahkan Alter Ego. Namun, Team Liquid ID tidak tinggal diam. Mereka langsung bereaksi cepat dengan tampil dominan dan melibas Alter Ego dua set langsung tanpa balas di pertandingan terakhir pekan ketujuh. Hasil ini mengantarkan Team Liquid ID kembali ke puncak klasemen dengan koleksi 10 kemenangan sekaligus memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke babak playoff MPL ID S18 di Surabaya.

Perubahan besar juga terjadi di papan tengah klasemen MPL ID S18. ONIC Esports berhasil naik ke peringkat kelima setelah menaklukkan NAVI dengan skor 2-1. Hasil ini membuat persaingan menuju playoff semakin sengit. ONIC, EVOS, dan Dewa United sama-sama mengoleksi lima poin kemenangan, sehingga satu kesalahan kecil pada pekan depan bisa berakibat fatal. Sementara itu, Bigetron by Vitalitas juga menjalani pekan yang positif dengan meraih dua kemenangan, termasuk atas RRQ, yang membuat mereka semakin kokoh di papan tengah.

Kesimpulannya, pekan ketujuh MPL ID S18 menjadi bukti bahwa kompetisi musim ini sangat ketat dan penuh kejutan. Kemenangan RRQ atas EVOS memang membangkitkan semangat para penggemar, namun realita klasemen masih menunjukkan lampu merah yang menyala terang. Sang Raja harus bekerja ekstra keras di sisa pertandingan jika ingin mempertahankan tradisi lolos ke playoff. Di sisi lain, dominasi Team Liquid ID yang telah mengunci tiket playoff menjadi ancaman serius bagi tim-tim lain. Sisa dua pekan ke depan akan menjadi panggung pertaruhan terakhir bagi tim-tim yang masih berjuang keluar dari zona merah dan mengamankan tempat di babak selanjutnya.

Exit mobile version