FaktaHari – 05 Oktober 2026 | Pertandingan india vs brasil di Salt Lake Stadium, Kolkata, Sabtu (3/10/2026) malam WIB, berakhir dengan kemenangan telak 4-0 untuk Timnas Brasil. Laga persahabatan FIFA Matchday ini menjadi panggung bagi Estêvão, Pedro, dan Samuel Lino yang masing-masing mencetak gol. Bagi India, kekalahan ini menjadi konsekuensi dari keputusan mereka menolak menjadi peserta tamu FIFA ASEAN Cup 2026 dan memilih menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia.
Sejak awal, india vs brasil berjalan sesuai prediksi. Brasil yang diasuh Carlo Ancelotti tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen. Meski demikian, India sempat memberikan perlawanan sengit di 15 menit pertama. Strategi bertahan rapat dan jebakan offside yang diterapkan pelatih India mampu membatasi ruang gerak Vinicius Jr. dan kawan-kawan. Bahkan, tuan rumah menciptakan beberapa peluang melalui serangan balik cepat, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang tersebut sia-sia.
Brasil akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-28. Estêvão, pemain muda Chelsea, menerima bola di sisi kanan, menusuk ke tengah, dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan kiper India, Gurpreet Singh Sandhu. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Brasil semakin nyaman menguasai lini tengah dan menggandakan keunggulan pada menit ke-42. Estêvão kembali berperan sebagai kreator dengan umpan terobosan yang membelah pertahanan India, diselesaikan dengan tenang oleh Pedro. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Ancelotti melakukan sejumlah perubahan, termasuk memasukkan Samuel Lino dan menyegarkan lini serang. Keputusan itu langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-58, Lino menerima umpan dari Pedro dan melepaskan tembakan kaki kanan yang bersarang di pojok bawah gawang India. Gol tersebut menjadi gol pertamanya untuk Timnas Brasil. India sempat mencoba bangkit dan menciptakan kemelut di kotak penalti Brasil melalui Ryan Williams, tetapi pertahanan Selecao tetap kokoh.
Pada masa injury time, tepatnya menit ke-95, Samuel Lino kembali mencatatkan namanya di papan skor. Winger Flamengo berusia 26 tahun itu melewati dua pemain bertahan India sebelum melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 4-0. Kemenangan ini menutup rangkaian tur Brasil dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang, setelah sebelumnya mengalahkan Australia 4-2 dan bermain imbang 1-1.
Bagi India, kekalahan dari Brasil menjadi pelajaran berharga. Keputusan menolak tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 demi menghadapi Brasil memang berisiko, namun memberikan pengalaman berharga bagi para pemain. Pelatih India mengakui bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir dan konsistensi bertahan. Sementara itu, Ancelotti menyatakan puas dengan performa timnya, khususnya kontribusi pemain muda seperti Estêvão dan Samuel Lino.
Dengan hasil ini, india vs brasil menegaskan perbedaan kelas antara kedua tim. Brasil tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia, sementara India masih harus berbenah jika ingin bersaing di level internasional. Laga india vs brasil juga menjadi bukti bahwa keputusan India untuk menguji kemampuan melawan tim peringkat atas dunia adalah langkah berani, meski harus dibayar dengan kekalahan telak.
Ke depan, India akan kembali berfokus pada pengembangan tim menjelang turnamen regional, sementara Brasil akan mempersiapkan diri untuk kompetisi resmi berikutnya. Pertandingan india vs brasil di Kolkata akan dikenang sebagai malam di mana bintang-bintang Brasil bersinar, dan India menyadari jarak yang masih harus ditempuh untuk bersaing di panggung global.











