FaktaHari – 03 Oktober 2026 | Dalam pertandingan sengit yang mempertemukan Malaysia vs Singapura pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia berhasil mengalahkan Singapura dengan skor telak 6-0 di Bandung, 1 Oktober 2026. Kekalahan ini memicu berbagai reaksi, terutama dari suporter Singapura yang merasa kecewa dan menilai ada kejanggalan dalam pertandingan tersebut.
Suporter Timnas Singapura melontarkan kritik keras terhadap tim kesayangan mereka setelah kekalahan terbesar dalam sejarah pertemuan kedua negara ini. Mereka menilai bahwa para pemain menyerah terlalu cepat setelah kebobolan gol ketiga, dan kesalahan kolektif yang dilakukan tim membuat mereka terlihat seperti tim amatir.
Pelatih Singapura, Gavin Lee, mengungkapkan bahwa suasana ruang ganti timnya diliputi emosi dan kekecewaan mendalam setelah pertandingan. Lee mengakui bahwa tensi emosi yang tinggi membuat tim pelatih menunda evaluasi untuk menghindari salah tafsir di antara anggota tim. Menurutnya, pertandingan tersebut adalah mimpi buruk bagi The Lions, yang akhirnya tersingkir dari turnamen.
Di sisi lain, meskipun Malaysia berhasil menang besar, mereka gagal melaju ke final karena kalah produktivitas gol dari Indonesia. Reaksi media sosial pun ramai dengan sindiran dari warga Singapura terhadap Malaysia, yang meskipun menang besar, tetap gagal mencapai partai puncak.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin, turut mendesak FIFA untuk menyelidiki dugaan pengaturan skor dalam pertandingan tersebut. Ia menilai skor 6-0 tersebut sarat kejanggalan dan mendukung PSSI untuk melaporkan masalah ini ke FIFA demi menjaga sportivitas.
Menurut Gavin Lee, salah satu alasan kekalahan telak tersebut adalah strategi Singapura yang terlalu terbuka dalam berusaha mengejar gol, sehingga Malaysia dengan mudah memanfaatkan celah di lini pertahanan Singapura. Namun, kemenangan besar Malaysia menjadi sia-sia setelah Indonesia mengunci tiket ke final dengan kemenangan 9-2 atas Bangladesh.
Dengan hasil ini, Indonesia akan menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, sementara Malaysia harus puas berlaga di partai perebutan tempat ketiga. Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim, terutama bagi Singapura yang harus segera berbenah jelang Piala Asia 2027.











