Janice Tjen Tersingkir dari China Open 2026, Fokus pada Duet Bersama Venus Williams

Janice Tjen
Janice Tjen

FaktaHari – 02 Oktober 2026 | Petenis Indonesia, Janice Tjen, harus mengakhiri perjalanannya di China Open 2026 setelah mengalami kekalahan pada babak kedua. Berlaga di lapangan keras Lotus, Beijing, Janice harus mengakui keunggulan petenis Rusia, Diana Shnaider, dengan skor 0-6, 4-6. Kekalahan ini terjadi pada Jumat, 2 Oktober 2026, dan menutup langkah Janice di turnamen WTA 1000 tersebut.

Dalam set pertama, Janice Tjen kesulitan mengembangkan permainannya dan tidak mampu merebut satu gim pun dari Shnaider. Namun pada set kedua, Janice tampil lebih kompetitif, meskipun akhirnya Shnaider tetap mempertahankan kendali permainan dan memastikan kemenangan dua set langsung. Hasil ini membuat Janice gagal melanjutkan kiprahnya di turnamen bergengsi tersebut.

Sebelum bertanding di China Open, Janice Tjen sebenarnya membawa catatan positif dengan empat kemenangan dari sembilan pertandingan terakhirnya. Ia sebelumnya mencatat kemenangan atas petenis papan atas seperti Leylah Fernandez dan Dayana Yastremska. Pada putaran pertama China Open, Janice berhasil menundukkan Anhelina Kalinina, yang menempati peringkat 50 dunia, melalui pertarungan tiga set dengan skor 2-6, 7-5, dan 6-4.

Meski harus terhenti di China Open, Janice Tjen sudah mempersiapkan langkah berikutnya. Ia dijadwalkan tampil di turnamen Shanghai Masters pekan depan, dimana ia akan berpasangan dengan legenda tenis, Venus Williams, di nomor ganda. Kolaborasi dengan Venus Williams menjadi peluang berharga bagi Janice untuk menunjukkan kemampuannya di panggung internasional.

Venus Williams, yang telah mengoleksi tujuh gelar Grand Slam sepanjang kariernya, akan menjadi pasangan Janice di Guangzhou Open 2026. Turnamen ini menjadi bagian dari comeback Venus di Asia setelah terakhir kali berlaga di Tianjin pada 2019. Dengan pengalaman dan prestasi Venus, duet ini tentu diharapkan dapat memberi hasil positif bagi Janice dalam meningkatkan performanya di turnamen mendatang.

Kekalahan di China Open menjadi bahan evaluasi bagi Janice Tjen untuk menambah konsistensi dan efektivitas dalam pertandingannya. Dengan fokus dan persiapan yang matang, Janice diharapkan dapat menunjukkan performa yang lebih baik di turnamen-turnamen selanjutnya.

Exit mobile version