FaktaHari – 05 Oktober 2026 | Irjen Totok Suharyanto menjadi sorotan publik setelah dipercaya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar). Sebagai salah satu tokoh penting di Kepolisian Negara Republik Indonesia, Totok Suharyanto dikenal atas dedikasinya dalam pemberantasan korupsi. Sebelum menjabat sebagai Kapolda Sulbar, ia memimpin Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, di mana ia berhasil menangani beberapa kasus besar yang melibatkan pejabat tinggi.
Dalam mutasi terbaru yang diumumkan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Totok Suharyanto menggantikan Irjen Adi Deriyan Jayamarta sebagai Kapolda Sulbar. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, yang dikeluarkan pada 2 Oktober 2026. Proses serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolri di Mabes Polri, Jakarta.
Selama bertugas di Kortastipidkor, Totok Suharyanto terlibat dalam penggeledahan besar-besaran di 12 lokasi berbeda. Salah satu penggeledahan yang paling mencolok terjadi di rumah mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Febrie Ardiansyah, di Sentul, Bogor. Di sana, ditemukan brankas berisi emas batangan seberat 74 kilogram dan mata uang asing dengan nilai total sekitar Rp 476 miliar. Kasus ini menjadi salah satu pencapaian besar yang berhasil diungkap oleh tim yang dipimpin Totok.
Selain itu, Totok juga memimpin penyidikan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang yang melibatkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang. Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, proses hukum terhadap Bupati Gowa masih berlanjut hingga saat ini.
Mutasi Irjen Totok Suharyanto ke Sulawesi Barat diharapkan dapat membawa angin segar bagi penegakan hukum di wilayah tersebut. Kapolda Sulbar yang baru ini diharapkan dapat melanjutkan program yang ada dan meningkatkan stabilitas keamanan di Sulawesi Barat. Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa rotasi seperti ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang kuat dalam penanganan kasus korupsi, Irjen Totok Suharyanto diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif di Polda Sulbar, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.
