FaktaHari – 26 Oktober 2026 | GoPay kembali memperluas layanan keuangannya dengan meluncurkan fitur investasi emas digital yang memungkinkan pengguna membeli dan menjual emas mulai dari Rp1.000. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi, namun masih terkendala akses dan modal. Fitur anyar ini diberi nama GoPay Investasi, dengan produk perdana GoPay Emas Digital by Treasury yang dikembangkan bersama PT Indonesia Logam Pratama. Layanan tersebut memungkinkan transaksi emas digital secara instan, aman, dan terjangkau, serta dilengkapi rekening investasi terpisah dari rekening transaksi harian untuk mendorong disiplin berinvestasi.
Direktur Bisnis Konsumen GoPay, Kelvin Timotius, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat. “Laporan Gold Demand Trends dari World Gold Council pada Juli 2026 menyatakan permintaan emas di Indonesia mencapai 15 ton di kuartal II 2026, naik 40% secara year-on-year. Namun riset kami pada kelompok usia 25–30 tahun menunjukkan hambatan seperti keterbatasan waktu ke gerai fisik, stok emas fisik yang terbatas, hingga risiko kehilangan atau pencurian,” ujarnya. GoPay pun hadir sebagai solusi digital yang memudahkan siapa pun memulai investasi emas tanpa harus keluar rumah.
Selain itu, riset MarkPlus 2026 terhadap 400 responden menempatkan QRIS sebagai fitur dompet digital yang paling sering digunakan. Dalam ekosistem pembayaran digital, GoPay menempati posisi kedua sebagai aplikasi yang paling sering digunakan untuk transaksi QRIS dengan pangsa 32,6 persen, setelah ShopeePay (40,5 persen) dan diikuti DANA (16,1 persen). Untuk merek dompet digital yang digunakan pada transaksi QRIS, GoPay berada di peringkat kedua dengan 35,5 persen, bersaing ketat dengan ShopeePay di 37,7 persen. Temuan ini menunjukkan bahwa GoPay tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransaksi sehari-hari.
Kemudahan dan kecepatan transaksi menjadi pertimbangan utama konsumen dalam memilih dompet digital, disusul jaringan merchant yang luas serta promosi dan cashback. GoPay juga memanfaatkan momen ini untuk memperkuat layanan investasi sebagai bagian dari gaya hidup digital. Dengan pembelian mulai Rp1.000, GoPay ingin meruntuhkan persepsi bahwa investasi emas membutuhkan modal besar. “Kami ingin mengubah persepsi tersebut dengan memberikan fleksibilitas pembelian emas digital mulai dari Rp1.000. Nominal ini memungkinkan siapa saja membangun kebiasaan menabung emas secara bertahap,” tambah Kelvin.
Dari sisi keamanan, setiap transaksi di aplikasi GoPay dilindungi sistem berlapis, termasuk verifikasi dua langkah (2FA) seperti PIN, OTP, dan autentikasi biometrik. Produk GoPay Emas Digital by Treasury telah terdaftar dan diawasi oleh Bappebti, sehingga keamanan dan legalitasnya terjamin. Layanan ini juga menjawab kebutuhan masyarakat akan fleksibilitas sumber dana dalam bertransaksi, seiring dengan meningkatnya penggunaan dompet digital untuk berbagai kebutuhan.
Kehadiran fitur investasi emas digital ini melengkapi ekosistem GoPay sebagai super app keuangan. Pengguna tidak hanya dapat melakukan pembayaran QRIS, transfer, dan pembelian produk digital, tetapi juga mulai berinvestasi dengan mudah. Langkah GoPay ini sekaligus mempertegas posisinya sebagai pemain utama di industri dompet digital Indonesia yang terus berinovasi mengikuti kebutuhan konsumen.
Dengan peluncuran ini, GoPay memberikan akses investasi emas yang lebih inklusif bagi masyarakat, terutama generasi muda. Modal terjangkau, proses instan, dan keamanan berlapis menjadi nilai tambah yang membuat emas digital semakin relevan di era digital. Ke depan, GoPay berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang memudahkan pengguna dalam mengelola keuangan mereka.











