Harga Pertamax Tetap Rp15.950 per Liter, Simak Daftar Lengkap BBM Hari Ini 16 Oktober 2026

Harga Pertamax Tetap Rp15.950 per Liter, Simak Daftar Lengkap BBM Hari Ini 16 Oktober 2026
Harga Pertamax Tetap Rp15.950 per Liter, Simak Daftar Lengkap BBM Hari Ini 16 Oktober 2026

FaktaHari – 16 Oktober 2026 | Harga pertamax hari ini, Jumat (16/10/2026), masih bertahan di level Rp15.950 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak mengubah harga jual eceran bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi maupun subsidi pada periode ini. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi masyarakat dan pergerakan harga minyak dunia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa harga BBM nonsubsidi masih sama dengan periode sebelumnya. “Untuk BBM Subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga tetap sampai dengan akhir tahun 2026. Adapun untuk BBM Non Subsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya,” ujarnya.

Selain Pertamax, harga Pertamax Green 95 juga tidak berubah, yaitu Rp19.150 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo dibanderol Rp19.600 per liter. Untuk BBM diesel nonsubsidi, Dexlite masih dijual Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Harga pertamax ini berlaku di wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta.

BBM bersubsidi juga tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar (Solar Subsidi) Rp6.800 per liter. Kebijakan ini berlaku sejak 1 Oktober 2026 dan akan bertahan hingga akhir tahun.

SPBU swasta seperti BP-AKR, Shell, dan Vivo juga mempertahankan harga jual produk mereka. Shell V-Power Diesel masih dibanderol Rp25.420 per liter, sedangkan Vivo Revvo 92 dijual Rp16.130 per liter. Secara umum, harga BBM swasta untuk RON 92 berada di kisaran Rp16.130 per liter, sedikit lebih mahal dibandingkan harga pertamax.

Pergerakan harga minyak dunia turut mempengaruhi kebijakan harga BBM dalam negeri. Pada perdagangan Rabu (15/10/2026), harga minyak Brent turun 0,32 persen menjadi USD 62,54 per barel, sementara WTI melemah 0,36 persen ke USD 58,74 per barel. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran melambatnya permintaan global di tengah ketidakpastian ekonomi.

Meskipun demikian, harga Indonesia Crude Price (ICP) Oktober 2026 justru naik tipis menjadi USD 65,38 per barel dari sebelumnya USD 64,87 per barel pada September 2026. ICP merupakan acuan utama pemerintah dalam menetapkan harga BBM subsidi dan menghitung pendapatan negara dari sektor migas.

Dibandingkan negara lain di Asia, harga BBM di Indonesia masih tergolong murah berkat subsidi pemerintah. Harga Pertalite Rp10.000 per liter setara dengan USD 0,61, jauh lebih murah dibandingkan Singapura yang mencapai USD 2,04 per liter atau Jepang USD 1,23 per liter. Harga pertamax yang Rp15.950 per liter juga masih kompetitif di kawasan ASEAN.

Bagi konsumen, perbedaan harga antara BBM Pertamina dan swasta perlu dicermati. Produk swasta dengan RON setara umumnya dijual Rp180 hingga Rp2.220 lebih mahal per liter. Namun, beberapa konsumen memilih BBM swasta karena alasan kualitas dan layanan tambahan.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi dapat berubah sewaktu-waktu tergantung evaluasi bulanan. Namun, hingga saat ini belum ada indikasi kenaikan harga pertamax dalam waktu dekat. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari Pertamina dan pemerintah.

Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina per 16 Oktober 2026 untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:

Jenis BBM Harga per Liter
Pertalite (Subsidi) Rp10.000
Biosolar (Subsidi) Rp6.800
Pertamax (RON 92) Rp15.950
Pertamax Green 95 Rp19.150
Pertamax Turbo Rp19.600
Dexlite Rp23.700
Pertamina Dex Rp25.200

Untuk wilayah di luar DKI Jakarta, harga pertamax bervariasi tergantung besaran PBBKB masing-masing daerah. Sebagai contoh, di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax Rp16.300 per liter. Sementara di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax Rp16.650 per liter.

Stabilitas harga pertamax ini memberikan kepastian bagi konsumen di tengah fluktuasi harga minyak dunia. Meskipun demikian, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam menggunakan BBM dan memanfaatkan program penghematan energi yang dicanangkan pemerintah.

Secara keseluruhan, kebijakan harga BBM yang tidak berubah pada Oktober 2026 menunjukkan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat. Dengan harga pertamax yang tetap, diharapkan sektor transportasi dan logistik dapat terus bergerak tanpa beban biaya bahan bakar yang meningkat. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat dinamika ekonomi global yang dapat mempengaruhi harga minyak ke depan.

Exit mobile version