FaktaHari – 14 Oktober 2026 | Gelaran MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober lalu di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, tidak hanya menjadi pesta balap motor kelas dunia, tetapi juga motor penggerak ekonomi yang luar biasa. Ajang ini sukses menyedot perhatian 157.875 pengunjung dan diperkirakan menggerakkan ekonomi hingga Rp5 triliun. Kemeriahan balapan juga diramaikan oleh deretan artis Tanah Air yang hadir langsung, mulai dari Raffi Ahmad bersama geng The Dudas Minus One, Luna Maya, Vincent Verhaag, hingga Lucinta Luna.
Dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 terasa signifikan, terutama bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sekitar 500 UMKM berjualan di area sirkuit, dan lebih dari 600 stan UMKM beroperasi di sekitarnya. Para pelaku usaha lokal merasakan langsung lonjakan omzet. Dewi Anjani, salah satu penyewa stan kuliner di Bazar Mandalika, mengaku penjualannya meledak drastis selama tiga hari penyelenggaraan. “Biasanya cuma beberapa, kali ini (saat event) benar-benar luar biasa,” ujarnya. Hal serupa dialami pemilik Cocojel Lombok, Dewi, yang produk olahan kelapanya menjadi primadona di tengah cuaca panas. Sakha, pemilik Epoh Roastery, juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan biji kopi olahan khas Lombok ke pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan mancanegara.
Dukungan perbankan nasional turut memperkuat ekosistem ekonomi ini. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berperan aktif dalam mendigitalisasi transaksi dan memperluas akses pasar bagi UMKM. BNI membawa 24 UMKM kuliner lokal, seperti Kepiting Mbk Lily milik Lili Herawati, yang memanfaatkan mesin EDC dan QRIS BNI untuk melayani pembayaran digital. Sementara itu, BRI menghadirkan program “Makin Seru Nonton MotoGP, Makin Banyak Untungnya Bareng BRI” yang tidak hanya mendorong transaksi digital, tetapi juga memperkuat ekosistem pembayaran merchant. Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang olahraga internasional, melainkan momentum untuk memperkuat ekosistem bisnis, mulai dari peningkatan transaksi digital hingga perluasan layanan perbankan bagi pelaku usaha di sektor pariwisata.
Tak hanya soal ekonomi, aspek lingkungan juga mendapat perhatian serius. BRI melibatkan 500 relawan melalui program Waste Management Warriors Mandalika untuk menjaga kebersihan kawasan sirkuit. Program ini mencakup penyediaan truk pengangkut sampah, tempat sampah, papan petunjuk, hingga mesin pengumpul botol plastik otomatis di area VIP Deluxe dan Festival. Para relawan dibekali pelatihan tentang standar kebersihan, keselamatan kerja, dan pemilahan sampah dari sumber. Dhanny menambahkan, “Kami berharap langkah ini dapat mendorong masyarakat dan pengunjung untuk mengambil peran, mulai dari mengurangi sampah, memilahnya sesuai jenis, hingga memanfaatkan fasilitas yang tersedia.” Dengan demikian, pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di Mandalika berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Kemeriahan MotoGP Mandalika 2026 juga terlihat dari kehadiran para selebritas. Raffi Ahmad bersama The Dudas Minus One, Luna Maya, Vincent Verhaag, dan Lucinta Luna turut memeriahkan suasana. Mereka membagikan momen kebersamaan di media sosial, menambah daya tarik ajang ini di mata publik. Kehadiran figur publik semacam ini tidak hanya menghibur penonton, tetapi juga menjadi promosi tidak langsung bagi pariwisata Lombok.
Secara keseluruhan, MotoGP Mandalika 2026 membuktikan diri sebagai event multidimensi yang mampu menggerakkan ekonomi lokal, memberdayakan UMKM, mendorong inklusi keuangan digital, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan dukungan perbankan, partisipasi masyarakat, dan antusiasme pengunjung, ajang ini menjadi contoh bagaimana sebuah event internasional dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi daerah penyelenggara.
