FaktaHari – 05 November 2026 | Rockstar Games kembali mencuri perhatian publik dengan pendekatan barunya dalam mengembangkan Grand Theft Auto VI (GTA 6). Berbeda dari seri sebelumnya, Rockstar secara sengaja memperlambat ritme dunia permainan agar setiap detail terasa lebih hidup dan realistis. Langkah ini terungkap dalam wawancara dengan Rob Nelson, salah satu pimpinan Rockstar North, yang menjelaskan bahwa sistem waktu dan kecepatan permainan seperti di GTA 5 tidak lagi sesuai dengan tingkat detail yang ingin dihadirkan.
Menurut Nelson, saat pengujian awal menggunakan mekanisme waktu dari game sebelumnya, dunia GTA 6 terasa “terlalu cepat”. Oleh karena itu, Rockstar memutuskan untuk memperpanjang siklus siang dan malam, terutama durasi matahari terbenam dan malam hari, sehingga pemain memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati suasana Vice City. Perubahan ini juga berdampak pada perilaku non-player character (NPC) yang kini dirancang memberikan respons lebih masuk akal terhadap tindakan pemain.
Dalam GTA 5, pemain bisa mengeluarkan senjata di depan pejalan kaki tanpa memicu reaksi berarti. NPC biasanya baru melarikan diri ketika senjata diarahkan kepada mereka. Namun, di GTA 6, penduduk dapat bereaksi ketika melihat pemain membawa senjata, bahkan sebelum senjata diarahkan. Peningkatan ini didukung oleh sekitar 600 ribu animasi NPC yang dikembangkan Rockstar untuk menciptakan gerakan dan perilaku yang beragam.
Rockstar juga membentuk tim khusus di Los Angeles yang terdiri dari penulis, sutradara, dan produser untuk membangun penduduk Leonida agar tidak terlihat seperti kerumunan dengan perilaku seragam. Kepribadian NPC dipengaruhi berbagai faktor, termasuk temperamen, tingkat agresivitas, lokasi, hal-hal yang mereka saksikan, serta tindakan pemain. Pendekatan ini membuat karakter terasa lebih sesuai dengan lingkungan tempat mereka beraktivitas.
Dunia GTA 6 sendiri disebut memiliki luas daratan yang hampir menyamai gabungan peta GTA 4, GTA 5, dan Red Dead Redemption 2. Leonida, negara bagian fiktif yang terinspirasi Florida, diklaim kira-kira dua kali lebih besar dari peta GTA 5. Meski begitu, Rockstar belum mengungkap angka luas peta secara resmi dalam satuan kilometer persegi. Selain itu, ukuran file GTA 6 untuk PlayStation 5 dilaporkan mencapai 210 GB, meski angka tersebut masih berupa perkiraan komunitas dan belum dikonfirmasi resmi.
Dari sisi musik, Rockstar mengumumkan album Grand Theft Auto VI: Original Score yang digarap oleh grup musik elektronik asal Prancis, Justice. Album ini dijadwalkan rilis pada 11 Desember 2026 melalui layanan streaming, CD, dan vinyl, serta memuat 30 track yang dirancang untuk mengiringi perjalanan Jason dan Lucia. Salah satu lagu yang telah diperkenalkan adalah “Flower in a Hurricane” yang menampilkan Tame Impala, SZA, dan King Gizzard & The Lizard Wizard. Album ini terpisah dari Grand Theft Auto VI: The Album yang berisi 34 lagu dari berbagai artis dan akan rilis lebih dulu pada 19 November 2026.
GTA 6 dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Dengan berbagai pembaruan ini, Rockstar tampaknya ingin memastikan bahwa dunia GTA 6 tidak hanya luas, tetapi juga terasa hidup dan immersif. Perlambatan ritme permainan, peningkatan perilaku NPC, serta dukungan musik yang kuat menjadi bukti ambisi pengembang untuk menghadirkan pengalaman bermain yang lebih mendalam.
Secara keseluruhan, langkah Rockstar memperlambat dunia GTA 6 merupakan upaya strategis untuk menyeimbangkan skala besar dengan detail yang kaya. Pemain akan diajak menjelajahi Leonida dengan tempo yang lebih alami, merasakan setiap momen, dan berinteraksi dengan NPC yang lebih responsif. Jika semua rencana ini terwujud, GTA 6 berpotensi menjadi salah satu game paling imersif yang pernah dibuat.
