FaktaHari – 02 November 2026 | Presenter Ruben Onsu kembali menjadi perbincangan publik. Kali ini, isu yang beredar menyebutkan bahwa Ruben Onsu telah mencabut gugatan hak asuh anak di pengadilan. Namun, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, dengan tegas membantah spekulasi tersebut. Ia memastikan bahwa proses hukum yang dijalani kliennya masih terus bergulir dan bahkan telah memasuki tahap pembuktian.
“Ada-ada saja berita yang kadang-kadang tidak dilandaskan kepada pemahaman dari satu alur cerita yang sesungguhnya. Kemudian mengambil kesimpulan untuk membangun narasi-narasi yang membingungkan masyarakat,” ujar Minola Sebayang dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).
Minola menjelaskan bahwa dalam hukum acara, gugatan yang sudah sampai pada titik pembuktian tidak dapat dicabut kembali. Ia menduga kesalahpahaman ini muncul karena wacana pencabutan gugatan sempat mengemuka dalam konteks ruang mediasi beberapa waktu lalu. “Dalam hukum acara, suatu proses gugatan yang sudah sampai di titik pembuktian, maka tidak akan bisa gugatannya dicabut kembali,” tegasnya.
Sementara itu, di sisi lain, kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengungkapkan bahwa kliennya tidak lagi menerima biaya pemeliharaan dan pendidikan anak sejak Januari 2026. Hal ini disampaikan dalam sidang pembuktian perkara hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pihak Sarwendah telah menyerahkan 102 bukti yang terdiri dari sembilan video, 70 surat, dan 23 foto untuk memperkuat dalilnya.
“Sejak Januari 2026 klien kami tidak lagi menerima biaya pemeliharaan dan pendidikan untuk anak-anak,” kata Abraham. Selain itu, pihak Sarwendah juga mengajukan hasil pemeriksaan psikolog forensik yang menyebutkan tidak ada indikasi kekerasan terhadap anak. Hasil pemeriksaan psikologis menunjukkan perkembangan Thalia dan Thania sesuai dengan tahap usia mereka, serta kepribadian Sarwendah dinilai sesuai untuk menjalankan fungsi pengasuhan.
Meski persoalan hak asuh anak memanas, Ruben Onsu disebut memilih jalan damai. Namun, hingga kini proses hukum tetap berjalan sesuai koridor yang ada. Kuasa hukum Ruben Onsu menegaskan bahwa kliennya tetap fokus pada upaya memperjuangkan hak asuh anak melalui jalur hukum yang benar.
Di tengah dinamika perkara hak asuh, Ruben Onsu juga menjadi perhatian publik terkait kisah pertemuannya dengan Thayaka Putra Onsu, bayi yang ia adopsi. Dalam kanal YouTube Just Ruben, Ruben Onsu menceritakan bahwa pertemuan itu bermula saat ia membahas kerja sama sosial dengan aktivis Melanie Subono. Melanie menerima kabar tentang bayi yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, dan Ruben pun mulai mengikuti perkembangan kondisi bayi tersebut hingga muncul keinginan untuk mengadopsinya.
Ruben Onsu mengaku tersentuh ketika bayi tersebut merespons sapaannya melalui video call. Sebelum memutuskan adopsi, ia juga memanjatkan doa setelah pulang umrah. Ia berharap Thayaka tumbuh sehat, baik, mendapat perlindungan, serta kehidupan yang layak.
Selain itu, nama Ruben Onsu juga turut disebut dalam pemberitaan terkait sederet artis yang terancam diboikot netizen. Meski demikian, fokus utama saat ini adalah perjalanan hukum hak asuh anak yang masih bergulir. Publik pun diimbau untuk tidak terpengaruh informasi yang tidak berdasar dan menunggu hasil persidangan secara resmi.
Dengan berbagai dinamika yang ada, kasus hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi sorotan. Kedua belah pihak terus berupaya memberikan bukti dan argumen terbaik di persidangan. Yang terpenting, kepentingan anak tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan hukum yang akan diambil.











