Berita  

Suahasil Nazara Bantah Hoaks dan Tegaskan Gaji ASN Tetap Langsung ke Rekening

Suahasil Nazara Bantah Hoaks dan Tegaskan Gaji ASN Tetap Langsung ke Rekening
Suahasil Nazara Bantah Hoaks dan Tegaskan Gaji ASN Tetap Langsung ke Rekening

FaktaHari – 25 Oktober 2026 | Menteri Keuangan Suahasil Nazara kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena kebijakan baru yang kontroversial, melainkan karena namanya kerap dicatut dalam konten hoaks yang beredar di media sosial. Video-video palsu yang menampilkan Suahasil seolah-olah mengumumkan bantuan dana hibah melalui WhatsApp telah meresahkan masyarakat. Di tengah isu tersebut, Suahasil Nazara justru menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem pembayaran negara, termasuk memastikan gaji ASN tetap ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

Hoaks yang menyerang Suahasil Nazara terbilang beragam. Salah satu yang paling viral adalah video yang menampilkan Menteri Keuangan tersebut mengumumkan program dana hibah dan meminta masyarakat menghubungi nomor WhatsApp tertentu. Dalam video itu, Suahasil tampak menyampaikan kalimat: “Pengumuman saya ingin menyampaikan untuk masyarakat mohon segera daftarkan diri anda sebutkan usia asal daerah, hari ini kami akan daftarkan berkas anda.” Unggahan tersebut juga disertai tulisan yang menyebut Suahasil Nazara mencari orang berusia 50 tahun ke atas untuk menerima bantuan.

Namun, hasil penelusuran tim Cek Fakta memastikan bahwa video tersebut adalah hoaks. Video asli diambil dari kegiatan Suahasil yang telah lama berlalu, kemudian disunting menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan suara dan gerakan bibir yang tampak realistis. PPID Kementerian Keuangan melalui akun resminya telah mengonfirmasi bahwa informasi tersebut tidak benar. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada video yang meminta data pribadi atau menghubungi nomor tidak resmi.

Meski diterpa hoaks, Suahasil Nazara tetap fokus pada tugasnya. Baru-baru ini, ia memberikan arahan kepada Direktur Jenderal Perbendaharaan yang baru dilantik, Tri Budhianto, untuk memastikan pembayaran perlindungan sosial, gaji pegawai negeri sipil (PNS), hingga tunjangan pensiun langsung ditransfer ke rekening penerima. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi government to person payment dan transformasi menuju modern treasury operations melalui digitalisasi dan penguatan tata kelola.

“Pembayaran perlindungan sosial yang langsung ke rekening masing-masing, pembayaran gaji pegawai negeri, dan juga pada saatnya nanti pembayaran pensiun, juga connect langsung kepada rekening seluruh pensiunan secara langsung dari kas umum negara,” kata Suahasil Nazara di Kantor Kemenkeu, Jakarta.

Menurut Suahasil, sistem pembayaran langsung ini akan membuat pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lebih efisien. Masyarakat pun dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki daftar penerima yang memuat identitas dan nomor rekening yang terverifikasi, sehingga pembayaran dapat disalurkan kepada pihak yang tepat.

Pernyataan Suahasil Nazara ini sekaligus merespons usulan Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang menginginkan gaji ASN disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Suahasil dengan tegas menolak skema tersebut. “Dalam praktik, kita melihat bahwa idealnya pembayaran gaji dilakukan langsung dari rekening kas umum negara ke rekening masing-masing pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan Polri. Mereka masing-masing memiliki rekening. Kita bahkan menginginkan bukan hanya PNS, TNI, dan Polri yang memiliki rekening, tetapi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya usai acara pelantikan pejabat eselon I di Jakarta.

Suahasil juga membantah kabar yang menyebut gaji ASN akan disalurkan melalui Kopdes mulai 2026. “Akan tetap seperti sekarang, saya tetap mentransfer seperti sekarang,” tegasnya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Ia memastikan bahwa skema pembayaran gaji ASN, TNI, dan Polri tidak berubah dan tetap dilakukan secara langsung dari Rekening Kas Umum Negara ke rekening perbankan masing-masing pegawai.

Dengan penegasan ini, Suahasil Nazara berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh hoaks yang beredar. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang mengatasnamakan dirinya atau Kementerian Keuangan. Informasi resmi hanya dapat diperoleh melalui saluran komunikasi resmi pemerintah.

Ke depan, Suahasil Nazara akan terus mendorong modernisasi sistem perbendaharaan negara. Fokusnya adalah memastikan setiap rupiah APBN tersalurkan secara efisien, transparan, dan tepat sasaran. Masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya tersebut dengan tidak menyebarkan hoaks dan selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *