Berita  

Istanbul Diterjang Sel, Vali Davut Gül Umumkan Bantuan Tunai dan Pembongkaran Bangunan Liar

Istanbul Diterjang Sel, Vali Davut Gül Umumkan Bantuan Tunai dan Pembongkaran Bangunan Liar
Istanbul Diterjang Sel, Vali Davut Gül Umumkan Bantuan Tunai dan Pembongkaran Bangunan Liar

FaktaHari – 18 Oktober 2026 | Kota Istanbul kembali dilanda bencana alam yang serius. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa titik, terutama di kawasan Ayazağa, Sarıyer. Gubernur Istanbul, Davut Gül, turun langsung ke lokasi untuk memimpin evakuasi dan memberikan keterangan kepada media pada Jumat (17/10/2026). Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan tunai kepada seluruh warga yang terdampak, tanpa memandang besar kecilnya kerugian yang diderita.

“Kami telah menyalurkan bantuan darurat sebesar 10.000 lira Turki kepada 52.000 warga pertama yang terdampak. Ini adalah bantuan tunai yang tidak bergantung pada laporan kerusakan. Baik kerugiannya sedikit maupun banyak, setiap warga menerima jumlah yang sama,” ujar Gül. Ia menambahkan bahwa pendanaan berasal dari Kementerian Keluarga dan Layanan Sosial. Proses pendataan kerusakan ditargetkan selesai dalam waktu dekat, dan pembayaran berikutnya akan dilakukan pada Senin dan Selasa setelah diverifikasi oleh AFAD (Badan Penanggulangan Bencana Turki).

Selain bantuan tunai, Gubernur Gül juga mengumumkan pembongkaran sejumlah bangunan yang berdiri di atas saluran air (dere yatağı). Langkah ini diambil untuk mencegah banjir susulan dan memperlancar proyek normalisasi sungai sepanjang 1.700 meter yang akan dilakukan oleh İSKİ (perusahaan air dan sanitasi Istanbul). “Kami akan merobohkan 16 kios, lapangan olahraga, tribun, kursus Al-Qur’an, dan asrama di sekitar Lapangan Ayazağa. Malam ini dan besok siang, pembongkaran akan tuntas. Setelah itu, tidak ada lagi hambatan untuk perbaikan saluran air,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan yang terdiri dari polisi, jenderal, penjaga pantai, dan AFAD masih mencari tiga warga yang hilang terseret arus. Operasi pencarian dilakukan siang dan malam. Sementara itu, sekitar 40 kendaraan yang terseret banjir telah dievakuasi ke tempat parkir Maslak milik Pemerintah Kota Sarıyer. Beberapa pemilik kendaraan yang datang untuk mengambil barang bawaan tidak dapat membuka pintu mobil karena rusak parah akibat lumpur dan air.

Di sisi lain, Istanbul juga dihebohkan dengan operasi penangkapan buronan internasional. Richard James Schueler, warga Amerika Serikat yang masuk daftar merah Interpol karena dugaan penipuan kripto senilai 1 miliar dolar, ditangkap di Beşiktaş pada 14 Oktober 2026. Operasi ini merupakan hasil kerja sama antara Intelijen Istanbul, Direktorat Reserse Kriminal Khusus, dan MIT (Badan Intelijen Nasional Turki). Dari penggeledahan di 15 lokasi di Beşiktaş, Üsküdar, dan Sarıyer, polisi menyita uang tunai 7,15 juta dolar AS dan 160.000 lira, 6 dompet dingin (cold wallet), 300 tas mewah, 100 pasang sepatu, 136 kacamata, 28 jam tangan, 97 perhiasan, serta puluhan perangkat elektronik dan senjata api. Istri Schueler, A.K., juga ditahan, dan sembilan mobil mewah atas namanya disita.

Menteri Dalam Negeri, Akın Gürlek, dalam pernyataannya menegaskan bahwa Turki tidak akan menjadi tempat perlindungan bagi pelaku kejahatan lintas negara. “Kami akan terus memburu dan menangkap siapa pun yang mencoba melarikan diri dari keadilan. Kerja sama antara aparat keamanan dan intelijen akan semakin diperkuat,” ujarnya melalui akun media sosial.

Di tengah berbagai peristiwa tersebut, Pemerintah Kota Istanbul (İBB) mengumumkan penutupan sementara jalur trem T3 Kadıköy-Moda mulai 19 Oktober 2026. Penutupan ini untuk perawatan dan penggantian rel sepanjang 570 meter antara Stasiun Kilise dan Moda İlkokulu. Selama pengerjaan, layanan trem akan digantikan oleh kendaraan listrik İETT yang biasa beroperasi di Kepulauan Adalar. Rute alternatif akan melewati Jalan Damga, Sakızgülü, dan Moda Caddesi, namun tiga stasiun (Kilise, Moda İlkokulu, dan Moda) tidak akan dilayani. Proyek ini ditargetkan selesai pada awal tahun depan.

Kepala Dinas Sistem Rel İBB, Erman Eryılmaz, menyatakan bahwa koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk meminimalkan gangguan. “Kami telah menyiapkan area shantia di dalam fasilitas pengolahan İSKİ Kadıköy, serta stasiun pengisian daya dan garasi untuk kendaraan listrik. Setelah proyek selesai, trem akan terintegrasi dengan penataan Lapangan Kadıköy yang sedang dikerjakan,” jelasnya. Direktur Utama Metro Istanbul, Özhan Şenol, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga warisan sejarah trem Kadıköy-Moda sambil meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang.

Dengan berbagai kejadian yang saling berkaitan, Istanbul menunjukkan dinamika kota metropolitan yang tangguh dalam menghadapi bencana, penegakan hukum, dan pembangunan infrastruktur. Pemerintah kota dan provinsi terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi warganya, sembari memastikan bahwa keadilan dan keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Exit mobile version