Berita  

Gempa Dahsyat Panama Hari Ini: Bantuan Berdatangan, Korban Luka Masih Berjuang

Gempa Dahsyat Panama Hari Ini: Bantuan Berdatangan, Korban Luka Masih Berjuang
Gempa Dahsyat Panama Hari Ini: Bantuan Berdatangan, Korban Luka Masih Berjuang

FaktaHari – 13 Oktober 2026 | Gempa bumi dahsyat mengguncang Panama pada Jumat, 9 Oktober lalu, dan dampaknya masih terasa hingga hari ini. Guncangan berkekuatan 7,5 hingga 7,7 skala Richter yang berpusat di pesisir Pasifik telah menyebabkan kerusakan parah di sejumlah provinsi, termasuk Herrera, Los Santos, Veraguas, dan Coclé. Kabar terbaru seputar panama earthquake today menunjukkan bahwa upaya penyelamatan dan distribusi bantuan terus digencarkan oleh pemerintah dan berbagai organisasi kemanusiaan.

Pemerintah Panama, melalui Instituto de Mercadeo Agropecuario (IMA), telah mulai mendistribusikan paket sembako kepada keluarga-keluarga yang terdampak. Direktur IMA, Nilo Murillo, menjelaskan bahwa setiap paket berisi 10 pon beras, satu botol minyak goreng, dua kaleng tuna, ham, sarden, lentil, kacang manis, kacang merah, dan cabai Chiricano. Selain itu, terdapat juga dua bungkus makaroni siku, dua bungkus spageti, dua bungkus krim jagung, dua bungkus gula, dan dua bungkus garam. Bantuan ini diantar dari pintu ke pintu tanpa adanya kepentingan politik, dan menyasar wilayah-wilayah yang paling parah terkena dampak panama earthquake today. Pemerintah juga telah mengumumkan akan membuka kembali 17 toko kelontong di kota tersebut untuk memasok kebutuhan masyarakat.

Di tengah upaya pemulihan, kisah pilu datang dari Macaracas, Provinsi Los Santos. Suribeth Cortez, seorang wanita berusia 22 tahun, masih berjuang untuk hidupnya di Rumah Sakit Santo Tomás di Kota Panama. Ia tertimpa reruntuhan tembok rumah ibunya saat gempa terjadi. Karena memiliki kesulitan berjalan, ia tidak dapat menyelamatkan diri. Bibinya, Ana, menceritakan bahwa Suribeth telah menjalani operasi otak pada Sabtu, 10 Oktober, dan meskipun diberitahu bahwa operasi berhasil, ia masih belum sadarkan diri dan dalam kondisi intubasi dengan edema. Menteri Kesehatan Fernando Boyd Galindo mengonfirmasi bahwa Suribeth menderita cedera otak traumatis dan trauma abdomen tumpul. Kondisinya masih kritis dan menjadi prioritas utama tim medis.

Bantuan juga datang dari World Central Kitchen (WCK), yang langsung merespons panama earthquake today dengan menyediakan makanan bagi masyarakat yang terkena dampak. Bekerja sama dengan koki lokal Isaac Villaverde dan Mario Castrellón, WCK telah bermitra dengan sebuah restoran di Provinsi Los Santos untuk mulai menyajikan makanan kepada keluarga yang membutuhkan. WCK menyatakan bahwa situasi masih terus berkembang dan mereka akan memperkuat upaya mereka dalam beberapa hari ke depan.

Dukungan moral dan spiritual juga mengalir dari para pemimpin agama. Kardinal Gérald Cyprien Lacroix, dalam sebuah konferensi pers di Vatikan, menekankan pentingnya Gereja untuk hadir dan mendekati keluarga-keluarga yang terkena dampak. Sementara itu, para Uskup Panama mengeluarkan surat gembala yang menyerukan solidaritas. “Kita harus menunjukkan solidaritas yang mendefinisikan rakyat kita,” tulis mereka, seraya menambahkan bahwa paroki-paroki setempat harus menjadi “rumah dengan pintu terbuka” bagi mereka yang membutuhkan. Mereka secara khusus menyoroti perlunya perhatian terhadap anak-anak, orang tua, orang sakit, keluarga paling rentan, dan penyandang disabilitas dalam masa pemulihan ini.

Kerusakan infrastruktur masih terlihat jelas. Jalan-jalan di Mariato dan La Pitaloza hancur akibat kekuatan gempa. Rumah-rumah di Playa Malena, Mariato, juga rusak parah dan penduduknya telah dievakuasi. Di Chiriquí, dilaporkan 55 rumah terdampak dan sejumlah pusat pendidikan mengalami kerusakan. Meskipun belum ada laporan korban jiwa, setidaknya 27 orang terluka dan sekitar 900 rumah rusak akibat gempa utama dan ratusan gempa susulan yang masih terjadi.

Pemerintah Panama telah menetapkan status darurat nasional untuk mempercepat proses penanganan bencana. Tim penyelamat, tenaga kesehatan, dan relawan terus bekerja tanpa lelah. Dalam situasi sulit ini, semangat gotong royong dan solidaritas rakyat Panama menjadi cahaya di tengah kegelapan. Bantuan dari berbagai organisasi internasional dan dukungan dari negara-negara tetangga turut memperkuat upaya pemulihan pasca gempa dahsyat ini. Masyarakat Panama berharap agar bantuan terus mengalir dan proses rekonstruksi dapat berjalan secepat mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *