FaktaHari – 10 Oktober 2026 | Samsung Galaxy kembali menjadi pusat perhatian para penggemar teknologi. Kabar terbaru mengonfirmasi bahwa pembaruan sistem operasi Android 17 dengan antarmuka One UI 9 mulai digulirkan ke sejumlah perangkat. Tidak hanya itu, berita tentang integrasi dompet digital, perbaikan bug, hingga diskon besar-besaran untuk seri Galaxy S26 FE ikut meramaikan pemberitaan pekan ini.
One UI 9 Mulai Menyebar
Pembaruan One UI 9 telah tiba untuk beberapa perangkat Samsung Galaxy terbaru. Ponsel lipat generasi terbaru seperti Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 menjadi yang pertama menerima update ini. Selain itu, seluruh lini Galaxy S26 dan Galaxy S25 juga sudah kebagian jatah. Samsung mengonfirmasi bahwa peluncuran dimulai dari Korea Selatan dan akan meluas ke berbagai negara dalam beberapa pekan ke depan.
Bagi pengguna Galaxy S24, S24+, dan S24 FE, jadwal update diperkirakan menyusul dalam waktu dekat. Sementara itu, untuk ponsel kelas menengah seperti Galaxy A57 dan A37, One UI 9 dijadwalkan tiba pada November. Perangkat yang lebih lawas seperti Galaxy A25, A15, dan A05 juga masuk daftar penerima update, meski waktunya bisa lebih lama. Samsung menjanjikan dukungan hingga tujuh tahun untuk perangkat flagship terbaru, sementara model lama akan berhenti menerima pembaruan setelah empat tahun.
Fitur Baru: Dompet Digital USDC
Samsung juga mengumumkan integrasi stablecoin USDC ke dalam Samsung Wallet. Mulai akhir Oktober 2026, pengguna Galaxy di Amerika Serikat bisa mengirim dan menerima USDC langsung dari aplikasi dompet bawaan. Fitur ini kompatibel dengan 82 juta perangkat Galaxy di AS dan memungkinkan transfer ke bank di lebih dari 60 negara. Biaya transfer antar dompet kripto digratiskan, sementara biaya transfer bank tergantung pada jumlah dan negara tujuan.
Layanan ini bekerja sama dengan Bastion sebagai penyedia layanan kustodian, yang telah mendapat lisensi perbankan nasional dari OCC. Coinbase bertindak sebagai sub-kustodian untuk menyimpan cadangan USDC. Samsung Next sebelumnya telah berinvestasi di Bastion dalam putaran pendanaan senilai 14,6 juta dolar AS.
Perbaikan Bug Always On Display
Samsung juga merilis pembaruan untuk memperbaiki masalah pada fitur Always On Display (AOD). Versi 8.9.66.1 dari aplikasi AOD kini tersedia di Galaxy Store. Pembaruan ini mengatasi bug yang menyebabkan layar tetap mati meski fitur diaktifkan. Pengguna cukup membuka Galaxy Store, masuk ke menu pembaruan, dan mencari aplikasi Always On Display untuk mengunduh perbaikan. Fitur AOD sendiri memungkinkan pengguna melihat jam dan notifikasi tanpa harus menyalakan layar penuh.
Diskon Besar untuk Galaxy S26 FE
Bagi yang ingin membeli Samsung Galaxy S26 FE, kabar gembira datang dari Amazon. Ponsel ini, yang diluncurkan pada awal September 2026 dengan harga 799 euro, kini dijual dengan diskon hingga 125 euro. Dengan kupon yang bisa diaktifkan, harganya turun menjadi 674 euro. Galaxy S26 FE memiliki layar OLED 6,7 inci 120 Hz, baterai 4.900 mAh dengan pengisian cepat 45 W, serta kamera telefoto 3x optical zoom. Amazon juga memberikan bonus enam bulan langganan Google AI Pro.
Review Galaxy A08 LTE: Ponsel Murah dengan Baterai Besar
Samsung Galaxy A08 LTE hadir sebagai pilihan entry-level yang menarik. Ponsel ini mengusung chipset Helio G99+ dengan RAM 4 GB dan baterai 6.000 mAh yang tahan lama. Layar PLS LCD 6,7 inci 90 Hz cukup terang untuk penggunaan di luar ruangan. Kamera belakangnya mampu menghasilkan foto yang memadai untuk media sosial. Ponsel ini juga sudah menjalankan One UI 9 sejak awal dan dijamin mendapat update selama enam tahun. Harganya mulai 5.999 baht atau sekitar Rp2,6 juta.
Secara keseluruhan, ekosistem Samsung Galaxy terus berkembang dengan pembaruan sistem, fitur dompet digital, dan pilihan harga yang beragam. Mulai dari ponsel flagship hingga kelas menengah, Samsung Galaxy tetap menjadi pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan inovasi dan keandalan.
